JAVASATU.COM- Pengelola kawasan industri Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE) Gresik resmi menyerahkan kantor kepolisian khusus untuk pengamanan objek vital nasional (Obvitnas) di kawasan Manyar, Kabupaten Gresik. Langkah ini dilakukan sebagai upaya memperkuat sistem keamanan di kawasan industri strategis nasional.

Penyerahan fasilitas tersebut menjadi bagian dari komitmen JIIPE dalam mendukung stabilitas keamanan dan kelancaran aktivitas industri di dalam kawasan.
“Fasilitas ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pengelola kawasan dan aparat kepolisian, sehingga memberikan kontribusi nyata bagi operasional industri,” ujar Advisor Dirut PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS), Brigjen (Purn) Budi Yuwono, Selasa (5/5/2026) kemarin.
Kantor kepolisian yang dibangun di dalam kawasan JIIPE ini dilengkapi berbagai fasilitas modern berbasis teknologi, mulai dari perangkat keamanan, sistem pengawasan, hingga armada operasional.
“Fasilitas ini disiapkan untuk menunjang kinerja personel dalam menjaga keamanan kawasan industri yang terus berkembang,” jelasnya.
Dukungan sarana ini juga mendapat apresiasi dari Direktorat Pengamanan Objek Vital (Dirpamobvit) Polda Jawa Timur yang menilai kehadiran kantor tersebut krusial dalam menghadapi potensi kerawanan.
“Dukungan ini akan kami optimalkan untuk meningkatkan kualitas pengamanan, termasuk mengantisipasi ancaman konvensional maupun berbasis teknologi,” ujar Dirpamobvit Polda Jatim, Kombes Pol Wawan Kristyanto.
Ke depan, pengamanan kawasan JIIPE akan dilakukan secara terpadu oleh Polda Jatim dan Polres Gresik guna menciptakan iklim investasi yang aman dan kondusif.
“Sinergi ini penting untuk memastikan keamanan kawasan tetap terjaga,” katanya.
Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menyebut kehadiran kantor polisi ini akan memperkuat upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di kawasan industri.
“Dengan adanya kantor kepolisian ini, pengamanan di kawasan JIIPE diharapkan semakin optimal dan mampu menciptakan situasi yang aman serta terkendali,” ujarnya.
Setelah penyerahan, personel kepolisian akan langsung ditempatkan untuk menjalankan operasional pengamanan di kawasan tersebut.
“Personel akan disiagakan untuk memastikan keamanan kawasan berjalan maksimal,” pungkasnya. (bas/arf)