email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Sabtu, 17 Oktober 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Taman Bacaan Masyarakat Malang Ingatkan Bahaya Internet terhadap Anak

by Yondi Ari
13 Mei 2026
ADVERTISEMENT

JAVASATU.COM- Forum Taman Bacaan Masyarakat Kabupaten Malang bersama TBM Lentera mengingatkan masyarakat terhadap bahaya paparan internet berlebihan pada anak. Peringatan itu disampaikan dalam pelatihan pengenalan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak atau PP Tunas.

Foto: Javasatu.com

Kegiatan digelar secara hybrid di Sekretariat TBM Lentera Desa Talangsuko, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang dan diikuti peserta daring dari SDN Lontar II Surabaya serta SMPN 47 Surabaya, Selasa (12/5/2026).

Ketua Forum TBM Kabupaten Malang sekaligus pendiri TBM Lentera Ahmad Ainul Yaqin mengatakan, ruang digital saat ini menjadi tantangan serius bagi anak-anak karena tingginya akses internet tanpa pengawasan memadai dari orang tua.

“Kita ingin memastikan anak-anak aman dan nyaman di ruang digital,” ujar Ahmad Ainul Yaqin.

Menurutnya, perlindungan anak di dunia digital tidak cukup hanya mengandalkan regulasi pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif keluarga dalam mengawasi penggunaan internet pada anak.

Ia menyebut, masih banyak orang tua yang belum mengontrol aktivitas digital anak sehingga berpotensi memunculkan berbagai dampak negatif.

“Sekitar 80 persen orang tua tidak mengontrol apa yang diakses anak di internet,” katanya.

Sementara itu, Pandu Literasi Digital Kementerian Komunikasi dan Digital Eko Widianti menjelaskan, paparan internet sejak usia dini kini menjadi fenomena yang semakin sering terjadi di masyarakat.

Menurutnya, banyak orang tua menjadikan gawai sebagai sarana menenangkan anak tanpa memeriksa konten yang diakses.

“Polanya, para balita diberi gawai untuk menonton video. Asal diam dan tak menangis, tanpa memeriksa video yang ditonton,” ujar Eko.

Kondisi tersebut dinilai memicu kecanduan gadget hingga gangguan emosional pada anak ketika akses internet dibatasi.

BacaJuga :

Revitalisasi 179 Sekolah di Majalengka, Pemkab Dorong Kualitas Belajar

CEO Family Bakery Bagikan Kiat Sukses Usaha ke Siswa SMPN 1 Gresik

“Mayoritas anak Indonesia terpapar internet dalam durasi yang cukup tinggi, bahkan lebih dari delapan jam sehari,” katanya.

Paparan internet berlebihan juga dinilai meningkatkan risiko perundungan siber, eksploitasi digital, hingga kecanduan media sosial pada anak-anak.

Karena itu, implementasi PP Tunas diharapkan mampu memperkuat perlindungan anak di ruang digital melalui pengawasan keluarga dan edukasi penggunaan internet yang sehat.

“Prinsipnya tunggu anak siap sebelum memberikan akses ke media sosial. Anak tetap bisa menggunakan internet untuk tujuan pembelajaran dengan pendampingan yang tepat,” pungkas Eko. (dop/arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: AnakDigitalInternetMedia SosialpendidikanRuang Publik

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Tujuh Anggota PSYCHIC FEVER Punya Karakter Berbeda, Ini Pesan Album DIFFERENT

Fabian Putra Angkat Pergulatan Batin Lewat Single Terbaru

Program MBG hingga Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Perlu Dibenahi

Malangopi Fest 2026, Upaya Kembalikan Kejayaan Kopi dan Kakao Malang

TNI Amankan Senjata Caracal dan 17 Amunisi Milik OPM di Maybrat

Kickboxing Kota Malang Raih 7 Emas di Kejurprov Jatim 2026

Revitalisasi 179 Sekolah di Majalengka, Pemkab Dorong Kualitas Belajar

Ribuan Jemaah Padati Gresik Bersholawat, Perkuat Doa

Green Policing, Polresta Malang Kota Tanam Pohon Buah untuk Warga

Kapolri Minta Dukungan MUI soal Fatwa Vape, Analis: Langkah Strategis Lindungi Generasi Muda dari Narkoba

Prev Next

POPULER HARI INI

Pemotor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang Malang, Tiga Orang Terluka

Terlanjur Klik File APK Penipuan? Ini Langkah yang Disarankan BRI untuk Nasabah

Pemkot Batu Sebar 18 Dokter di Desa-Kelurahan, Masih Butuh 6 Tenaga Medis

Jelang Lebaran, BRI Ingatkan Nasabah Waspada Penipuan Modus File APK

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

BERITA LAINNYA

Tujuh Anggota PSYCHIC FEVER Punya Karakter Berbeda, Ini Pesan Album DIFFERENT

Fabian Putra Angkat Pergulatan Batin Lewat Single Terbaru

Program MBG hingga Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Perlu Dibenahi

Malangopi Fest 2026, Upaya Kembalikan Kejayaan Kopi dan Kakao Malang

TNI Amankan Senjata Caracal dan 17 Amunisi Milik OPM di Maybrat

Kickboxing Kota Malang Raih 7 Emas di Kejurprov Jatim 2026

Revitalisasi 179 Sekolah di Majalengka, Pemkab Dorong Kualitas Belajar

Ribuan Jemaah Padati Gresik Bersholawat, Perkuat Doa

Green Policing, Polresta Malang Kota Tanam Pohon Buah untuk Warga

Kapolri Minta Dukungan MUI soal Fatwa Vape, Analis: Langkah Strategis Lindungi Generasi Muda dari Narkoba

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

Hujan Deras Picu Tanah Ambles di Tajinan Malang, Dapur Rumah Warga Rusak

Mahasiswa Unesa Angkat Kisah Wandu Ludruk Lewat Film Dokumenter ‘Panggung Wandu’

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

Jelang Lebaran, BRI Ingatkan Nasabah Waspada Penipuan Modus File APK

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved