email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Kamis, 11 Juni 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Gerakan Kebudayaan “Malang Mbalik Adem” Digelorakan, Ribuan Pohon Alpukat Ditanam

by Wahyu Eko Setiawan
2 Februari 2025

JAVASATU.COM-MALANG- Gerakan Kebudayaan Malang Mbalik Adem resmi digelorakan dalam acara Bhakti Alumni Sekolah Pertanian Menengah Atas Negeri (SPMAN) Malang, Minggu (2/2/2025).

Musyawarah Gerakan Kebudayaan Malang Mbalik Adem. (Foto: Ist)

Bertempat di Sekolah Budaya Tunggulwulung, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, puluhan alumni SPMAN bersama pegiat lingkungan, budayawan, dan aktivis pelestarian punden berkumpul untuk mendukung program ini.

Ketua Presidium Komite Kebudayaan Kota Malang sekaligus Pemangku Sekolah Budaya Tunggulwulung, Kolik Nuriadi, menegaskan, gerakan ini memiliki tujuan utama mengembalikan Malang kembali Sejuk.

“Gerakan ini bertujuan mengembalikan kesejukan Kota Malang melalui penanaman pohon di berbagai titik. Kami ingin masyarakat semakin sadar akan pentingnya lingkungan hijau,” ujar Kolik.

Diuraikan, berdasarkan catatan yang ada, gerakan penghijauan di Kota Malang sebenarnya telah berlangsung sejak era kepemimpinan Wali Kota Peni Suparto (2003–2013) dengan penanaman pohon Tayuman.

Dilanjutkan oleh Wali Kota Abah Anton (2013–2018) yang menanam beragam jenis pohon, dan Wali Kota Sutiaji (2018–2023) yang fokus pada pohon Jampinang.

Wakil Wali Kota Malang periode 2021–2024, Sofyan Edi Jarwoko, kemudian menggencarkan penanaman lebih dari 20 ribu pohon Pule.

Kolik menegaskan, memasuki tahun 2025, Gerakan Kebudayaan Malang Mbalik Adem menetapkan pohon alpukat sebagai fokus utama penghijauan.

“Pemilihan alpukat didasarkan pada berbagai manfaatnya, mulai dari penyediaan oksigen, penurunan suhu kota, hingga potensi ekonomi dan ketahanan pangan. Program ini juga diharapkan membantu penanganan stunting di Kota Malang,” urai Kolik.

Penanaman dan Pemupukan Eco Enzim Bibit Pohon Alpukat. (Foto: Ist)

Wali Kota Malang Terpilih, Wahyu Hidayat menegaskan bahwa gerakan ini tidak hanya sebatas penghijauan, tetapi juga bagian dari strategi pemberdayaan masyarakat.

BacaJuga :

Kejurkot Catur Wali Kota Malang 2026, Ratusan Atlet Junior dan Senior Adu Strategi

Malang Futsal League 2026 Jadi Ajang Buru Bibit Atlet Muda

“Penanaman alpukat akan mendukung ketahanan pangan, mengatasi stunting, dan meningkatkan ekonomi warga. Kita bisa menjadikan Malang sebagai ‘Kota Alpukat’ di masa depan,” katanya.

Ia juga menegaskan, ke depan, Gerakan Kebudayaan Malang Mbalik Adem akan terus diperluas dengan memanfaatkan lahan-lahan kosong, taman kota, serta area sempadan sungai untuk menanam lebih banyak pohon alpukat.

“Warga juga didorong untuk ikut serta dengan menanam alpukat di pekarangan rumah mereka,” tegasnya.

Perlu diketahui, gerakan ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, antara lain, akademisi Prof. Mohammad Bisri, serta tokoh masyarakat lainnya yang tergabung dalam Dewan Pembina Gerakan Kebudayaan Malang Mbalik Adem. Difabel Pecinta Alam (DIFPALA) dari Lingkar Sosial Indonesia (LINKSOS) yang dipimpin oleh Ken Kertaningtyas juga turut aktif dalam program ini.

Dedi Sumanto, petani alpukat dari Pasuruan yang telah menanam ribuan pohon sejak 2018, hadir dalam acara tersebut dan menyumbangkan berbagai varietas bibit alpukat.

“Kami mendukung penuh gerakan ini dan siap menyumbangkan bibit alpukat untuk Kota Malang. Semoga Kota Malang semakin adem, baik dari segi lingkungan maupun kesejahteraan masyarakatnya,” ujar Dedi.

Bhakti Alumni SPMAN Kota Malang. (Foto: Ist)

Selain penanaman, acara Bhakti Alumni SPMAN Kota Malang juga mengadakan sosialisasi pemupukan dengan Eco Enzim yang dipelopori oleh para alumni. Ketua Alumni SPMAN Malang, Bambang Sutejo, menyatakan dukungan penuh terhadap program ini.

“Kami ingin berkontribusi nyata untuk Kota Malang, khususnya dalam bidang pertanian. Penanaman alpukat adalah langkah bijaksana untuk menjaga kelestarian lingkungan,” ungkapnya. (Wes/Saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: AlpukatKecamatan LowokwaruKelurahan TunggulwulungMalang Mbalik AdemSekolah Budaya Tunggulwulung

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Isi Libur Sekolah, Santri Sahabat Karomah Gresik Belajar Ternak Ayam Elba

Ramai Grup Facebook Gay, MUI Gresik Minta Pemerintah Tak Tinggal Diam

Bayar Rp70 Juta, Pedagang Pasar Karangploso Malah Dapat Area Parkir

Misteri Bayi dalam Kardus di Kebun Tebu Gondanglegi, Polisi Ajukan Autopsi

OPINI: Mampukah Kerja Sama Internasional Menyelamatkan Kinerja BUMN?

Pengurus JMSI Jatim 2025-2030 Dilantik, Dewan Pers Tekankan Profesionalisme Media

Polres Gresik Bersama Kodim 0817 Donor Darah untuk Masyarakat

DPR Sahkan UU Polri, Dinilai Perkuat Transformasi Kelembagaan dan Dukung Asta Cita

Gus Idris Jadi Tersangka Kasus Dugaan Kekerasan Seksual

Prof. Ahmad Barizi Tegaskan PTKI Harus Menjadi “Nur” Moderasi Beragama di Indonesia

Prev Next

POPULER HARI INI

DPR Sahkan UU Polri, Dinilai Perkuat Transformasi Kelembagaan dan Dukung Asta Cita

Gus Idris Jadi Tersangka Kasus Dugaan Kekerasan Seksual

Bayar Rp70 Juta, Pedagang Pasar Karangploso Malah Dapat Area Parkir

Pengurus JMSI Jatim 2025-2030 Dilantik, Dewan Pers Tekankan Profesionalisme Media

Ramai Grup Facebook Gay, MUI Gresik Minta Pemerintah Tak Tinggal Diam

BERITA LAINNYA

Isi Libur Sekolah, Santri Sahabat Karomah Gresik Belajar Ternak Ayam Elba

Ramai Grup Facebook Gay, MUI Gresik Minta Pemerintah Tak Tinggal Diam

Bayar Rp70 Juta, Pedagang Pasar Karangploso Malah Dapat Area Parkir

Misteri Bayi dalam Kardus di Kebun Tebu Gondanglegi, Polisi Ajukan Autopsi

OPINI: Mampukah Kerja Sama Internasional Menyelamatkan Kinerja BUMN?

Pengurus JMSI Jatim 2025-2030 Dilantik, Dewan Pers Tekankan Profesionalisme Media

Polres Gresik Bersama Kodim 0817 Donor Darah untuk Masyarakat

DPR Sahkan UU Polri, Dinilai Perkuat Transformasi Kelembagaan dan Dukung Asta Cita

Gus Idris Jadi Tersangka Kasus Dugaan Kekerasan Seksual

Prof. Ahmad Barizi Tegaskan PTKI Harus Menjadi “Nur” Moderasi Beragama di Indonesia

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Titans Tennis Tournament, Bukan Sekadar Adu Skill tapi Tempa Mental Juara

Prof. Ahmad Barizi Tegaskan PTKI Harus Menjadi “Nur” Moderasi Beragama di Indonesia

Kasus Eks Kepala BGN Menjalar, DPRD Kabupaten Malang Soroti Potensi Jual Beli Titik SPPG

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

MA Kabulkan PK PERADI Otto Hasibuan, DPC PERADI Malang Ajak Advokat Bersatu

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved