email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Rabu, 23 September 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Rembug Budaya Gresik Hasilkan Rekomendasi yang Harus Diwujudkan

by Sudasir Al Ayyubi
30 November 2023

JAVASATU.COM-GRESIK- Dewan Kebudayaan Gresik (DKG) bersama Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Budaya, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafbudpora) Kabupaten Gresik menggelar ‘Rembug Budaya’ di Gedung Nasional Indonesia (GNI), Jalan Pahlawan 58 Gresik, Selasa siang (28/11/2023).

(Foto: Istimewa)

Hadir sebagai narasumber Budayawan Nasional dan Panelis Kongres Kebudayaan Indonesia 2023, Halim HD dan Sejarawan Gresik, Dr. Muchammad Toha, S. Ag., M. Si. Tema yang dibahas ‘Refleksi Sejarah dan Budaya Gresik pasca Kongres Kebudayaan Indonesia’.

Halim HD selaku narasumber utama mengkritisi keputusan Jendral Rudini selaku Mendagri waktu itu yang menerbitkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) No. 5A/1993 tentang Pembentukan Dewan Kesenian, ini dianggap menimbulkan chaos pada sistem kerja kebudayaan. Dikarenakan dengan adanya intruksi tersebut terjadi banyak persepsi fungsi dan peran Dewan Kesenian di kalangan seniman.

“Dewan Kesenian itu adalah wujud organisasi kaum seniman, bukan berdasarkan instruksi. Ini kritik saya Kepada Salim Said (yang ditemuinya di Temu Teater ’93),” ucap Halim HD.

Dari hal itu, pemateri yang sudah malang melintang berjejaring dan melakukan riset Dewan Kesenian di berbagai daerah di Indonesia, menjelaskan posisi Dewan Kesenian di masing-masing tingkatan. Menurutnya, yang paling ideal dari posisi Lembaga Kebudayaan di tingkat Kabupaten/Kota adalah Dewan Kesenian, bukan Dewan Kebudayaan. Adapun di tingkat Provinsi dan Nasional bisa mewujud dalam Dewan Kebudayaan.

“Kebudayaan itu spiritnya, ruhnya, nilainya. Tetapi wujud daripada itu, mestinya Dewan Kesenian,” tegasnya serius.

Halim juga menyampaikan, bahwa poin paling penting dalam kerja kebudayaan adalah berada pada komunitas, sanggar, kelompok/group kesenian, yang itu semua menjadi basis dasar kerja seni dan kebudayaan.

“Dan posisi Dewan Kesenian adalah sebagai fasilitator juga Advokat yang memberikan dampingan kepada kelompok-kelompok tersebut. Kemudian dari Dewan-Dewan Kesenian di tingkat Kabupaten/Kota itu diserap oleh Dewan Kebudayaan yang berada di tingkat Propinsi,” ungkap networker kebudayaan dan panelis Kongres Kebudayaan Indonesia 2023 itu.

Ia juga mendorong agar setiap Dewan Kesenian memiliki bank data Kesenian.

“Dewan Kesenian penting memiliki bank data untuk menguatkan basis produksi apa yang akan dilakukan dan mengisi kekosongan data di dinas,” tambahnya.

Dan Halim, juga menyampaikan pentingnya peraturan daerah (perda) dan peraturan bupati (perbup) atau juga peraturan walikota (perwali) yang menitik-beratkan pada angka anggaran pasti bagi dewan kesenian atau dewan kebudayaan.

“Karena komitmen pada kebudayaan haruslah berbasis angka anggaran pemerintah daerah. Nominalnya harus jelas, tetap, dan cenderung naik,” desaknya.

Sementara itu, Sejarawan Gresik, Muchammad Toha menandaskan pentingnya Dewan Kebudayaan dan para pelakunya untuk menjaga agar budaya tetap lestari.

BacaJuga :

Wayang Kulit di Trowulan Mojokerto, Kosgoro 57 Gaungkan Persatuan

Pelaku Pembacokan di Gresik Ditangkap di Malang Usai Kabur

“Budaya, walaupun kecil harus seperti rumput, punya akar yang kuat yang kokoh dan tidak mudah untuk dicerabut dari akar itu sendiri,” ujarnya sarat filosofi.

Toha yang juga pejabat penting di lingkungan Kemenag ini memberi pesan dan catatan dalam kegiatan ini, bahwa kedudukan DKG tidak hanya sebagai penggembira untuk menghibur kekuasaan, namun juga posisi dewan kebudayaan atau dewan kesenian sangat sentral untuk  merawat tradisi, seni dan kebudayaan yang ada sebagai wajah budaya lokal kita.

“DKG ini menjadi punjer untuk menjaga dan melestarikan kebudayaan yang ada di Gresik. Maka budyawan ini harus betul-betul eksis,” tandasnya.

Dalam forum tersebut, hadir juga Ibu Yayuk selaku Kepala Bidang (kabid) Kebudayaan, Staf Sekretariat Dinas Parekrafbudpora, Badan Pengurus Harian (BPH) Dewan Kebudayaan Gresik, Budayawan Kris Aji AW, Sastrawan Budi Palopo, Bapak Nur Fakih, Teaterawan Moh. Dzunnur Ain, segenap Pengurus Dewan Kebudayaan Gresik, dan perwakilan Lembaga Kebudayaan.

Dari forum Rembug Budaya ini terdapat beberapa rekomendasi yang harus diwujudkan, yaitu:

  1. Adanya bank data kesenian dimiliki Dewan Kebudayaan Gresik;

  2. Adanya riset dan kurasi seni yang melibatkan kelompok-kelompok kesenian di akar rumput;

  3. Adanya Perda dan Perbup yang menetapkan Anggaran Kebudayaan;

  4. Meminta dinas-dinas terkait untuk dapat membawa dan turut merekomendasikan Gresik dalam kegiatan-kegiatan berskala Nasional dan internasional. Seperti Jalur Rempah, Panji, dsb;

  5. Mengajak para stakeholder kebudayaan dan rekan-rekan pada Dewan Kebudayaan untuk melakukan giat-giat kebudayaan dengan dua nafas, Konsep Bandar dan Ruang Tamu Peradaban.

(Bas/Nuh)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Dewan Kebudayaan GresikDisparekrafbudpora Gresik

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Pesan Hadi Tjahjanto untuk Generasi Penerus TNI

HUT ke-81 TNI, Gatot Nurmantyo Titip Pesan untuk Prajurit

Jukir Viral di Dinoyo Ditindak Tipiring, Polisi Cek Dugaan Parkir Liar

PWI Konsolidasikan 38 Portal Daerah, Diluncurkan Serentak 1 Oktober 2026

Aksi Dandim Majalengka Rangkul Pengrajin Tenun Gadod Curi Perhatian Warga, Ada Pesan Menyentuh

TNI Kirim 638 Prajurit ke Kongo untuk Misi PBB

TransNusa Buka Rute Bali-Surabaya, Mulai 21 September

Polisi Gandeng Ojol dan Relawan Ambulans, Jaga Lalu Lintas Gresik

Anggi Fauzi Nahkodai DPD GMNI Jawa Barat 2026-2028

Polres Majalengka Tangkap 40 Tersangka dalam Sebulan, 6 Orang Ternyata Residivis

Prev Next

POPULER HARI INI

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

Bupati Yani Ingatkan Ancaman Ekonomi Global saat Susun Pembangunan Gresik 2027

Terlanjur Klik File APK Penipuan? Ini Langkah yang Disarankan BRI untuk Nasabah

DPR Ingatkan Pembatasan Kuota PTN: Jangan Bikin Kampus Negeri Eksklusif

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

BERITA LAINNYA

Pesan Hadi Tjahjanto untuk Generasi Penerus TNI

HUT ke-81 TNI, Gatot Nurmantyo Titip Pesan untuk Prajurit

Jukir Viral di Dinoyo Ditindak Tipiring, Polisi Cek Dugaan Parkir Liar

PWI Konsolidasikan 38 Portal Daerah, Diluncurkan Serentak 1 Oktober 2026

Aksi Dandim Majalengka Rangkul Pengrajin Tenun Gadod Curi Perhatian Warga, Ada Pesan Menyentuh

TNI Kirim 638 Prajurit ke Kongo untuk Misi PBB

TransNusa Buka Rute Bali-Surabaya, Mulai 21 September

Polisi Gandeng Ojol dan Relawan Ambulans, Jaga Lalu Lintas Gresik

Anggi Fauzi Nahkodai DPD GMNI Jawa Barat 2026-2028

Polres Majalengka Tangkap 40 Tersangka dalam Sebulan, 6 Orang Ternyata Residivis

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Jembatan Sasak Beureum Sumedang Ditargetkan Rampung 28 Desember

KKI Jatim Seleksi Atlet untuk Piala Panglima TNI

Terlanjur Klik File APK Penipuan? Ini Langkah yang Disarankan BRI untuk Nasabah

Ramadan di Lapas Malang, Ratusan Warga Binaan Buka Puasa Bersama Keluarga

KKI Jatim Bekali Atlet dan Pelatih Pemahaman Perwasitan

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved