JAVASATU.COM- Kota Malang keluar sebagai juara umum Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Renang Junior Piala Gubernur Jawa Timur 2026. Tampil sebagai tuan rumah, kontingen Kota Malang mengoleksi 29 medali dan mengungguli seluruh peserta dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur.

Kejurprov Renang Junior Piala Gubernur Jawa Timur 2026 berlangsung di Kolam Renang Gajayana, Kota Malang, Jumat-Minggu (31/7-2/8/2026). Ratusan atlet renang junior dari berbagai daerah ambil bagian dalam ajang tersebut untuk memperebutkan gelar juara sekaligus menguji hasil pembinaan atlet muda.
Kota Malang tampil konsisten di berbagai nomor perlombaan. Hasilnya, kontingen tuan rumah mengamankan 15 medali emas, 8 perak, dan 6 perunggu.
Raihan tersebut menempatkan Kota Malang di posisi teratas klasemen perolehan medali dengan total 29 medali.
Posisi kedua ditempati Kabupaten Bangkalan dengan koleksi 6 emas, 6 perak, dan 6 perunggu. Sementara Kabupaten Pasuruan berada di peringkat ketiga dengan raihan 5 emas, 9 perak, dan 6 perunggu.
Ketua Pengprov Akuatik Indonesia Jawa Timur Dewanti Rumpoko mengapresiasi persaingan dalam Kejurprov Renang Junior Piala Gubernur Jatim 2026. Menurutnya, kompetisi dengan persaingan ketat menjadi bagian penting dalam mencetak atlet renang junior berprestasi.
“Kompetisi yang berlangsung ketat dan berkualitas menjadi sarana penting untuk melahirkan atlet renang junior yang berprestasi dan siap bersaing di level yang lebih tinggi,” kata Dewanti.

Dewanti mengatakan kejuaraan tersebut juga menjadi kesempatan bagi klub-klub renang dari berbagai daerah untuk mengukur hasil pembinaan atlet muda.
Menurutnya, kompetisi yang digelar secara berkelanjutan dibutuhkan untuk meningkatkan kemampuan teknik, pengalaman bertanding, sekaligus membentuk mental sportif para perenang sejak usia junior.
“Kejuaraan ini memberikan kesempatan bagi klub-klub renang di berbagai daerah untuk menguji hasil pembinaan atlet muda. Melalui kompetisi yang berkelanjutan, para perenang diharapkan semakin siap dari segi teknik, kemampuan bertanding, serta memiliki mental sportif sebagai olahragawan profesional,” ujarnya.
Keberhasilan Kota Malang menjadi juara umum sekaligus menjadi gambaran hasil pembinaan atlet renang junior di daerah. Raihan 15 medali emas menjadi modal penting untuk mempersiapkan perenang-perenang muda menuju kompetisi di level yang lebih tinggi. (dop/arf)