email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Senin, 2 Maret 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Ditemukan Mayat di Rumah Kepasturan Gereja Kalam Kudus Wates Blitar

by Redaksi Javasatu
17 Januari 2021
ADVERTISEMENT

JAVASATU.COM-BLITAR- Ditemukan mayat di dalam kamar tidur rumah kepasturan Gereja Kalam Kudus Desa Ringinrejo Kecamatan Wates Kabupaten Blitar, Sabtu (16/1/2021).

Proses evakuasi korban. (Foto: Nusadaily.com)

Diketahui korban bernama Muinah (75), warga Desa/Kecamatan Binangun Kabupaten Blitar. Diduga, sudah sekitar 3 hari meninggal dunia di dalam kamar, karena sudah mengeluarkan bau busuk.

Kasubag Humas Polres Blitar, AKP Imam Subechi mengatakan, korban ditemukan sekitar pukul 16.00 WIB oleh warga sekitar. Awalnya petugas menerima laporan ada orang meninggal dunia di dalam rumah yang sudah mengeluarkan bau busuk. Selanjutnya petugas Polsek Wates bersama dengan piket fungsi dan tim inafis melaksanakan olah TKP terhadap korban.

“Semula saksi Mamik, kemarin mendapat pesan whatsapp dari istri Slamet (saksi) yang menyampaikan bahwa penunggu gereja, Muinah, sudah 3 hari tidak kelihatan dan rumah kepasturan yang ditempati korban pintunya tertutup. Sedangkan lampu nampak masih menyala” kata AKP Subechi kepada Nusadaily group, Minggu (17/1/2021) pagi.

“Nah, setelah mendapat pesan itu, Mamik langsung pergi ke gereja yang tidak jauh dari rumahnya. Sampai di gereja langsung menuju rumah kepasturan dan memanggil korban sambil mengetok pintu. Namun tidak ada jawaban” ujarnya.

Saat itu, lanjut AKP Subechi, Mamik mencium bau menyengat dari dalam rumah kepasturan. Ia merasa curiga, kemudian pergi memanggil salah satu warga sekitar, Jarot, untuk ke Gereja mengecek rumah yang ditempati korban. Karena Jarot baru pulang dari kebun, akhirnya Mamik mendahului kembali ke Gereja.

“Sampai di Gereja, Mamik mencoba memanggil korban, namun tetap tidak ada jawaban. Lalu Mamik menuju ke kamar korban yang kebetulan kaca jendela kamar terbuat dari kaca. Setelah dilihat ternyata kondisi korban sudah meninggal dunia. Terlihat tubuh korban sudah membengkak”  tuturnya.

BacaJuga :

Truk Hantam 4 Kendaraan di Jalan Pattimura Batu, Satu Ojol Tewas

Pelatihan dan Uji Kompetensi Chef Program MBG Kembali Digelar di Blitar

Berita Lainnya: Ini Modus Mucikari di Banyuwangi, Jajakan Para Janda untuk Layani Hidung Belang – Nusadaily.com

Dari hasil analisa petugas identifikasi dan piket fungsi setelah melaksanakan olah TKP tidak menemukan tanda tanda kekerasan pada tubuh korban. Disekitar TKP rumah Kepasturan gereja kalam Kudus juga tidak ditemukan benda-benda mencurigakan yang menjadikan penyebab kematian korban.

“Saat ditemukan tubuh korban sudah dalam kondisi membengkak dan kaku. Pada bagian kepala bagian wajah rusak karena belatung. Selain itu, korban mempunyai riwayat sakit sebelum meninggal dunia, yaitu sakit perut, batuk dan hipertensi” pungkasnya. (ND/JS)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Peristiwa

BERITA TERBARU

300 Anak Yatim di Gresik Belanja Baju Lebaran Bareng Bupati dan BAZNAS

Korban Membaik, Situasi Panceng Kondusif Usai Penusukan

Alumni MTs Ihyaul Ulum Gresik Bagi Takjil Gratis dan Santuni Anak Yatim

Olahraga dan Budaya Bersatu, INTIM DAMAI Gaungkan Cinta Tanah Air di Malang

Nurul Hayat Gresik Berbagi untuk Tukang Becak di Ramadan

Kapolres Gresik Mediasi Warga Campurejo-Banyutengah, Sepakat Damai

GAMA FA Malang Juara Turnamen Ramadan MCFA 2026 U-12

Curi Scoopy di Kos Karangploso, Pelaku Tertangkap Saat Transaksi COD

Guru Besar Tasawuf UIN Malang Prof Barizi: Puasa Jadi “Healing Jiwa” di Era Digital

SIM Santri Trendi Hadir di Gresik Selama Ramadan 1447 Hijriah

Prev Next

POPULER HARI INI

Sampah Jadi Energi, Kabupaten Gresik Rayakan Penghargaan Adipura

Guru Besar Tasawuf UIN Malang Prof Barizi: Puasa Jadi “Healing Jiwa” di Era Digital

GAMA FA Malang Juara Turnamen Ramadan MCFA 2026 U-12

Olahraga dan Budaya Bersatu, INTIM DAMAI Gaungkan Cinta Tanah Air di Malang

Alumni MTs Ihyaul Ulum Gresik Bagi Takjil Gratis dan Santuni Anak Yatim

BERITA LAINNYA

Guru Besar Tasawuf UIN Malang Prof Barizi: Puasa Jadi “Healing Jiwa” di Era Digital

Chanté Karya Citra Kirana Hadirkan Koleksi Eksklusif di Shopee Big Ramadan Sale

Analis Apresiasi Polri Bongkar Sindikat Jual Beli Bayi, Selamatkan Generasi Muda Indonesia

Manzone Gandeng Adipati Dolken Luncurkan Koleksi Festive 2026 Sambut Idulfitri

GIBM Tolak Impor 105 Ribu Kendaraan Desa dari India Rp24,6 Triliun

Semen Merah Putih Ajak Warga Pilah Sampah dari Rumah

Madas Nusantara–LIRA Bentuk Satgas, Siap Pidanakan Penyedia MBG Tak Layak

Kasdim Dampingi Wabup, Stok LPG 3 Kg Blora Aman saat Ramadan

Pembangunan Alun-Alun Kepanjen, Antara Perencanaan dan Keberanian Administratif

Pemkot Kediri Awasi Keamanan Takjil Selama Ramadan 1447 Hijriah

Prev Next

POPULER MINGGU INI

DPRD Kabupaten Malang soal Isu Menu SPPG Tak Layak: “Jangan Nilai Sepihak”

Rumah Ambruk di Junrejo Kota Batu, Anak Nyaris Tertimpa

Sampah Jadi Energi, Kabupaten Gresik Rayakan Penghargaan Adipura

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Guru Besar Tasawuf UIN Malang Prof Barizi: Puasa Jadi “Healing Jiwa” di Era Digital

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved