email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Rabu, 22 Juli 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Muktamar NU ke-35 Dinilai Tepat Digelar di Tambakberas

by Syafik Hoo
9 Juli 2026

JAVASATU.COM- Wacana penyelenggaraan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 di Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, dinilai memiliki dasar historis yang kuat. Lokasi tersebut dianggap layak karena menjadi salah satu pusat lahirnya gagasan, konsolidasi, dan perjuangan para pendiri NU.

Ketua PC Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Gresik, Jaroddin. (Foto: Dok/Ist)

Ketua PC Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Gresik, Jaroddin, menyebut penetapan lokasi Muktamar sepatutnya mempertimbangkan nilai kesejarahan organisasi.

Menurutnya, Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas memenuhi kriteria tersebut karena memiliki keterkaitan erat dengan perjalanan KH Abdul Wahab Hasbullah sebagai salah satu pendiri NU.

“Apabila salah satu pertimbangan penetapan lokasi Muktamar Nahdlatul Ulama adalah nilai kesejarahan organisasi, maka Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas merupakan pilihan yang sangat tepat dan memiliki legitimasi historis yang kuat,” kata Jaroddin, Kamis (9/7/2026).

Jombang dikenal sebagai salah satu daerah yang menjadi pusat lahirnya Nahdlatul Ulama. Di wilayah ini berdiri dua pesantren yang memiliki peran besar dalam sejarah organisasi, yakni Pesantren Tebuireng yang diasuh Hadhratus Syaikh KH Hasyim Asy’ari dan Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas yang menjadi basis perjuangan KH Abdul Wahab Hasbullah.

“Dari kedua tokoh inilah lahir perpaduan kepemimpinan ulama, kekuatan pemikiran, dan strategi organisasi yang kemudian melahirkan Nahdlatul Ulama pada 31 Januari 1926,” ujarnya.

Jaroddin menjelaskan, sebelum NU berdiri, KH Abdul Wahab Hasbullah telah menggagas sejumlah organisasi yang menjadi fondasi perjuangan umat. Di antaranya Nahdlatul Wathan pada 1916 untuk membangkitkan pendidikan dan nasionalisme santri, Nahdlatut Tujjar pada 1918 sebagai gerakan pemberdayaan ekonomi umat, serta Tashwirul Afkar pada 1919 sebagai ruang diskusi intelektual ulama dan kaum muda.

Puncak perjuangan tersebut, lanjutnya, ditandai dengan pembentukan Komite Hijaz pada 1926. Komite itu memperjuangkan aspirasi ulama Nusantara kepada Raja Arab Saudi agar kebebasan menjalankan ajaran empat mazhab Ahlussunnah wal Jamaah tetap terjamin serta situs-situs bersejarah Islam tetap dihormati.

BacaJuga :

PWI Pusat Tetapkan Reaktivasi Keanggotaan hingga Akhir 2026, Konferensi Ikuti SKEP Baru

MUI Gresik Perkuat Peran Mitra Pemerintah, Pengurus Dilatih Susun Policy Brief Berbasis Data

“Momentum Komite Hijaz inilah yang kemudian menjadi salah satu tonggak lahirnya Nahdlatul Ulama sebagai wadah perjuangan ulama Ahlussunnah wal Jamaah,” jelasnya.

Setelah NU berdiri, KH Abdul Wahab Hasbullah disebut terus memperkuat organisasi melalui konsolidasi kepengurusan di berbagai daerah, kaderisasi yang melahirkan Gerakan Pemuda Ansor, hingga aktif mengobarkan semangat kebangsaan dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Ia juga bersama KH Hasyim Asy’ari dan para ulama lainnya berperan dalam lahirnya Resolusi Jihad 22 Oktober 1945 yang menjadi salah satu tonggak perjuangan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Setelah wafatnya KH Hasyim Asy’ari, KH Wahab Hasbullah dipercaya menjadi Rais ‘Aam PBNU dan memimpin organisasi pada masa revolusi hingga awal pembangunan bangsa.

“Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas bukan hanya menjadi saksi perjalanan KH Abdul Wahab Hasbullah, tetapi juga merupakan salah satu pusat lahirnya gagasan, konsolidasi, dan gerakan Nahdlatul Ulama,” tutur Jaroddin.

Atas dasar itu, Jaroddin menilai penyelenggaraan Muktamar NU ke-35 di Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas tidak hanya relevan secara geografis, tetapi juga memiliki makna historis, simbolis, dan ideologis bagi organisasi.

“Muktamar di Tambakberas akan menjadi bentuk penghormatan terhadap mata rantai sejarah perjuangan para muassis, sekaligus mengingatkan kembali bahwa NU dibangun di atas perpaduan ilmu, perjuangan, persatuan ulama, serta pengabdian kepada agama, bangsa, dan negara,” pungkasnya. (hoo/arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: MuktamarNahdlatul UlamaOrganisasi

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Polisi Sita 85 Gram Sabu di Bengkel Jok Motor Singosari, Dua Pria Ditangkap

Belanja Modal Pemkot Malang Baru 8,54 Persen, DPRD Minta Naik hingga 15 Persen

Bakorwil Malang Perkuat Daya Saing UMKM Koridor Selatan Lewat Pemasaran Digital

TransNusa dan STB Hadirkan Promo Tiket Pesawat ke Singapura dan Paket Fly-Cruise

PWI Malang Raya Laporkan Hotman Paris ke Polresta Malang Kota

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia

29 Jam Dicari, Pemuda Tenggelam di Bengawan Solo Sragen Ditemukan Meninggal

Sentra IKM Logam Gresik Resmi Dibuka, Jadi Tempat Magang Siswa SMK

Bupati Gresik Cup 2026 Jadi Ajang Pemanasan Atlet Menuju Porprov Jatim 2027

MKD DPR RI Perketat Pengawasan Pelat Khusus Anggota DPR

Prev Next

POPULER HARI INI

162 Mahasiswa Unira Malang Diterjunkan Bangun Desa Wisata di Kabupaten Malang

Bupati Gresik Cup 2026 Jadi Ajang Pemanasan Atlet Menuju Porprov Jatim 2027

PWI Pusat Resmi Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro Jaya atas Dugaan Hina Wartawan

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia

29 Jam Dicari, Pemuda Tenggelam di Bengawan Solo Sragen Ditemukan Meninggal

BERITA LAINNYA

Polisi Sita 85 Gram Sabu di Bengkel Jok Motor Singosari, Dua Pria Ditangkap

Belanja Modal Pemkot Malang Baru 8,54 Persen, DPRD Minta Naik hingga 15 Persen

Bakorwil Malang Perkuat Daya Saing UMKM Koridor Selatan Lewat Pemasaran Digital

TransNusa dan STB Hadirkan Promo Tiket Pesawat ke Singapura dan Paket Fly-Cruise

PWI Malang Raya Laporkan Hotman Paris ke Polresta Malang Kota

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia

29 Jam Dicari, Pemuda Tenggelam di Bengawan Solo Sragen Ditemukan Meninggal

Sentra IKM Logam Gresik Resmi Dibuka, Jadi Tempat Magang Siswa SMK

Bupati Gresik Cup 2026 Jadi Ajang Pemanasan Atlet Menuju Porprov Jatim 2027

MKD DPR RI Perketat Pengawasan Pelat Khusus Anggota DPR

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Warga Tolak Pabrik Peleburan Logam, Camat Kebomas: Belum Ada Izin Operasional

162 Mahasiswa Unira Malang Diterjunkan Bangun Desa Wisata di Kabupaten Malang

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Baderhoods Wonosobo Rayakan HUT Ke-6, Tegaskan Komitmen Jadi Pelopor Safety Riding

Pengawasan Distribusi BBM di Jatim Diperkuat, ESDM Optimalkan Aplikasi XStar

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved