email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Sabtu, 18 April 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Gus Idris Lawan Jin Impor Hingga Rajanya Jin (3)

by Agung Baskoro
13 Juli 2020

Javasatu,Malang- Menyembuhkan pasien yang terkena serangan ilmu hitam (santet) tidak serta merta bebas dari serangan lawan. Gus Idris. Pria 30 tahun pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Thoriqul Jannah di Desa Babadan, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang, mengisahkan dirinya berjuang melawan jin bukan dari dalam negeri saja tapi jin yang berasal dari Malaysia, Singapura, Hongkong hingga Timur Tengah.

Gus Idris saat menolong pasiennya (Foto : Agung-Javasatu.com)

Menurut pria ramah berberkacamata itu, khodam jin yang paling kuat selama ini adalah dari Timur Tengah. Terutama, Jin Laut Merah.

“Jin laut merah ini sangat kuat dan liar. Tidak mudah menyembuhkan seseorang yang raganya sudah dikuasai jin Timur Tengah ini. Ada amalan dan asma khusus yang harus kita kuasai” jelasnya.

Cerita Sebelumnya:

Jawa Timur

Gus Idris, Pilih Dakwah Melalui Youtube (1)

12 Juli 2020
Jawa Timur

Gus Idris Sweeping Dukun Live di Channel Youtubenya (2)

12 Juli 2020

Tak jarang usai penyembuhan pasien non medis atas ulah mahkluk astral, serangan datang kepada dirinya dan keluarganya.

“Mereka ini (Para Dukun), tahu betul kelemahan kita. Kita diserang itu hampir sering. Kadang yang kena keluarga. Tapi Alhamdulillah, kami bisa membentenginya. Bahkan ada dukun yang menyaru pasien ke rumah, sambil membawa tanah kuburan. Itu pernah juga. Tapi selama tidak membahayakan kami ya kita biarkan saja” ujar Gus Idris.

Gus Idris juga mengisahkan lagi, pertarungan untuk proses penyembuhan yang sangat menyusahkan, adalah ketika melawan ribuan jin. Saat di Pasuruan, Gus Idris bahkan harus bertempur dengan ratusan jin yang salah satu diantara mereka, tentara dari rajanya jin yakni Dajjal.

“Satu pasien kami sewaktu di Pasuruan, mempelajari amalan-amalan dari internet. Karena tak kuat, khodam jin yang masuk salah satunya adalah tentaranya Dajjal. Tipikal jin dari pasukan Dajjal ini melukai dan membunuh. Mereka tahu dimana ada benda besi, langsung disambar dan coba ditusukkan. Mediator kami sampai merayap ke dinding” kenang Gus Idris.

Karakteristik santet yang hinggap ditubuh seseorang, lanjut Gus Idris, punya tingkatan berbeda ketika proses penyembuhan dilakukan.

BacaJuga :

MTQ XXXII Gresik 2026 Digelar, Target Pertahankan Juara Umum Jatim

Rakernas DPP Pena Da’i Nusantara Dorong Penyuluh Jadi Arsitek Dakwah Digital

“Kalau khodam yang masuk jumlahnya sedikit, proses penyembuhannya mungkin cukup cepat. Namun ada juga yang sampai berminggu-minggu. Kalau sudah seperti itu, biasanya jumlah khodamnya sangat banyak. Bisa mencapai ribuan” beber Gus Idris.

Saat ini ada pasien dalam pengawasan dan penyembuhan Gus Idris, dua orang perempuan. Satu orang berasal dari Kalimantan. Satu orang lagi dari Pulau Madura.

Kondisi perempuan asal Kalimantan ini, perutnya membesar. Sudah lebih dari satu bulan ia harus menginap di surau dikomplek Ponpes Thoriqul Jannah.

“Pertama kali dia datang perutnya sangat besar. Sudah satu bulan disini. Kami harus menangani secara bertahap. Karena jumlah khodam atau jin yang masuk dalam raganya, lebih dari seribu jin. Kita hilangkan khodamnya secara perlahan” ucapnya.

Untuk mempermudah proses penyembuhan, Gus Idris membutuhkan mediator yang diambil dari para santrinya. Termasuk para dukun yang sudah bertobat.

“Mediator yang kita siapkan untuk melawan para khodam ini kita cek kesehatannya. Tidak boleh ada mediator yang punya riwayat sakit seperti jantung. Karena resiko seorang mediator sangat tinggi. Bisa jebol jantung dan organ tubuhnya apabila tidak siap menerima serangan gaib” pungkas Gus Idris. (Agb/Arf) (bersambung)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Comments 1

  1. Ping-balik: Gus Idris Tertembak, Polda Jatim: Itu Hoaks - Jawa Timur - Javasatu

BERITA TERBARU

TNI Tegaskan Dua Insiden Penembakan di Papua Berbeda, Tidak Saling Berkaitan

Aksi KKB Tewaskan 12 Orang, Warga Sinak Terpaksa Mengungsi

JNF Sepakat dengan BRIN, PLTSa Bantargebang Dinilai Mendesak

MTQ XXXII Gresik 2026 Digelar, Target Pertahankan Juara Umum Jatim

Rakernas DPP Pena Da’i Nusantara Dorong Penyuluh Jadi Arsitek Dakwah Digital

Emo Revival Indonesia Kembali Lewat Revolution Autumn #3 Usai Vakum 10 Tahun

Kalapas Malang Berganti, Teguh Pamuji Pamit, Christo Toar Resmi Menjabat

Ngopi Filantropi Lazisnu Dukun Tekankan Transparansi ZIS

TNI Perkuat Pengamanan Freeport Pasca Serangan KKB, Panser Anoa Disiagakan

Keris Jadi Pemersatu Nusantara, DPRD Kaltim Ajak Generasi Muda Peduli

Prev Next

POPULER HARI INI

Keris Presiden Prabowo Dipamerkan di Bakorwil Malang

Kementerian Kebudayaan RI Dorong Digitalisasi Keris untuk Generasi Muda

Tiga Desa di Kecamatan Manyar Jadi Pilot Project Desa Cantik Gresik 2026

Polri Adalah Alat Negara, Analis Nilai MK Tepat Tolak Batas Masa Jabatan Kapolri

Kabupaten Gresik Jadi Magnet Investasi, Bupati Yani Beberkan Kuncinya

BERITA LAINNYA

TNI Tegaskan Dua Insiden Penembakan di Papua Berbeda, Tidak Saling Berkaitan

Aksi KKB Tewaskan 12 Orang, Warga Sinak Terpaksa Mengungsi

JNF Sepakat dengan BRIN, PLTSa Bantargebang Dinilai Mendesak

Rakernas DPP Pena Da’i Nusantara Dorong Penyuluh Jadi Arsitek Dakwah Digital

Emo Revival Indonesia Kembali Lewat Revolution Autumn #3 Usai Vakum 10 Tahun

TNI Perkuat Pengamanan Freeport Pasca Serangan KKB, Panser Anoa Disiagakan

Analis: Rakernis Divkum 2026 Perkuat Peran Polri Presisi sebagai Pilar Keadilan Humanis

TNI Evakuasi 8 Korban Helikopter Jatuh di Sekadau, Libatkan Ratusan Personel dan Super Puma

LAKSI Dukung Putusan Praperadilan Indra Iskandar, Minta KPK Pulihkan Nama Baik

Rakernas Taekwondo 2026 Ditutup, Ketum: Musuh adalah Hadiah Bagimu

Prev Next

POPULER MINGGU INI

KKI Jatim Juara Umum Kejurprov FORKI 2026, Borong 9 Emas di Malang

Tiga Desa di Kecamatan Manyar Jadi Pilot Project Desa Cantik Gresik 2026

DPRD Kota Malang Sahkan 3 Perda, Atur Parkir hingga Pemajuan Kebudayaan

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Pelaku Budaya Malang Tolak Baju Khas Daerah, Desak SK Wali Kota Dicabut

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved