email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Sabtu, 29 Agustus 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

41 Kasus Suspek Chikungunya di Gresik, Dinkes Minta Warga Waspada

by Sudasir Al Ayyubi
6 Mei 2026

JAVASATU.COM- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gresik mencatat sebanyak 41 kasus suspek chikungunya sepanjang awal tahun 2026. Kasus ini tersebar di sejumlah wilayah dan meningkat seiring musim pancaroba.

Ilustrasi Tim Dinkes Gresik sedang melakukan Fogging di Kecamatan Bungah. (Foto: Ist)

Lonjakan kasus tersebut membuat masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk.

“Di awal tahun 2026 sudah tercatat 41 orang dengan gejala chikungunya,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Gresik, dr. Puspitasari Wardani, Senin (4/5/2026) lalu.

Dari jumlah tersebut, kasus terbanyak ditemukan di Kecamatan Bungah dengan 22 orang pada Maret 2026. Sementara di Kecamatan Kebomas tercatat 19 orang pada April 2026.

“Sebaran kasus ada di Bungah dan Kebomas, dengan laporan yang masuk pada Maret dan April,” jelasnya.

Chikungunya merupakan penyakit akibat virus yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Penyakit ini umumnya menimbulkan gejala demam dan nyeri sendi.

“Gejala yang sering muncul antara lain demam, nyeri otot dan sendi, pembengkakan sendi, sakit kepala, tubuh lemah, serta mual,” kata Puspitasari.

BacaJuga :

PKG Gresik Capai 28,8 Persen, Targetkan 46 Persen hingga Desember 2026

JKN Aktif di Kabupaten Malang Baru 66,44 Persen, Dewan Soroti Kematian Bayi

Meski sebagian besar pasien dapat sembuh dalam waktu sekitar satu minggu, pada beberapa kasus nyeri sendi bisa berlangsung lebih lama, bahkan hingga berbulan-bulan.

“Nyeri sendi biasanya membaik dalam 1–2 minggu, tapi ada juga yang berlangsung lebih lama,” ujarnya.

Untuk penanganan, Dinkes menyebut pengobatan chikungunya bersifat simptomatis, yakni hanya untuk meredakan gejala.

“Penanganan dilakukan dengan obat penurun demam seperti parasetamol dan antiinflamasi untuk nyeri sendi,” jelasnya.

Dinkes Gresik juga mengimbau masyarakat untuk melakukan langkah pencegahan melalui Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan metode 3M Plus.

“Langkahnya seperti menguras, menutup, dan mendaur ulang barang yang berpotensi menjadi sarang nyamuk,” tegasnya.

Selain itu, masyarakat juga disarankan menggunakan larvasida, tanaman pengusir nyamuk, serta obat anti nyamuk untuk menekan risiko penularan.

“Jika mengalami gejala yang mengarah ke chikungunya, segera periksa ke fasilitas kesehatan agar mendapat penanganan dan mencegah penyebaran,” pungkasnya. (bas/nuh)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: ChikungunyaDinkes GresikKabupaten Gresikkesehatan

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Hasil Lengkap Piala Panglima TNI 2026, PBV AL dan PBV AD Juara

Barcelona Belum Menyerah Kejar Julian Alvarez di Bursa Musim Panas

Jambore Pramuka Balongpanggang, Ini Pesan Wabup Gresik

Jaga Pesisir dari Abrasi, JMSI Sumenep Tanam Ribuan Mangrove

Didik Sucahyo Eks Elpamas Luncurkan Single D-Bass Project di Malang

Fadli Zon Bakal Jadi Pembicara di Peluncuran Antologi 81 Penyair “Merdeka Katamu”

Puluhan Motor Klasik Mejeng di MCC, Puncak Acara Digelar Besok

Menhut Minta OMC Maksimalkan Awan Hujan Riau 30 Agustus-1 September

HUT ke-78 Polwan, Polres Batu Bagikan Sembako untuk Pengemudi Ojol

Pemerintah Luncurkan PLTS 100 GWp, PLN Dinilai Jadi Kunci Kedaulatan Energi Nasional

Prev Next

POPULER HARI INI

BLT DBHCHT Rp900 Ribu Cair di Wringinanom, Bupati Yani Ajak Warga Bersuara

Praperadilan Febrie Adriansyah Ditolak, Massa Mahasiswa Apresiasi Hakim PN Jaksel

Isu Skandal Wakil Bupati Sumedang Viral, KDM Bentuk Tim Investigasi

Pemasangan Atap Stadion Gelora Daha Jayati Kediri Ditarget Rampung November

Tambang Galian C dan Tambak Udang Modern Gresik Utara, Izin hingga Reklamasi Jadi Perhatian

BERITA LAINNYA

Hasil Lengkap Piala Panglima TNI 2026, PBV AL dan PBV AD Juara

Barcelona Belum Menyerah Kejar Julian Alvarez di Bursa Musim Panas

Jambore Pramuka Balongpanggang, Ini Pesan Wabup Gresik

Jaga Pesisir dari Abrasi, JMSI Sumenep Tanam Ribuan Mangrove

Didik Sucahyo Eks Elpamas Luncurkan Single D-Bass Project di Malang

Fadli Zon Bakal Jadi Pembicara di Peluncuran Antologi 81 Penyair “Merdeka Katamu”

Puluhan Motor Klasik Mejeng di MCC, Puncak Acara Digelar Besok

Menhut Minta OMC Maksimalkan Awan Hujan Riau 30 Agustus-1 September

HUT ke-78 Polwan, Polres Batu Bagikan Sembako untuk Pengemudi Ojol

Pemerintah Luncurkan PLTS 100 GWp, PLN Dinilai Jadi Kunci Kedaulatan Energi Nasional

Prev Next

POPULER MINGGU INI

5 Kriteria Cat Tembok yang Bagus untuk Interior, Anti Jamur hingga Tahan Gesekan

BLT DBHCHT Rp900 Ribu Cair di Wringinanom, Bupati Yani Ajak Warga Bersuara

Pemasangan Atap Stadion Gelora Daha Jayati Kediri Ditarget Rampung November

Praperadilan Febrie Adriansyah Ditolak, Massa Mahasiswa Apresiasi Hakim PN Jaksel

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved