Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

Kenapa Sanusi-Didik Bisa Kalah Di Pilkada? Ini Jawabannya.

Agung Baskoro by Agung Baskoro
1 Maret 2020

Javasatu, Malang- Hasil riset Adiwangsa Research & Consultant bersama Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta menyebutkan posisi Sanusi-Didik belum aman dan bisa tumbangkan dengan kontestan lawan di Pilkada 2020.

Foto : Agung/Javasatu.com

Hasil riset itu diwujudkan dengan simulasi dalam bentuk elektabilitas para calon, nama Sanusi bahkan tidak dapat mencapai angka 50 persen.

Pada simulasi elektabilitas pertama, Sanusi disandingkan dengan 15 nama yang berpotensi bertarung di Pilkada Kabupaten Malang 2020. Hasilnya, elektabilitas Sanusi hanya mencapai 15,41 persen.

Selanjutnya simulasi dikerucutkan lagi, dari 15 menjadi 7, dan Sanusi disandingkan dengan Moreno Soeprapto, Siadi, Sri Untari, Hasan Abadi, Heri Cahyono, Geng Wahyudi dan Ali Ahmad. Elektabilitas Sanusi mencapai 20,2 persen.

ADVERTISEMENT

Dan simulasi elektabilitas terakhir, Sanusi dipertemukan dengan 4 nama, diantaranya Siadi, Ali Ahmad, Hasan Abadi, dan Heri Cahyono. Hasilnya, elektabilitas Sanusi teratas dengan 30,41 persen.

“Tapi elektabilitas petahana masih belum aman. Calon petahana masih bisa dikalahkan. Artinya apa, siapapun figur calon untuk Pilkada Kabupaten Malang nanti, masih bisa berpotensi untuk menang. Hal itu juga berdasarkan simulasi elektabilitas Bupati petahana yang tidak bisa mencapai angka 50 persen” jelas Direktur Adiwangsa Research & Consultant, Mahatva Yoga Adi Pradana, Minggu (01/03/2020).

Perlu diketahui, riset itu dilakukan terhadap 480 orang di 33 kecamatan yang ada di Kabupaten Malang. Mereka yang mengikuti riset merupakan pemilih aktif pada Pilkada tahun 2019. Riset menggunakan teknik multistage random sampling. Dilakukan sejak tanggal 10 januari hingga 20 februari 2020. Dengan usia responden 31 tahun sampai 40 tahun, dan usia 41 tahun sampai 50 tahun. (Agb/Arf)

Tags: didik gatot subrotoHM Sanusipetahanapilkada kabupaten malang 2020sanusi-didik
Previous Post

Adiwangsa Research and Consultant : Sanusi-Didik Bisa Kalah Dipilkada 2020

Next Post

Sanusi-Didik Yakin Target Suara 70 Persen

Related Posts

Sahat Simangunsong Pimpin Fraksi NasDem DPRD Kota Sukabumi, Siap Emban Amanah
Politik

Sahat Simangunsong Pimpin Fraksi NasDem DPRD Kota Sukabumi, Siap Emban Amanah

27 Oktober 2026
Asep Japar Maju Jadi Calon Ketua Golkar Kabupaten Sukabumi di Musda XI
Politik

Asep Japar Maju Jadi Calon Ketua Golkar Kabupaten Sukabumi di Musda XI

23 Oktober 2026
NasDem Kota Malang Bidik Satu Fraksi di 2029
Politik

NasDem Kota Malang Bidik Satu Fraksi di 2029

4 Oktober 2026
NasDem Ingin Kursi DPR RI Malang Raya Kembali pada 2029
Politik

NasDem Ingin Kursi DPR RI Malang Raya Kembali pada 2029

4 Oktober 2026
Sandi Fahmi Dilantik, Bagaimana Nasib Kursinya Jika Hamzah Menang di Pengadilan?
Politik

Sandi Fahmi Dilantik, Bagaimana Nasib Kursinya Jika Hamzah Menang di Pengadilan?

2 Oktober 2026
NasDem Kota Malang Perkuat Struktur DPRT Lowokwaru lewat Konsolidasi
Politik

NasDem Kota Malang Perkuat Struktur DPRT Lowokwaru lewat Konsolidasi

28 September 2026
Next Post

Sanusi-Didik Yakin Target Suara 70 Persen

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com