JAVASATU.COM- PT Jasamarga Pandaan Malang (JPM) mencatat lonjakan volume kendaraan selama libur Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/ 2026 Masehi. Sebanyak 164.081 kendaraan melintas di ruas Tol Pandaan-Malang pada periode H-1 hingga H+1 Iduladha atau 26-28 Mei 2026.

Jumlah tersebut meningkat 6,6 persen dibandingkan lalu lintas normal 2026 yang tercatat sebanyak 153.876 kendaraan.
General Manager Operasi PT Jasamarga Pandaan Malang, Muhammad Reza Pahlevi Guntur, mengatakan peningkatan arus kendaraan terjadi baik menuju maupun meninggalkan wilayah Malang dan Kota Batu selama masa libur panjang IdulaAdha.
“Peningkatan kendaraan libur Hari Raya IdulaAdha 2026 signifikan dibandingkan normal baik yang menuju maupun meninggalkan Malang dan Batu,” kata Reza dalam keterangannya, Jumat (29/5/2026).
Meski terjadi lonjakan kendaraan, JPM memastikan pelayanan dan kelancaran lalu lintas tetap menjadi prioritas selama periode libur.
“Kepadatan lalu lintas di gerbang tol akan kami upayakan agar selalu aman, nyaman, dan lancar dengan melakukan rekayasa distribusi antrean di gerbang tol yang efektif dan memaksimalkan penggunaan Mobile Reader,” ujarnya.
Selain pengaturan lalu lintas di gerbang tol, JPM juga melakukan penataan area istirahat untuk mengantisipasi kepadatan pengguna jalan saat puncak arus libur.
“Kami juga melakukan penataan dan pengaturan parkir di rest area untuk mengoptimalkan kapasitas rest area saat peak season serta memperhatikan pelayanan optimal kepada pengguna jalan,” tambahnya.
Berdasarkan data JPM, Gerbang Tol (GT) Singosari menjadi titik dengan kenaikan lalu lintas tertinggi selama libur Iduladha 2026.
Sebanyak 40.094 kendaraan tercatat memasuki Malang melalui GT Singosari atau naik 14,6 persen dibanding kondisi normal sebanyak 34.991 kendaraan. Sementara kendaraan yang keluar Malang melalui GT Singosari mencapai 36.920 kendaraan atau naik 14,3 persen dari kondisi normal 32.308 kendaraan.
Di GT Purwodadi, kendaraan yang masuk ke Malang tercatat sebanyak 9.301 unit atau naik 5,98 persen dibanding lalu lintas normal sebanyak 8.776 kendaraan.
Sedangkan kendaraan yang keluar Malang melalui GT Purwodadi mencapai 9.686 kendaraan atau meningkat 9,20 persen dibanding kondisi normal sebanyak 8.870 kendaraan.
Sementara itu, GT Malang juga mengalami kenaikan kendaraan masuk sebesar 8,7 persen dengan total 17.306 kendaraan dibanding kondisi normal 15.916 kendaraan.
Namun, sejumlah gerbang tol lainnya justru mengalami penurunan volume kendaraan. Di GT Lawang, kendaraan masuk Malang tercatat turun 3,27 persen menjadi 8.255 kendaraan dibanding kondisi normal sebanyak 8.534 kendaraan.
Adapun kendaraan keluar Malang melalui GT Lawang turun 10,15 persen menjadi 9.858 kendaraan dari kondisi normal sebanyak 10.972 kendaraan.
Penurunan serupa juga terjadi di GT Pakis. Kendaraan yang masuk Malang melalui GT Pakis tercatat sebanyak 9.313 kendaraan atau turun 3,44 persen dibanding kondisi normal sebanyak 9.645 kendaraan.
Sedangkan kendaraan keluar Malang melalui GT Pakis mencapai 8.514 kendaraan atau turun 4,25 persen dibanding lalu lintas normal sebanyak 8.892 kendaraan.
JPM mengimbau pengguna jalan tol mempersiapkan perjalanan dengan baik guna menghindari kendala selama perjalanan libur panjang.
“Pastikan kendaraan dalam kondisi prima, saldo uang elektronik mencukupi, serta manfaatkan rest area jika lelah berkendara,” ujar Reza.
Pengguna jalan tol juga dapat mengakses layanan informasi dan bantuan melalui One Call Center Jasa Marga di nomor 133 maupun aplikasi Travoy 4.5 yang tersedia di iOS dan Android. (dop/saf)