email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Jumat, 9 Januari 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Memupuk Saling Memaafkan, Warga Perum Banjararum View Adakan Halalbihalal

by Bambang Kuswantoro
15 Mei 2022

JAVASATU.COM-MALANG-Untuk memupuk dan memperkuat saling memaafkan, warga di Perumahan Banjararum View RT001 RW014 Desa Watugede, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang mengadakan Halalbihalal di Idulfitri 1443 hijriah, Minggu (15/5/2022).

Warga saling jabat tangan sebagai tanda maaf maafan di Halalbihalal Idulfitri 1443 hijriah. (Foto: Bambang Kuswantoro/Javasatu.com)

Ketua RT001, Syaiful Yahya menuturkan, selama dua tahun kegiatan rutin halalbihalal sempat tertunda akibat Pandemi COVID-19. Dan pihaknya merasa bersyukur karena di Idulfitri 1443 hijriah/2022 masehi tradisi Halalbihalal dapat terlaksana.

Menurut dia, tradisi Halalbihalal ini dapat menjadi pembelajaran serta memupuk kepada generasi berikutnya (anak) untuk belajar saling memaafkan sejak dini.

“Artinya, menanamkan jiwa saling memaafkan kepada anak-anak kita sejak dini. Dibelajari saling memaafkan. Terlebih saat hidup berdampingan bermasyarakat, harus saling gotong royong dan membantu antar sesama” kata Syaiful, Minggu (15/5/2022).

Ketua RT001 Syaiful Yahya saat memberikan sambutan pembukaan. (Foto: Bambang Kuswantoro/Javasatu.com)

Terlebih di era digital, kata dia, anak-anak setiap hari diberikan kecanggihan teknologi seperti permainan melalui gadget.

“Nah ini jangan sampai anak-anak kita lupa akan jiwa sosialisasi antar sesama. Terlebih tak peduli terhadap lingkungan sekitar, bahkan sampai mengarah kepada hidup secara nafsi-nafsi. Jika itu terjadi, maka Naudzubillah, tradisi saling memaafkan melalui tradisi Halalbihalal bakal tergerus zaman” papar pria yang juga menjadi dosen di salah satu Universitas swasta di Malang ini.

Untuk itu, di momen Halalbihalal Idulfitri 1443 hijriah ini pihaknya mengajak kepada seluruh warganya untuk saling memaafkan dan hidup gotong royong, rukun dan damai

BacaJuga :

YPTT Bantah Intervensi STM Turen, Tegaskan Hanya Duduki Kantor Yayasan

Konflik Dualisme Yayasan, 1.600 Siswa STM Turen Malang Terpaksa Libur Sekolah

“Mari kita saling memaafkan dengan apa yang sudah kita perbuat selama ini. Semoga di hari yang fitrah ini semua ampunan kesalahan kita antar sesama diijabahi oleh Allah SWT. Mohon maaf lahir batin” pungkasnya.

Ustadz Khoirul Anam menyampaikan tausiyah. (Foto: Bambang Kuswantoro/Javasatu.com)

Pada acara ini menghadirkan penceramah ustadz Khoirul Anam SHI.,M.Fil I. Dalam isi ceramahnya, ustadz lulusan S2 Filsafat IAIN Sunan Ampel Surabaya ini menekankan kepada seluruh masyarakat terutama kepada anak-anak untuk lebih memperkuat pondasi Agama Islam dan saling memaafkan sejak dini.

“Jika pondasinya kuat, maka tali persaudaraan tak kan bisa tergeser. Seperti menjaga dan mempertahankan tradisi Halalbihalal” kata ustadz asal Surabaya ini.

Menurutnya, tradisi Halalbihalal adanya hanya di Nusantara saja. Dan ini menjadi ciri khas bangsa Indonesia. Bahkan kata dia, di zaman Presiden Sukarno dengan Halalbihalal dijadikan wadah untuk saling memaafkan antar elit politik di negara ini.

“Halalbihalal muncul awalnya dari KH Wahab Hasbullah. Kiai Wahab kala itu memberikan saran kepada Presiden Sukarno untuk menyelenggarakan silaturahmi di momen Hari Raya Idulfitri saling memaafkan. Dan tradisi itu Alhamdulillah terjaga dan terlaksana dengan baik hingga sekarang” terang Anam.

Bercermin dari situ, lanjut dia, di dalam melaksanakan hidup setiap hari di masyarakat, jika memiliki salah kepada orang lain maka segera kita meminta maaf.

“Kalau kita memiliki salah kepada orang tidak bisa kita meminta maaf kepada Allah, tetapi harus minta maaf kepada orang yang bersangkutan lebih dulu. Itulah beratnya melakukan kesalahan kepada sesama” urainya.

Nampak anak-anak antusias mengikuti Halalbihalal. (Foto: Bambang Kuswantoro/Javasatu.com)

“Dan jangan sampai orang yang kita salahi tersebut sampai meninggal kita belum meminta maaf. Karena pintu maaf tidak bisa diwakilkan. Harus kepada orang yang bersangkutan” imbuhnya.

Terakhir, di momen Halalbihalal dia mengajak seluruh warga Perumahan Banjararum View untuk saling memaafkan dan hidup rukun.

“Mari menjalin kerukunan. Pesan saya, sebelum orang lain minta maaf, sebaiknya kita memaafkan dulu dengan lapang dada” pesan ustadz Anam diakhir tausiyahnya.

 

1 of 7
- +

1.

2.

3.

4.

5.

6.

7.

Sekadar informasi, Halalbihalal ini juga menjadi ajang pembelajaran anak-anak setempat untuk lebih berani tampil di depan umum dengan membacakan Al-Quran, doa harian serta pengetahuan agama Islam. Kegiatan diikuti seluruh warga setempat.

Kemudian acara ditutup dengan doa yang dipimpin ustadz Sibro Mulis dan dilanjut ramah tamah. (Bam/Saf)

Bagikan ini:

  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Desa WatugedeHalalbihalalIdulfitriKecamatan SingosariPerumahan Banjararum View

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Dukung Swasembada Pangan, Polres Gresik Panen Jagung Serentak

Aice Got You! Hadirkan Panggung Bakat Lokal, Dorong Generasi Muda Berkarya di Daerah

Sambut HPN 2026, JMSI Jatim Gelar Doa Bersama di Rumah Anak Yatim Sidoarjo

YPTT Bantah Intervensi STM Turen, Tegaskan Hanya Duduki Kantor Yayasan

Apresiasi Keberhasilan Swasembada Pangan Prabowo, Analis Dorong Penguatan Kesejahteraan Petani

Siswa SMK Bumi Aswaja Gresik Belajar Otomotif dan Elektronika di BBPPMPV-BOE Malang

Dialog Interaktif Dorong Sinergi Desa Wisata, Pariwisata Kota Batu Siap Melesat

BCA Digital dan Food Bank Indonesia Salurkan 500 Porsi Makanan untuk Lansia dan Ojol di Jakarta

Nelayan Lumpur Gresik Ditemukan Meninggal Mengapung di Perairan Manyar

Kejari Kota Malang dan Polresta Siap Adaptasi KUHP Baru, Cegah Berkas Kasus Bolak-Balik

Prev Next

POPULER HARI INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Konflik Dualisme Yayasan, 1.600 Siswa STM Turen Malang Terpaksa Libur Sekolah

YPTT Bantah Intervensi STM Turen, Tegaskan Hanya Duduki Kantor Yayasan

Dialog Interaktif Dorong Sinergi Desa Wisata, Pariwisata Kota Batu Siap Melesat

Puisi Esai Denny JA ‘Rahasia yang Dibawa Mati’

BERITA LAINNYA

Aice Got You! Hadirkan Panggung Bakat Lokal, Dorong Generasi Muda Berkarya di Daerah

Sambut HPN 2026, JMSI Jatim Gelar Doa Bersama di Rumah Anak Yatim Sidoarjo

Apresiasi Keberhasilan Swasembada Pangan Prabowo, Analis Dorong Penguatan Kesejahteraan Petani

BCA Digital dan Food Bank Indonesia Salurkan 500 Porsi Makanan untuk Lansia dan Ojol di Jakarta

Polres Brebes Luncurkan SPPG Kotabaru, Salurkan 1.692 Porsi MBG untuk Siswa

Presiden Prabowo: Bangsa Tak Merdeka Jika Pangan Masih Impor

Pangkoopsud II Pimpin Sertijab Tiga Komandan Lanud di Makassar

Bakamla Pulangkan Enam Nelayan WNI yang Terdampar di Perairan Timor Leste

Peran TNI Wujudkan Swasembada Pangan Nasional Diapresiasi Presiden Prabowo

Sidang Gugatan Wanprestasi Developer Perumahan di Kediri, Kuasa Hukum Tegaskan Tidak Cari Untung

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Puisi Esai Denny JA ‘Rahasia yang Dibawa Mati’

Viral Truk Tabrak Pagar SMK Turen Malang, YPTT Berikan Klarifikasi

Dualisme Yayasan STM Turen Memanas, Ribuan Siswa Terancam Kehilangan Hak Belajar

Strategi Disdik Jatim di 2026: Jamin Anggaran Pendidikan 20% Tetap Jadi Prioritas Utama

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved