email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Rabu, 6 Mei 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

41 Kasus Suspek Chikungunya di Gresik, Dinkes Minta Warga Waspada

by Sudasir Al Ayyubi
6 Mei 2026

JAVASATU.COM- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gresik mencatat sebanyak 41 kasus suspek chikungunya sepanjang awal tahun 2026. Kasus ini tersebar di sejumlah wilayah dan meningkat seiring musim pancaroba.

Ilustrasi Tim Dinkes Gresik sedang melakukan Fogging di Kecamatan Bungah. (Foto: Ist)

Lonjakan kasus tersebut membuat masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk.

“Di awal tahun 2026 sudah tercatat 41 orang dengan gejala chikungunya,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Gresik, dr. Puspitasari Wardani, Senin (4/5/2026) lalu.

Dari jumlah tersebut, kasus terbanyak ditemukan di Kecamatan Bungah dengan 22 orang pada Maret 2026. Sementara di Kecamatan Kebomas tercatat 19 orang pada April 2026.

“Sebaran kasus ada di Bungah dan Kebomas, dengan laporan yang masuk pada Maret dan April,” jelasnya.

Chikungunya merupakan penyakit akibat virus yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Penyakit ini umumnya menimbulkan gejala demam dan nyeri sendi.

“Gejala yang sering muncul antara lain demam, nyeri otot dan sendi, pembengkakan sendi, sakit kepala, tubuh lemah, serta mual,” kata Puspitasari.

Meski sebagian besar pasien dapat sembuh dalam waktu sekitar satu minggu, pada beberapa kasus nyeri sendi bisa berlangsung lebih lama, bahkan hingga berbulan-bulan.

“Nyeri sendi biasanya membaik dalam 1–2 minggu, tapi ada juga yang berlangsung lebih lama,” ujarnya.

BacaJuga :

Dinkes Kota Malang Waspadai ‘Ibu Hamil Tersembunyi’ dan Risiko BBLR

Stunting Stagnan di 8 Persen, Wawali Kota Malang Instruksikan Lurah dan Camat Jemput Bola

Untuk penanganan, Dinkes menyebut pengobatan chikungunya bersifat simptomatis, yakni hanya untuk meredakan gejala.

“Penanganan dilakukan dengan obat penurun demam seperti parasetamol dan antiinflamasi untuk nyeri sendi,” jelasnya.

Dinkes Gresik juga mengimbau masyarakat untuk melakukan langkah pencegahan melalui Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan metode 3M Plus.

“Langkahnya seperti menguras, menutup, dan mendaur ulang barang yang berpotensi menjadi sarang nyamuk,” tegasnya.

Selain itu, masyarakat juga disarankan menggunakan larvasida, tanaman pengusir nyamuk, serta obat anti nyamuk untuk menekan risiko penularan.

“Jika mengalami gejala yang mengarah ke chikungunya, segera periksa ke fasilitas kesehatan agar mendapat penanganan dan mencegah penyebaran,” pungkasnya. (bas/nuh)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: ChikungunyaDinkes GresikKabupaten Gresikkesehatan

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

JIIPE Gresik Serahkan Kantor Polisi, Perkuat Pengamanan Obvitnas

Dai Malang Soroti Dugaan Pelecehan Pati: “Agama Harus Jadi Pelindung, Bukan Tameng Kejahatan”

Kejari Kota Malang Edukasi Pedagang Pasar, Soroti Pungli hingga Pinjol Ilegal

41 Kasus Suspek Chikungunya di Gresik, Dinkes Minta Warga Waspada

OPINI: Dilema Fiskal, Negara vs UMKM

Buron Setahun, DPO Curanmor Malang Diciduk saat Nongkrong Santai di Warung

Dikawal LIRA, Sertipikat TKD Dahanrejo Gresik Kembali ke Desa

OPINI: Gaya Elit, APBN Sulit

Dinkes Kota Malang Waspadai ‘Ibu Hamil Tersembunyi’ dan Risiko BBLR

Stunting Stagnan di 8 Persen, Wawali Kota Malang Instruksikan Lurah dan Camat Jemput Bola

Prev Next

POPULER HARI INI

Pengosongan Rumah Dinas di Slipi, 12 Unit Ditertibkan untuk Prajurit TNI Aktif

APS Naik Tajam, Pemkot Malang Curigai Data Tak Valid

260 Pesilat Bertarung, IPSI Kabupaten Malang Tekankan Prestasi Tanpa Permusuhan

SMK Ardjuna 2 Malang Gandeng Industri, Jadi Jembatan Lulusan ke Dunia Kerja

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

BERITA LAINNYA

JIIPE Gresik Serahkan Kantor Polisi, Perkuat Pengamanan Obvitnas

Dai Malang Soroti Dugaan Pelecehan Pati: “Agama Harus Jadi Pelindung, Bukan Tameng Kejahatan”

Kejari Kota Malang Edukasi Pedagang Pasar, Soroti Pungli hingga Pinjol Ilegal

41 Kasus Suspek Chikungunya di Gresik, Dinkes Minta Warga Waspada

OPINI: Dilema Fiskal, Negara vs UMKM

Buron Setahun, DPO Curanmor Malang Diciduk saat Nongkrong Santai di Warung

Dikawal LIRA, Sertipikat TKD Dahanrejo Gresik Kembali ke Desa

OPINI: Gaya Elit, APBN Sulit

Dinkes Kota Malang Waspadai ‘Ibu Hamil Tersembunyi’ dan Risiko BBLR

Stunting Stagnan di 8 Persen, Wawali Kota Malang Instruksikan Lurah dan Camat Jemput Bola

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Pengosongan Rumah Dinas di Slipi, 12 Unit Ditertibkan untuk Prajurit TNI Aktif

APS Naik Tajam, Pemkot Malang Curigai Data Tak Valid

260 Pesilat Bertarung, IPSI Kabupaten Malang Tekankan Prestasi Tanpa Permusuhan

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Hardiknas 2026, Prof Barizi Tekankan Pendidikan Bermutu Harus Bangun Karakter dan Nilai Ketuhanan

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved