email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Sabtu, 16 Mei 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Forkopimda Kabupaten Malang Lakukan Rapid Test Covid-19 ke Pedagang Pasar

by Agung Baskoro
17 April 2020

JAVASATU.COM-MALANG- Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Malang untuk pertama kali melakukan rapid test Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) ke sejumlah masyarakat. Tempat pertama yang dilakukan rapid test yaitu Pasar Lawang.

Sumarliah, pedagang pasar Lawang saat di rapid test yang dilakukan opeh Forkopimda kabupaten Malang (Foto : Agung-Javasatu.com)

Sebelum melakukan rapid test, Forkopimda terlebih dahulu sosialisasi ke pedagang dan pembeli terkait cara menangkal virus corona.

Sumarliah, salahsatu pedagang pasar Lawang, usai diambil darahnya untuk di test, mengaku jika baru pertama kali mengikuti rapid test tersebut. Sumarliah pun terlihat cukup antusias mengikuti rapid test yang dilakukan oleh tim medis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Malang itu.

“Iya baru pertama ini. Tadi di tes darah, tes kesehatan” kata wanita asal Sumbermanjing Wetan itu. Kamis (16/4/2020).

Perlu diketahui rapid test itu merupakan metode screening awal untuk mendeteksi antibodi, yaitu IgM dan IgG, yang diproduksi oleh tubuh untuk melawan Covid-19.

Pasar Lawang Jadi Percontohan Rapid Test Untuk Daerah Kabupaten Malang

Jajaran Forkopimda kabupaten Malang saat melalukan rapid test di pasar Lawang. (Foto : Agung-Javasatu.com)

Dalam pengambilan rapid test di Pasar Lawang, Forkopimda hanya mengambil 7 orang dan hasilnya semua negatif terjangkit Covid-19. Rapid test itu sendiri cukup cepat, hanya butuh waktu sekitar 10 menit, hasilnya bisa langsung diketahui.

Video Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar dan Ketua DPRD Kabupaten Malang saat memberikan sosialisasi ke pedagang pasar Lawang

Ketua DPRD Kabupaten Malang, Didik Gatot Subroto menyatakan, dipilihnya Pasar Lawang sebagai lokasi rapid test pertama lantaran di tempat tersebut mobilitas masyarakat cukup tinggi dan tidak menutup kemungkinan terjadinya penyebaran Covid-19.

BacaJuga :

Pemkab Malang Kumpulkan Seluruh OPD Usai Polemik Surat

Sekda Kabupaten Malang Tekankan Good Governance dan Tertib Administrasi

“Salah satunya kita menetapkan Pasar Lawang. Pasar ini kan juga menjadi pasar 24 jam, mobilisasi perbelanjaan disini sangat tinggi” ujar Didik.

Masih ditempat yang sama, Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar, rapid test ini memang tidak bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat, Forkopimda hanya mengambil beberapa sampel saja.

“Langkah yang kita lakukan adalah pencegahan, kita menyarankan mereka untuk menggunakan masker, kemudian kita himbau warga yang ada di pasar untuk memperhatikan prinsip Physical Distancing, kemudian kita juga membuat terobosan kita laksanakan rapid test secara random” pungkas Hendri. (Agb/Arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

BERITA TERBARU

Pemkab Malang Kumpulkan Seluruh OPD Usai Polemik Surat

Sekda Kabupaten Malang Tekankan Good Governance dan Tertib Administrasi

Rp343 Miliar Digelontorkan untuk Jalan Wisata Malang Selatan

100 Bidang Tanah Hambat Proyek Jalan Malang Selatan

Proyek Jalan Gondanglegi-Balekambang Molor hingga Akhir 2026

Libur Panjang, Wisatawan Diminta Hindari Jalur Gondanglegi-Bantur

Leo A Permana Dilantik Jadi Ketua IKADIN Jatim, Fokus Bela Kaum Marginal

OPINI: Kota Batu Aman dari Begal: “Jangan Mudah Terprovokasi Hoaks Media Sosial”

“Coba Lagi” Kidunghara Lahir dari Ide Saat Naik Motor

PWI Malang Raya soal Film Pesta Babi: Demokrasi Butuh Kedewasaan Berpikir

Prev Next

POPULER HARI INI

Kisah Zubaedah Bertahan di Lorong Pasar Kebalen yang Sunyi

Dugaan Penyelewengan Program Bongkar Ratoon Tebu di Malang Disorot DPRD

OPINI: Kota Batu Aman dari Begal: “Jangan Mudah Terprovokasi Hoaks Media Sosial”

DPRD Soroti Izin Toko Minol di Malang, Pemkot Diminta Tak Berlindung di Balik OSS

Relokasi Pasar Gadang Malang, Pedagang Akui Omzet Sempat Turun

BERITA LAINNYA

Pemkab Malang Kumpulkan Seluruh OPD Usai Polemik Surat

Sekda Kabupaten Malang Tekankan Good Governance dan Tertib Administrasi

Rp343 Miliar Digelontorkan untuk Jalan Wisata Malang Selatan

100 Bidang Tanah Hambat Proyek Jalan Malang Selatan

Proyek Jalan Gondanglegi-Balekambang Molor hingga Akhir 2026

Libur Panjang, Wisatawan Diminta Hindari Jalur Gondanglegi-Bantur

Leo A Permana Dilantik Jadi Ketua IKADIN Jatim, Fokus Bela Kaum Marginal

OPINI: Kota Batu Aman dari Begal: “Jangan Mudah Terprovokasi Hoaks Media Sosial”

“Coba Lagi” Kidunghara Lahir dari Ide Saat Naik Motor

PWI Malang Raya soal Film Pesta Babi: Demokrasi Butuh Kedewasaan Berpikir

Prev Next

POPULER MINGGU INI

DPRD Soroti Izin Toko Minol di Malang, Pemkot Diminta Tak Berlindung di Balik OSS

Kisah Zubaedah Bertahan di Lorong Pasar Kebalen yang Sunyi

Wayang Kulit di Trowulan Mojokerto, Kosgoro 57 Gaungkan Persatuan

Relokasi Pasar Gadang Malang, Pedagang Akui Omzet Sempat Turun

APS Naik Tajam, Pemkot Malang Curigai Data Tak Valid

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved