email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Jumat, 17 April 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Kawasan Ekosistem Esensial Mangrove Ujungpangkah Gresik Diusulkan Jadi Situs Ramsar

by Sudasir Al Ayyubi
3 Juni 2021

Javasatu,Gresik- Selain menjadi upaya pelestarian habitat burung, mangrove dan pemberdayaan UMKM. Kawasan Ekosistem Esensial Mangrove Ujungpangkah (KEE MUP) di Kabupaten Gresik juga diusulkan sebagai situs Ramsar.

KEE MUP. (Foto: Istimewa)

Diketahui, Situs Ramsar merupakan kawasan yang ditetapkan untuk melindungi kelestarian dan fungsi lahan basah di dunia. Situs ini merupakan wujud komitmen Indonesia terhadap Konvensi Ramsar yang mengikat untuk konservasi dam pemanfaatan lahan basah secara berkelanjutan.

Untuk itu pada Rabu (2/6/2021) siang, jurnalis, akademisi dan aktivis lingkungan mengunjungi KEE MUP dalam rangka memperingati Hari Lahan Basah Sedunia  (World Wetlands Day – WWD) yang digelar Direktorat Bina Pengelolaan Ekosistem Esensial (BPEE), Kementrian LH dan Kehutanan.

Dalam kesempatan ini, mereka diajak melihat dari dekat segala potensi di kawasan KEE MUP yang sudah ditetapkan Pemprov Jatim melalui SK Gubernur Jawa Timur No: 188/233/KPTS/013/2020. Area ini seluas 1.554,27 H di Desa Pangkahwetan, Pangkahkulon dan Banyuurip, Kecamatan Ujungpangkah.

Melalui keterangan tertulis, Direktur Bina Pengelolaan Ekosistem Esensial, Asep Sugiharta mwngatakan KEE MUP merupakan muara Sungai Bengawan Solo, sehingga lokasi ini kaya dengan sumber daya alam yang penting bagi sejumlah jenis burung air maupun biota laut.

“Potensi keanekaragaman hayati di KEE Ujungpangkah meliputi 17 jenis mangrove dan 72 jenis burung air, baik penetap maupun burung migran seperti Pelikan Australia (Pelecanus Conspicillatus), dan beberapa jenis berstatus Endangered menurut IUCN Red List dan dilindungi Undang-Undang,” katanya.

Peringatan Hari Lahan Basah tahun 2021 dilaksanakan melalui beberapa rangkaian kegiatan antara lain penyusunan dokumen usulan KEE MUP sebagai situs Ramsar.

BacaJuga :

Polisi Bongkar Penimbunan 17 Ribu Liter Solar Subsidi di Gresik, Satu Orang Ditangkap

Polres Gresik Sosialisasikan KUHAP 2025, Tingkatkan Profesionalisme Penyidik

Dalam kesempatan ini, juga ada pelepasan burung ke habitat alamnya di KEE Mangrove Ujungpangkah sejumlah 25 ekor yaitu burung Kowak malam kelabu (Nycticorax Nycticorax) sebanyak 10 ekor dan Ibis putih kepala hitam sebanyak 15 ekor.

“Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kelestarian lahan basah, meningkatkan peran aktif Pemda dan para pihak dalam bidang konservasi lahan basah,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup M Najikh mengungkapkan pemerintah daerah terus mendorong agar KEE MUP bisa menjadi bagian penting dalam pelestarian hayati yang ada di Indonesia.

“Tentu kami bangga dengan dipilihnya Ujungpangkah sebagai kawasan ekosistem esensial. Semoga bermanfaat. Kami tentu mendukung,” ucap Najikh.

Selain itu, ternyata masyarakat di kawasan KEE MUP sudah terampil dalam mengolah segala potensi alam di sekitarnya. Misalnya, mengolah Mangrove menjadi sirup minuman serta kopi. Ada pula, stik mangrove serta keripik.

Kemudian, ada pula masyarakat yang memanfaatkan kerang hijau hasil budidaya nelayan dijadikan kerupuk, petis, serta camilan lainnya yang tentunya bisa meningkatkan daya ekonomi masyarakat.

“Ini berbahan dasar mangrove, buahnya kami jadikan olahan kopi serta sirup yang menyegarkan. Ada pula stik mangrove,” tutur salah satu pelaku UMKM yang berjualan di area Wisata Banyuurip Mangrove Center yang masuk KEE MUP Gresik. (Bas/Arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Dinas Lingkungan Hidup GresikKawasan Ekosistem Esensial Mangrove UjungpangkahKecamatan GresikKEE MUPKEE UjungpangkahKementerian Lingkungan Hidup dan KehutananPemerintah

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Forum Jamsos Ingatkan BPJS Ketenagakerjaan Waspadai Risiko Dana Imbas Konflik Iran-AS

BUMDes Ardiles Singosari Bangun Sentra Ketahanan Pangan, Dukung MBG

Brimob Polri Tembus 7 Besar Dunia Skydiving, Indonesia Incar Tuan Rumah Asia

Polisi Bongkar Penimbunan 17 Ribu Liter Solar Subsidi di Gresik, Satu Orang Ditangkap

Rakernas Taekwondo Indonesia 2026 Dibuka, PBTI Target Prestasi Internasional

Polres Gresik Sosialisasikan KUHAP 2025, Tingkatkan Profesionalisme Penyidik

Aktivis Akhera Bogor: Stop Fitnah BGN, Isu Kaus Kaki Rp100 Ribu Tak Benar

Pelantikan Anak Bupati Malang Jadi Kadis Disorot, PDIP: Jangan Nilai dari Latar Belakang

Kapolres Gresik Perkuat Sinergi dengan Purnawirawan Polri

Tiga Desa di Kecamatan Manyar Jadi Pilot Project Desa Cantik Gresik 2026

Prev Next

POPULER HARI INI

Tiga Desa di Kecamatan Manyar Jadi Pilot Project Desa Cantik Gresik 2026

Gus-Gus Gresik Hadiri Halalbihalal Asparagus Nasional di Yogyakarta

Pelaku Budaya Malang Tolak Baju Khas Daerah, Desak SK Wali Kota Dicabut

KKI Jatim Juara Umum Kejurprov FORKI 2026, Borong 9 Emas di Malang

DPRD Kota Malang Sahkan 3 Perda, Atur Parkir hingga Pemajuan Kebudayaan

BERITA LAINNYA

Forum Jamsos Ingatkan BPJS Ketenagakerjaan Waspadai Risiko Dana Imbas Konflik Iran-AS

Brimob Polri Tembus 7 Besar Dunia Skydiving, Indonesia Incar Tuan Rumah Asia

Rakernas Taekwondo Indonesia 2026 Dibuka, PBTI Target Prestasi Internasional

Aktivis Akhera Bogor: Stop Fitnah BGN, Isu Kaus Kaki Rp100 Ribu Tak Benar

Tiga Warga Sinak Papua Ditembak OPM, TNI Evakuasi Korban ke RS Mulia

TNI AU Gelar Bazar Murah di Makassar, Ringankan Beban Warga

Warga Kembru Ditembak TPNPB-OPM, TNI Evakuasi Korban dan Perketat Pengamanan

Analis Nilai Serangan ke Jusuf Kalla Bermotif Politik, Ajak Publik Lebih Rasional

Dinkes Kabupaten Blitar Percepat Penerbitan SLHS, Dukung Program MBG

Pemkot Kediri Sulap Kelurahan Ketami Jadi Kampung Ikan Cupang Lewat Program DAK TPPKT

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Pelaku Budaya Malang Tolak Baju Khas Daerah, Desak SK Wali Kota Dicabut

Internet Rakyat Hadir di Blitar, Tarif Rp100 Ribu per Bulan Kecepatan 100 Mbps

141 PNS Sidoarjo Terima SK Pensiun April-Juni 2026, Pemkab Apresiasi Pengabdian

KKI Jatim Juara Umum Kejurprov FORKI 2026, Borong 9 Emas di Malang

DPRD Kota Malang Sahkan 3 Perda, Atur Parkir hingga Pemajuan Kebudayaan

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved