email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Rabu, 22 April 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Kampung Heritage Kayutangan Malang, Perpaduan Sejarah dan Hiburan di Tengah Kota

by Redaksi Javasatu
27 Juli 2019

JAVASATU.COM- Kota Malang tak pernah kehabisan pesona wisata. Selain dikenal dengan alamnya yang sejuk dan kuliner khas, kota ini juga menyimpan warisan sejarah yang hidup di tengah pemukiman warga. Salah satunya adalah “Kampung Heritage Kayutangan”, destinasi wisata tematik yang berada di jantung Kota Malang, tepatnya di Kelurahan Kauman.

(Foto: Ist)

Kampung ini tak sekadar menawarkan spot foto estetik, namun juga menghadirkan harmoni antara edukasi sejarah, budaya lokal, hingga hiburan kreatif. Jejak arsitektur kolonial dan semangat pelestarian warga membuatnya jadi salah satu ikon wisata sejarah yang paling diminati wisatawan domestik maupun mancanegara.

Kampung Kayutangan mulai serius dikembangkan sejak akhir 2017. Kala itu, warga RW 1, RW 9, dan RW 10 berkolaborasi dengan Malang Heritage Community, Tim Ahli Cagar Budaya, serta Dinas Pariwisata untuk memetakan potensi yang ada. Visi yang sama akhirnya melahirkan kesepakatan: mengangkat kawasan ini sebagai kampung cagar budaya yang layak jual dan punya nilai historis kuat.

(Foto: Ist)

37 Spot Bersejarah Diinventarisasi

Kini, sebanyak 37 titik heritage telah diidentifikasi sebagai bagian dari kekayaan sejarah kampung. Tak hanya bangunan rumah bergaya arsitektur Belanda, tapi juga ruang-ruang publik seperti galeri seni, rollak (saluran air peninggalan zaman kolonial), serta Pasar Krempyeng, yakni pasar tradisional yang diduga sudah ada sejak zaman Hindia-Belanda.

“Pasar Krempyeng ini unik karena satu-satunya pasar zaman kolonial yang masih aktif dan berada tepat di tengah kampung serta kota. Ini jadi daya tarik tersendiri,” ujar Kurniawati, Bendahara RW 09, Sabtu (27/7/2019).

(Foto: Ist)

Menurut data yang dihimpun javasatu.com, jumlah kunjungan wisatawan ke Kampung Kayutangan terus meningkat. Hari kerja (Senin-Jumat) rata-rata dikunjungi sekitar 100–150 orang per hari, sementara pada akhir pekan (Sabtu-Minggu) bisa tembus 200–250 pengunjung.

Tingginya minat itu terlihat dari jumlah postcard yang habis dibagikan setiap hari. Sebagai bentuk kontribusi, pengunjung hanya dikenakan biaya Rp5.000, yang ditukar dengan souvenir berupa stiker, poster, dan peta penelusuran kampung.

(Foto: Ist)

Akses Mudah, Warga Kompak

Kampung Kayutangan bisa diakses dari tiga pintu masuk: Jalan Basuki Rahmat, Gang VI, dan Gang Es Talun. Tak perlu pemandu profesional, karena pengunjung bisa langsung menjelajah dengan panduan visual dari souvenir yang diterima.

Kekompakan warga menjadi kunci keberhasilan revitalisasi kampung.

“Kami bangga karena warga mendukung 100%. Sekarang kami juga mulai pasang lampu-lampu tematik untuk mempercantik suasana malam,” kata Edi Hermanto, Ketua RW 09.

Tak hanya itu, warga juga aktif menjaga kebersihan, memperindah fasad rumah, dan menyambut pengunjung dengan ramah. Spirit gotong royong menjadi nyawa utama kampung ini.

BacaJuga :

IMB di Kota Malang Dihapus, Diganti PBG-SLF, Limbah SPPG Disorot

Ansor Lowokwaru Buka PKD 2026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

“Alhamdulillah sampai sekarang, Kampung Kayutangan terus bersolek. Kami berharap Pemkot Malang maupun pihak swasta bisa ikut membantu agar kampung heritage ini makin cantik dan fungsional sebagai wisata sejarah,” tambah Kurniawati.

(Foto: Ist)

Daya Tarik Edukatif dan Budaya

Tak sekadar memotret bangunan tua, wisatawan juga bisa mengikuti tur sejarah, lokakarya kreatif, hingga event budaya yang kerap digelar secara berkala. Nuansa kampung yang tenang namun penuh cerita masa lampau menjadikannya cocok untuk pelajar, peneliti, hingga pecinta arsitektur kolonial.

Kampung Heritage Kayutangan bukan hanya tentang bangunan, tapi juga tentang identitas warga kota yang ingin melestarikan nilai sejarah dengan pendekatan modern dan inklusif. (Had/Arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: Kampung Heritage KayutanganKayutangan Heritage

BERITA TERBARU

Pemohon SIM Perempuan di Gresik Dapat Mawar dan Helm di Hari Kartini

Perwira TNI Jadi Lulusan Terbaik SLC 2026 di Brunei Darussalam

Yayasan Kemala Bhayangkari Hijaukan Gresik dengan Tanam Pohon

Maling Emas Ngantang Dibekuk, Polisi Sita 16 Keping dan Uang Tunai

Atlet Muda Taekwondo Indonesia Kalahkan Eropa di Uzbekistan

GRIB JAYA Ancam Blokade TPA Supit Urang, Desak Pemkot Malang Bayar Kompensasi Warga

IMB di Kota Malang Dihapus, Diganti PBG-SLF, Limbah SPPG Disorot

Analis Apresiasi Gercep Kapolda Banten Tanam Ribuan Pohon Dukung Asta Cita

Ansor Lowokwaru Buka PKD 2026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

DPRD Kabupaten Malang Tegaskan Isu “Mahar” BPJS Kesehatan Tak Terbukti

Prev Next

POPULER HARI INI

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

GRIB JAYA Ancam Blokade TPA Supit Urang, Desak Pemkot Malang Bayar Kompensasi Warga

Jujitsu Kota Batu Borong 10 Medali di Piala Wali Kota Surabaya 2026

Analis Apresiasi Gercep Kapolda Banten Tanam Ribuan Pohon Dukung Asta Cita

Maling Emas Ngantang Dibekuk, Polisi Sita 16 Keping dan Uang Tunai

BERITA LAINNYA

Perwira TNI Jadi Lulusan Terbaik SLC 2026 di Brunei Darussalam

Atlet Muda Taekwondo Indonesia Kalahkan Eropa di Uzbekistan

Analis Apresiasi Gercep Kapolda Banten Tanam Ribuan Pohon Dukung Asta Cita

Wabup Gresik Pimpin IKA Universitas Hang Tuah Surabaya, Perkuat Jejaring Alumni

Perayaan Hari Keris 2026 Trenggalek Meriah, 500 Rampag Barong Pukau Warga

NasDem Kota Malang Ikuti Bimtek Jatim, Perkuat Soliditas dan Kinerja Kader

Hari Jadi ke-27, Lanud Sjamsudin Noor Perkuat Sinergi Dukung Banjarbaru Emas

Polri Bongkar 23 Ton Bawang Ilegal di Pontianak, Analis Apresiasi Satgas Penyelundupan

Panglima TNI Ajak DPRD Libatkan TNI Percepat Pembangunan Daerah

Emaskot Apresiasi Langkah Gubernur DKI Bangun PLTSa di Bantargebang

Prev Next

POPULER MINGGU INI

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

Tiga Desa di Kecamatan Manyar Jadi Pilot Project Desa Cantik Gresik 2026

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Keris Presiden Prabowo Dipamerkan di Bakorwil Malang

Kementerian Kebudayaan RI Dorong Digitalisasi Keris untuk Generasi Muda

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d