email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Kamis, 20 Agustus 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Kampung Heritage Kayutangan Malang, Perpaduan Sejarah dan Hiburan di Tengah Kota

by Javasatu
27 Juli 2019

JAVASATU.COM- Kota Malang tak pernah kehabisan pesona wisata. Selain dikenal dengan alamnya yang sejuk dan kuliner khas, kota ini juga menyimpan warisan sejarah yang hidup di tengah pemukiman warga. Salah satunya adalah “Kampung Heritage Kayutangan”, destinasi wisata tematik yang berada di jantung Kota Malang, tepatnya di Kelurahan Kauman.

(Foto: Ist)

Kampung ini tak sekadar menawarkan spot foto estetik, namun juga menghadirkan harmoni antara edukasi sejarah, budaya lokal, hingga hiburan kreatif. Jejak arsitektur kolonial dan semangat pelestarian warga membuatnya jadi salah satu ikon wisata sejarah yang paling diminati wisatawan domestik maupun mancanegara.

Kampung Kayutangan mulai serius dikembangkan sejak akhir 2017. Kala itu, warga RW 1, RW 9, dan RW 10 berkolaborasi dengan Malang Heritage Community, Tim Ahli Cagar Budaya, serta Dinas Pariwisata untuk memetakan potensi yang ada. Visi yang sama akhirnya melahirkan kesepakatan: mengangkat kawasan ini sebagai kampung cagar budaya yang layak jual dan punya nilai historis kuat.

(Foto: Ist)

37 Spot Bersejarah Diinventarisasi

Kini, sebanyak 37 titik heritage telah diidentifikasi sebagai bagian dari kekayaan sejarah kampung. Tak hanya bangunan rumah bergaya arsitektur Belanda, tapi juga ruang-ruang publik seperti galeri seni, rollak (saluran air peninggalan zaman kolonial), serta Pasar Krempyeng, yakni pasar tradisional yang diduga sudah ada sejak zaman Hindia-Belanda.

“Pasar Krempyeng ini unik karena satu-satunya pasar zaman kolonial yang masih aktif dan berada tepat di tengah kampung serta kota. Ini jadi daya tarik tersendiri,” ujar Kurniawati, Bendahara RW 09, Sabtu (27/7/2019).

(Foto: Ist)

Menurut data yang dihimpun javasatu.com, jumlah kunjungan wisatawan ke Kampung Kayutangan terus meningkat. Hari kerja (Senin-Jumat) rata-rata dikunjungi sekitar 100–150 orang per hari, sementara pada akhir pekan (Sabtu-Minggu) bisa tembus 200–250 pengunjung.

Tingginya minat itu terlihat dari jumlah postcard yang habis dibagikan setiap hari. Sebagai bentuk kontribusi, pengunjung hanya dikenakan biaya Rp5.000, yang ditukar dengan souvenir berupa stiker, poster, dan peta penelusuran kampung.

(Foto: Ist)

Akses Mudah, Warga Kompak

Kampung Kayutangan bisa diakses dari tiga pintu masuk: Jalan Basuki Rahmat, Gang VI, dan Gang Es Talun. Tak perlu pemandu profesional, karena pengunjung bisa langsung menjelajah dengan panduan visual dari souvenir yang diterima.

Kekompakan warga menjadi kunci keberhasilan revitalisasi kampung.

“Kami bangga karena warga mendukung 100%. Sekarang kami juga mulai pasang lampu-lampu tematik untuk mempercantik suasana malam,” kata Edi Hermanto, Ketua RW 09.

Tak hanya itu, warga juga aktif menjaga kebersihan, memperindah fasad rumah, dan menyambut pengunjung dengan ramah. Spirit gotong royong menjadi nyawa utama kampung ini.

BacaJuga :

TransNusa Buka Jakarta-Bangkok, Bisa Lanjut ke Banyak Destinasi Dunia

Nabung 2 Tahun, Warga Perumahan Banjararum Asri Singosari Berangkat Melali ke Bali

“Alhamdulillah sampai sekarang, Kampung Kayutangan terus bersolek. Kami berharap Pemkot Malang maupun pihak swasta bisa ikut membantu agar kampung heritage ini makin cantik dan fungsional sebagai wisata sejarah,” tambah Kurniawati.

(Foto: Ist)

Daya Tarik Edukatif dan Budaya

Tak sekadar memotret bangunan tua, wisatawan juga bisa mengikuti tur sejarah, lokakarya kreatif, hingga event budaya yang kerap digelar secara berkala. Nuansa kampung yang tenang namun penuh cerita masa lampau menjadikannya cocok untuk pelajar, peneliti, hingga pecinta arsitektur kolonial.

Kampung Heritage Kayutangan bukan hanya tentang bangunan, tapi juga tentang identitas warga kota yang ingin melestarikan nilai sejarah dengan pendekatan modern dan inklusif. (Had/Arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Kampung Heritage KayutanganKayutangan Heritage

BERITA TERBARU

Panglima TNI Pesan 76 Paskibraka 2026 Kejar Cita-cita Setinggi Langit

Baru 3 Bulan Bebas Penjara, Residivis Gresik Kembali Terjerat Judol dan Sabu

Rani Jambak Demo Lewat Musik, LARA(NGAN) Suarakan Kegelisahan Negeri

Tokoh Budaya Majalengka H Baya Berduka, Ki Danu Tewas Dibunuh Tetangga di Tasikmalaya

Perda Disabilitas Gresik Diperkuat, Pelayanan Publik Diminta Lebih Inklusif

Polisi di Kabupaten Malang Ikut Kejar Swasembada Bawang Putih

Bakorwil Malang: Panen Bawang Putih Wagir Disiapkan Jadi Benih

Analis: Komitmen Kapolri Dukung Asta Cita Sudah On The Track, Swasembada Bawang Putih hingga Rekor MURI

DPRD Majalengka Siapkan Aturan Perketat Pengawasan Proyek Infrastruktur

5 Kriteria Cat Tembok yang Bagus untuk Interior, Anti Jamur hingga Tahan Gesekan

Prev Next

POPULER HARI INI

5 Kriteria Cat Tembok yang Bagus untuk Interior, Anti Jamur hingga Tahan Gesekan

Tokoh Budaya Majalengka H Baya Berduka, Ki Danu Tewas Dibunuh Tetangga di Tasikmalaya

Punokawan Merdeka di Malang, Ludruk Jadi Ruang Kritik dan Edukasi Budaya

DPRD Majalengka Siapkan Aturan Perketat Pengawasan Proyek Infrastruktur

Analis: Komitmen Kapolri Dukung Asta Cita Sudah On The Track, Swasembada Bawang Putih hingga Rekor MURI

BERITA LAINNYA

Panglima TNI Pesan 76 Paskibraka 2026 Kejar Cita-cita Setinggi Langit

Baru 3 Bulan Bebas Penjara, Residivis Gresik Kembali Terjerat Judol dan Sabu

Rani Jambak Demo Lewat Musik, LARA(NGAN) Suarakan Kegelisahan Negeri

Tokoh Budaya Majalengka H Baya Berduka, Ki Danu Tewas Dibunuh Tetangga di Tasikmalaya

Perda Disabilitas Gresik Diperkuat, Pelayanan Publik Diminta Lebih Inklusif

Polisi di Kabupaten Malang Ikut Kejar Swasembada Bawang Putih

Bakorwil Malang: Panen Bawang Putih Wagir Disiapkan Jadi Benih

Analis: Komitmen Kapolri Dukung Asta Cita Sudah On The Track, Swasembada Bawang Putih hingga Rekor MURI

DPRD Majalengka Siapkan Aturan Perketat Pengawasan Proyek Infrastruktur

5 Kriteria Cat Tembok yang Bagus untuk Interior, Anti Jamur hingga Tahan Gesekan

Prev Next

POPULER MINGGU INI

39 Warga Ciptomulyo Resah, Tanahnya Diklaim Aset Pemkot Malang

Proyek Irigasi Molek Malang Rp99 Miliar Disorot, K3 dan Transparansi Dipertanyakan

Perjusa SD Sunan Giri Ngebruk Malang Latih Kemandirian Siswa di HUT ke-65 Pramuka

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

HUT ke-81 RI, SMP YPI Darussalam 1 Cerme Borong Dua Juara

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved