email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Rabu, 24 Juni 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

21 Hari Dirawat, Korban Tragedi Kanjuruhan Meninggal Dunia

by Agung Baskoro
21 Oktober 2022

JAVASATU.COM-MALANG- Satu lagi korban Tragedi Kanjuruhan menghembuskan nafas terakhirnya. Sebelum meninggal dunia korban sempat di rawat intensif di RS Saiful Anwar Malang selama 21 hari. Saat ini jumlah korban meninggal dalam Tragedi Kanjuruhan menjadi 134 orang.

Jenazah almarhum Reivano diantarkan ke makam desa setempat. (Foto: Agung Baskoro/Javasatu.com)

Korban yang diketahui seorang suporter fanatik kesebelasan Arema iFC tu bernama Reivano Dwi Afriansyah (17) warga Dusun Kebonsari RT.4, RW 1, Desa Ngebruk Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang.

Almarhum Reivano Dwi Afriansyah menghembuskan nafas terakhirnya pada Jumat (21/10/2022) sekitar pukul 06.45 WIB di RS Saiful Anwar setelah berjuang sembuh pasca Tragedi Kanjuruhan 1 Oktober 2022 lalu.

Diketahui, Reivano telah mendapatkan perawatan intensif di ruang ICU RSSA Malang sejak sehari setelah tragedi Kanjuruhan Malang.

Sebelum dimakamkan jenazah korban di semayamkan terlebih dahulu di rumah duka. Yang selanjutnya dimakamkan di TPU desa setempat, pada pukul 10.30 WIB tadi.

Menurut dokter I Wayan Agung selaku Kepala Bidang Pelayanan Medik RSSA Malang, Almarhum Reivano, selama dirawat kondisi nafasnya tidak stabil. Selama 18 hari terbaring di ICU, meski sudah diberikan alat bantu pernafasan. Namun kondisi korban tidak stabil hingga Jumat 21 Oktober 2022.

“Reivano bersama-sama kita 18 hari masuk ke RSSA Malang langsung ke ICU dalam kondisi napas yang tidak stabil jadi selama 18 hari kita berikan alat bantu napas ventilator dengan kondisi naik turun. Kita terus berjuang dengan almarhum selama 18 hari tapi Allah menentukan kehendak lain dipanggil hari ini,” ucapnya, Jumat (21/10/2022).

BacaJuga :

Zia’ul Haq: Pencak Silat Jadi Wadah Bentuk Karakter Pelajar Kabupaten Malang

Distribusi Aspal Didekatkan, Bina Marga Percepat Perbaikan Jalan Malang Selatan

Sementara itu, Ketua RW 1 Dusun Kebonsari, Muji Santoso menerangkan, almarhum dikenal sebagai anak baik dan pendiam, jarang sekali keluar rumah.

“Almarhum ini berangkat bersama dua temannya, tapi yang dua gak jadi masuk karena tiketnya mahal,” ucap pria yang akrab di sapa Ucok. Yang saat itu ikut menghantar jenazah di pemakaman.

“Almarhum itu pelajar kelas 12, SMK Grafika Malang. Saat itu sama bapaknya gak boleh berangkat dan tidak dibelikan tiket, tapi sama kakaknya dibelikan tiket,” tegas Ucok.

Sebagai informasi, sebelum Reivano berpulang, Helen Prisela (20) juga menghembuskan nafas terakhir di RSSA Malang pada Selasa (11/10/2022) lalu.

Kemudian, sepekan setelahnya, Aremania bernama Andi Setiawan (33) juga menghembuskan nafas terakhir di RSSA Malang. Dengan kabar duka ini, saat ini total korban meninggal akibat Tragedi Kanjuruhan menjadi 134 orang. (Agb/Saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Arema FCAremaniaAremanitaDesa Ngebrukkecamatan sumberpucungTragedi Kanjuruhan

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Polres Malang Ziarah ke TMP Jelang HUT ke-80 Bhayangkara

Harga Ikan Anjlok, Nelayan Gresik Curhat ke Polisi

Gresik Dorong Hilirisasi Peternakan Kambing, Jadi Produk Bernilai Tambah

Wabup Gresik Tekankan Akuntabilitas Dana KONI

Usai Kalahkan Tiga Grandmaster, Nayaka Incar Norma GM di Vietnam

Polres Gresik Bedah Rumah Purnawirawan Polri Jelang HUT ke-80 Bhayangkara

Segini Harga Hyundai CRETA di Malang, Tiga Varian

Kelompok Eleanor Ilmu Komunikasi UMM Kenalkan Berrventure di SD Surya Buana Malang

Dua Pecatur Malang Sabet Best Board di Kejuaraan Dunia Catur 2026

Hyundai CRETA Hadir dengan Tiga Varian, Sesuaikan Gaya Hidup Konsumen

Prev Next

POPULER HARI INI

Banner “Usir Mahasewa” di Aksi Dukung MBG, Budayawan: Tak Ada Budaya Usir-Mengusir di Malang

Tribute Iron Maiden, Metallica dan Sepultura Hadir 19 Juli di Malang

Yayasan Makam Syekh Maulana Malik Ibrahim Gresik Santuni 185 Yatim

SiLPA APBD Kota Batu 2025 Capai Rp126 Miliar, Ini Penjelasan Pemkot

Dosen UIZ Gresik Jadi Pembicara Internasional di Kampus Turki

BERITA LAINNYA

Polres Malang Ziarah ke TMP Jelang HUT ke-80 Bhayangkara

Harga Ikan Anjlok, Nelayan Gresik Curhat ke Polisi

Gresik Dorong Hilirisasi Peternakan Kambing, Jadi Produk Bernilai Tambah

Wabup Gresik Tekankan Akuntabilitas Dana KONI

Usai Kalahkan Tiga Grandmaster, Nayaka Incar Norma GM di Vietnam

Polres Gresik Bedah Rumah Purnawirawan Polri Jelang HUT ke-80 Bhayangkara

Segini Harga Hyundai CRETA di Malang, Tiga Varian

Kelompok Eleanor Ilmu Komunikasi UMM Kenalkan Berrventure di SD Surya Buana Malang

Dua Pecatur Malang Sabet Best Board di Kejuaraan Dunia Catur 2026

Hyundai CRETA Hadir dengan Tiga Varian, Sesuaikan Gaya Hidup Konsumen

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Banner “Usir Mahasewa” di Aksi Dukung MBG, Budayawan: Tak Ada Budaya Usir-Mengusir di Malang

Tribute Iron Maiden, Metallica dan Sepultura Hadir 19 Juli di Malang

INTIP Soroti Hibah Rp3,9 Miliar DPKPCK Kabupaten Malang

Pemkab Gresik Kerahkan 1.095 Petugas untuk Sensus Ekonomi 2026

Jalan Sepanjang-Talangsuko Turen Diperbaiki dengan Metode Lapen

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved