email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Senin, 18 Mei 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Kampung Heritage Kayutangan Malang, Perpaduan Sejarah dan Hiburan di Tengah Kota

by Javasatu
27 Juli 2019

JAVASATU.COM- Kota Malang tak pernah kehabisan pesona wisata. Selain dikenal dengan alamnya yang sejuk dan kuliner khas, kota ini juga menyimpan warisan sejarah yang hidup di tengah pemukiman warga. Salah satunya adalah “Kampung Heritage Kayutangan”, destinasi wisata tematik yang berada di jantung Kota Malang, tepatnya di Kelurahan Kauman.

(Foto: Ist)

Kampung ini tak sekadar menawarkan spot foto estetik, namun juga menghadirkan harmoni antara edukasi sejarah, budaya lokal, hingga hiburan kreatif. Jejak arsitektur kolonial dan semangat pelestarian warga membuatnya jadi salah satu ikon wisata sejarah yang paling diminati wisatawan domestik maupun mancanegara.

Kampung Kayutangan mulai serius dikembangkan sejak akhir 2017. Kala itu, warga RW 1, RW 9, dan RW 10 berkolaborasi dengan Malang Heritage Community, Tim Ahli Cagar Budaya, serta Dinas Pariwisata untuk memetakan potensi yang ada. Visi yang sama akhirnya melahirkan kesepakatan: mengangkat kawasan ini sebagai kampung cagar budaya yang layak jual dan punya nilai historis kuat.

(Foto: Ist)

37 Spot Bersejarah Diinventarisasi

Kini, sebanyak 37 titik heritage telah diidentifikasi sebagai bagian dari kekayaan sejarah kampung. Tak hanya bangunan rumah bergaya arsitektur Belanda, tapi juga ruang-ruang publik seperti galeri seni, rollak (saluran air peninggalan zaman kolonial), serta Pasar Krempyeng, yakni pasar tradisional yang diduga sudah ada sejak zaman Hindia-Belanda.

“Pasar Krempyeng ini unik karena satu-satunya pasar zaman kolonial yang masih aktif dan berada tepat di tengah kampung serta kota. Ini jadi daya tarik tersendiri,” ujar Kurniawati, Bendahara RW 09, Sabtu (27/7/2019).

(Foto: Ist)

Menurut data yang dihimpun javasatu.com, jumlah kunjungan wisatawan ke Kampung Kayutangan terus meningkat. Hari kerja (Senin-Jumat) rata-rata dikunjungi sekitar 100–150 orang per hari, sementara pada akhir pekan (Sabtu-Minggu) bisa tembus 200–250 pengunjung.

Tingginya minat itu terlihat dari jumlah postcard yang habis dibagikan setiap hari. Sebagai bentuk kontribusi, pengunjung hanya dikenakan biaya Rp5.000, yang ditukar dengan souvenir berupa stiker, poster, dan peta penelusuran kampung.

BacaJuga :

Kejurkot Catur Wali Kota Malang 2026, Ratusan Atlet Junior dan Senior Adu Strategi

Malang Futsal League 2026 Jadi Ajang Buru Bibit Atlet Muda

(Foto: Ist)

Akses Mudah, Warga Kompak

Kampung Kayutangan bisa diakses dari tiga pintu masuk: Jalan Basuki Rahmat, Gang VI, dan Gang Es Talun. Tak perlu pemandu profesional, karena pengunjung bisa langsung menjelajah dengan panduan visual dari souvenir yang diterima.

Kekompakan warga menjadi kunci keberhasilan revitalisasi kampung.

“Kami bangga karena warga mendukung 100%. Sekarang kami juga mulai pasang lampu-lampu tematik untuk mempercantik suasana malam,” kata Edi Hermanto, Ketua RW 09.

Tak hanya itu, warga juga aktif menjaga kebersihan, memperindah fasad rumah, dan menyambut pengunjung dengan ramah. Spirit gotong royong menjadi nyawa utama kampung ini.

“Alhamdulillah sampai sekarang, Kampung Kayutangan terus bersolek. Kami berharap Pemkot Malang maupun pihak swasta bisa ikut membantu agar kampung heritage ini makin cantik dan fungsional sebagai wisata sejarah,” tambah Kurniawati.

(Foto: Ist)

Daya Tarik Edukatif dan Budaya

Tak sekadar memotret bangunan tua, wisatawan juga bisa mengikuti tur sejarah, lokakarya kreatif, hingga event budaya yang kerap digelar secara berkala. Nuansa kampung yang tenang namun penuh cerita masa lampau menjadikannya cocok untuk pelajar, peneliti, hingga pecinta arsitektur kolonial.

Kampung Heritage Kayutangan bukan hanya tentang bangunan, tapi juga tentang identitas warga kota yang ingin melestarikan nilai sejarah dengan pendekatan modern dan inklusif. (Had/Arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Kampung Heritage KayutanganKayutangan Heritage

BERITA TERBARU

Wali Kota Malang dan Kalapas Bahas Sinergi Pemasyarakatan

Waspada Penipuan KUR BRI, Pengajuan Tidak Pernah Ditawarkan Online

TNI dan Warga Kompak Bersihkan Pantai Keakwa Mimika

Pemkot Batu Jawab Tiga Raperda di Sidang Paripurna DPRD

Brahim Diaz Makin Bersinar sebagai Kreator Serang Real Madrid

Razia Pajak Kendaraan di Kota Batu, Tim Gabungan Jaring 39 Pelanggar

Indonesia Kini Punya Rudal Meteor, Senjata Andalan Jet Rafale

Siswa SD Islam Al-Ulum Belajar Hukum di Kejari Kota Malang

Polisi Tangkap Dua Pencuri Jeruk di Malang, Satu Pelaku Residivis

Haul ke-134 KH Abdul Karim Alkarimi Gresik, Ini Rangkaian Acaranya

Prev Next

POPULER HARI INI

Razia Pajak Kendaraan di Kota Batu, Tim Gabungan Jaring 39 Pelanggar

6 Pemain Lampaui Gelar La Liga Cristiano Ronaldo, Termasuk Lamine Yamal

DPRD Soroti Izin Toko Minol di Malang, Pemkot Diminta Tak Berlindung di Balik OSS

Indonesia Kini Punya Rudal Meteor, Senjata Andalan Jet Rafale

Brahim Diaz Makin Bersinar sebagai Kreator Serang Real Madrid

BERITA LAINNYA

Wali Kota Malang dan Kalapas Bahas Sinergi Pemasyarakatan

Waspada Penipuan KUR BRI, Pengajuan Tidak Pernah Ditawarkan Online

TNI dan Warga Kompak Bersihkan Pantai Keakwa Mimika

Pemkot Batu Jawab Tiga Raperda di Sidang Paripurna DPRD

Brahim Diaz Makin Bersinar sebagai Kreator Serang Real Madrid

Razia Pajak Kendaraan di Kota Batu, Tim Gabungan Jaring 39 Pelanggar

Indonesia Kini Punya Rudal Meteor, Senjata Andalan Jet Rafale

Siswa SD Islam Al-Ulum Belajar Hukum di Kejari Kota Malang

Polisi Tangkap Dua Pencuri Jeruk di Malang, Satu Pelaku Residivis

Haul ke-134 KH Abdul Karim Alkarimi Gresik, Ini Rangkaian Acaranya

Prev Next

POPULER MINGGU INI

DPRD Soroti Izin Toko Minol di Malang, Pemkot Diminta Tak Berlindung di Balik OSS

Kisah Zubaedah Bertahan di Lorong Pasar Kebalen yang Sunyi

Dugaan Penyelewengan Program Bongkar Ratoon Tebu di Malang Disorot DPRD

Wayang Kulit di Trowulan Mojokerto, Kosgoro 57 Gaungkan Persatuan

Keluarga Purnawirawan TNI di Malang Mengadu ke DPRD soal Rencana Penertiban Rumah

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved