email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Senin, 4 Mei 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Perayaan Imlek 2572 di Gresik Patuh Prokes Ketat

by Sudasir Al Ayyubi
12 Februari 2021

Javasatu,Gresik- Perayaan Imlek 2572 di Kabupaten Gresik dilaksanakan dengan mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) ketat yang dianjurkan oleh pemerintah.

Jamaah sedang sembahyang di Klenteng Kim Hin Kiong. (Foto: Sudasir Al Ayyubi/Javasatu.com)

Hal itu terpantau di Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Klenteng Kim Hin Kiong Gresik pada Jumat 12 Februari 2021. Seperti yang dikatakan Humas Klenteng Kim Hin Kiong, Tjokien, karena saat ini masa pandemi, maka perayaan Imlek 2572 di Kabupaten Gresik digelar sederhana namun khidmat.

“Tidak ada kegiatan pengumpulan massa, seperti tahun tahun sebelumnya. Kami tetap melakukan sembahyang tapi diprioritaskan ritual sembahyang untuk pengurus. Kalau umat akan melakukan bergantian secara terjadwal dan pastinya dengan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat” kata Tjokien, pada Rabu (10/2/2021).

Bahkan pihaknya meniadakan berbagai acara tahunan yang selalu dilaksanakan seperti Cap Go Meh dan Atraksi Barongsai.

“Kuncinya, meski ada sembahyang internal pengurus, harus mematuhi prokes ketat, dengan menerapkan 5 M, mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas. Dan kita lakukan cek suhu tubuh” ujar Tjokien.

Selanjutnya, sebagian jamaah Klenteng Kim Hin Kiong mengutarakan pendapat masing-masing dalam perayaan Imlek 2572 di Gresik.

Ririn jamaah asal Kedanyang Gresik. (Foto: Sudasir Al Ayyubi/Javasatu.com)

Seperti jamaah Klenteng Kim Hin Kiong, Ririn asal Kedanyang Gresik, ia merasa di tahun ini perayaan Imlek ada yang berbeda, karena adanya pembatasan di masa PPKM Mikro pandemi Covid-19.

“Perayaan Imlek tahun ini berjalan lancar seperti biasa tetapi yang membedakan adalah jamaah di batasi, serta biasanya ada kegiatan atraksi Barongsai sekarang di tiadakan karena pandemi Covid 19. Tapi sembahyang berjalan lancar dan khidmat” ungkap Ririn, Jumat (12/2/2021) pagi.

BacaJuga :

Dinkes Kota Kediri Bekali Jemaah Haji 2026, 158 Orang Berisiko Hipertensi

Kejurkot Catur Wali Kota Malang 2026, Ratusan Atlet Junior dan Senior Adu Strategi

Yudi bersama jamaah lain. (Foto: Sudasir Al Ayyubi/Javasatu.com)

Salah satu pengunjung Klenteng Kim Hin Kiong, Yudi asal Gresik, ia mengaku selalu datang ke klenteng di setiap perayaan Imlek untuk menyaksikan atraksi Barongsai.

“Tapi sekarang ditiadakan, tidak kenapa kenapa yang penting semua sehat semua. Semoga di tahun ini (mas pandemi, red) semua masyarakat Gresik diberikan kesehatan dan keselamatan” kata Yudi.

Berita lain di jaringan kami: Karakteristik Tahun Kerbau Logam 2021 yang Harus Diketahui – Nusadaily.com

Senada, Suci asal Jalan Kartini Gresik, meski tak bisa menyaksikan atraksi Barongasai, namu ia bersama keluarga berharap agar pandemi di Gresik segera usai.

“Biasanya sama anak dan suami saat perayaan Imlek melihat atraksi Barongsai, tapi karena pandemi Covid-19 tidak ada acara karena harus mematuhi protokol kesehatan. Semoga Covid-19 cepat berakhir dan masyarakat Gresik bisa beribadah dan bekerja seperti biasanya amin” ungkap Suci. (Bas/Nuh)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Hari NasionalImlek GresikKlenteng Kim Hin KiongPerayaan Imlek Gresik

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

OPINI: Evaluasi Kinerja PLN di Desa Kemiri Banyuwangi

OPINI: Evaluasi Tata Kelola PT KAI Pasca Bekasi Timur

TNI Motivasi Anak Papua Raih Cita-cita Tinggi

OPINI: Kolaborasi Publik-Swasta di Kawah Ijen Banyuwangi

Kapolres Gresik Ingatkan Jemaah Haji Jaga Barang dan Dokumen

OPINI: Optimalisasi MPP Kabupaten Banyuwangi

Ciptakan LMS Berbasis AI, Mahasiswa UM Sabet Gold Award di Malaysia

Wabup Malang Lathifah Tekankan Pentingnya Pendidikan

Pembinaan dari “Akar Rumput” Jadi Kunci Sukses Taekwondo Jatim

Bakorwil Malang Dorong TPA/TPST Regional untuk Blitar Raya Segera Terwujud

Prev Next

POPULER HARI INI

Pengosongan Rumah Dinas di Slipi, 12 Unit Ditertibkan untuk Prajurit TNI Aktif

260 Pesilat Bertarung, IPSI Kabupaten Malang Tekankan Prestasi Tanpa Permusuhan

OPINI: Kolaborasi Publik-Swasta di Kawah Ijen Banyuwangi

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Pembinaan dari “Akar Rumput” Jadi Kunci Sukses Taekwondo Jatim

BERITA LAINNYA

OPINI: Evaluasi Kinerja PLN di Desa Kemiri Banyuwangi

OPINI: Evaluasi Tata Kelola PT KAI Pasca Bekasi Timur

TNI Motivasi Anak Papua Raih Cita-cita Tinggi

OPINI: Kolaborasi Publik-Swasta di Kawah Ijen Banyuwangi

Kapolres Gresik Ingatkan Jemaah Haji Jaga Barang dan Dokumen

OPINI: Optimalisasi MPP Kabupaten Banyuwangi

Ciptakan LMS Berbasis AI, Mahasiswa UM Sabet Gold Award di Malaysia

Wabup Malang Lathifah Tekankan Pentingnya Pendidikan

Pembinaan dari “Akar Rumput” Jadi Kunci Sukses Taekwondo Jatim

Bakorwil Malang Dorong TPA/TPST Regional untuk Blitar Raya Segera Terwujud

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Pengosongan Rumah Dinas di Slipi, 12 Unit Ditertibkan untuk Prajurit TNI Aktif

260 Pesilat Bertarung, IPSI Kabupaten Malang Tekankan Prestasi Tanpa Permusuhan

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Hardiknas 2026, Prof Barizi Tekankan Pendidikan Bermutu Harus Bangun Karakter dan Nilai Ketuhanan

Aksi Curanmor di Batu Gagal, Pelaku Kepergok Warga saat Beraksi

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved