email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Senin, 11 Mei 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Prof Barizi Dorong Pendidikan Moderat dan Humanis di Pemilihan DPKM Kota Malang

by Javasatu
11 Mei 2026

JAVASATU.COM- Pemilihan Calon Anggota DPKM (Dewan Pendidikan Kota Malang) Periode 2026–2030 pada Senin, 11 Mei 2026, menjadi momentum penting dalam menentukan arah pendidikan di Kota Malang sebagai salah satu kota pendidikan strategis di Indonesia.

Prof. Dr. H. Ahmad Barizi, M.A. (Foto: Javasatu.com)

Dalam dinamika pemilihan tersebut, nama Prof. Dr. H. Ahmad Barizi, M.A. mendapat perhatian luas. Akademisi dan intelektual Muslim itu dinilai membawa gagasan pendidikan yang menekankan moderasi beragama, spiritualitas, serta nilai-nilai kemanusiaan.

Sebagai Guru Besar Ilmu Tasawuf di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Ahmad Barizi dikenal aktif mendorong pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada kecerdasan intelektual, tetapi juga pembentukan ruhani, akhlak, dan kesadaran sosial.

Ia menilai pendidikan di era modern harus mampu melahirkan manusia yang cerdas sekaligus memiliki kedalaman makna hidup. Menurutnya, Kota Malang sebagai kota pelajar dan kota wisata memiliki tanggung jawab besar menjaga harmoni sosial dan memperkuat moderasi beragama di tengah masyarakat yang majemuk.

Prof. Ahmad Barizi menegaskan bahwa menampik pentingnya moderasi beragama sama halnya dengan mengingkari identitas Kota Malang sebagai ruang perjumpaan berbagai budaya, agama, dan tradisi.

“Pendidikan hari ini tidak cukup hanya melahirkan manusia profesional dan unggul secara akademik. Yang lebih penting adalah bagaimana pendidikan membentuk manusia yang sadar akan amanah hidupnya sebagai khalifah dan Abdullah, memiliki cinta terhadap sesama, serta berakhlak terhadap alam dan kehidupan,” ungkapnya, Senin (11/5/2026).

Gagasan yang dibawanya menitikberatkan pada penguatan sistem pendidikan berbasis moderasi beragama. Hal itu mencakup pengembangan kurikulum, materi pembelajaran, proses pengajaran, hingga pendidikan dan rekrutmen guru yang memiliki wawasan toleransi dan kemanusiaan.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya penyiaran agama yang menyejukkan, membangun perdamaian, dan membawa kemaslahatan umat. Dalam pandangannya, rumah ibadah tidak hanya menjadi pusat ritual keagamaan, tetapi juga pusat syiar agama yang toleran, ramah, dan memperkuat persatuan masyarakat.

Perhatian besar juga diberikan pada pemanfaatan ruang publik sebagai ruang dialog lintas budaya, lintas agama, dan lintas suku bangsa. Menurutnya, pelajar, mahasiswa, dan pemuda Kota Malang perlu memiliki ruang kreatif untuk bertukar gagasan dalam semangat kebangsaan dan persaudaraan.

Sebagai akademisi tasawuf, Prof. Ahmad Barizi turut membawa perspektif spiritual mengenai hubungan manusia dan alam. Ia memandang manusia dan alam sebagai manifestasi kebesaran Tuhan yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.

BacaJuga :

Dosen UM Tembus Forum Pendidikan Dunia, Soroti Ketangguhan Mental Siswa

Mahasiswa KKN Al-Qolam dan Warga NU Kampungbaru Perkuat Ukhuwah

Menurutnya, alam semesta diciptakan Allah dengan nilai dan tujuan, sehingga pendidikan harus mampu melahirkan kesadaran ekologis dan etika kehidupan.

“Kesadaran terhadap amanah hidup dan akhlak terhadap alam harus menjadi visi utama pendidikan. Dari sana akan lahir pribadi-pribadi unggul yang tidak hanya pintar, tetapi juga berintegritas,” tegasnya.

Kehadiran Prof. Dr. H. Ahmad Barizi, M.A. dalam kontestasi pemilihan calon anggota DPKM dinilai membawa harapan baru bagi penguatan wajah pendidikan Kota Malang yang religius, inklusif, berbudaya, dan humanis.

Di tengah tantangan era digital dan krisis moral global, gagasan pendidikan berbasis spiritualitas dan moderasi dinilai menjadi kebutuhan mendesak untuk membangun generasi masa depan yang berilmu, berakhlak, serta mampu menjaga harmoni bangsa. (ery/arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Kota MalangpendidikanProf BariziUIN Malang

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Prof Barizi Dorong Pendidikan Moderat dan Humanis di Pemilihan DPKM Kota Malang

Wapres Gibran Minta Dukungan Kiai untuk Program Presiden Prabowo di Jombang

Ahli Hukum Soroti PSU Banjararum Belum Diserahkan, Warga Dinilai Bisa Dirugikan

Warga Banjararum Asri, Estate dan View Malang Tagih PSU Fisik Tak Kunjung Rampung

MUI Gresik Ingatkan Daging Kurban Harus ASUH dan Higienis Jelang Iduladha

Kurangi Gadget, Wali Kota Malang Ajak Anak Main Permainan Tradisional

OPINI: Fiscal Space, Peluang dan Tantangan bagi Stabilitas Ekonomi

Dosen UM Tembus Forum Pendidikan Dunia, Soroti Ketangguhan Mental Siswa

OPINI: Evaluasi Transformasi Birokrasi Digital: Efektifkah Pelayanan Publik di Indonesia?

Polisi Gadungan Pemalak Warung di Gresik Ditangkap, Ngaku Anggota Polsek

Prev Next

POPULER HARI INI

Kisah Zubaedah Bertahan di Lorong Pasar Kebalen yang Sunyi

APS Naik Tajam, Pemkot Malang Curigai Data Tak Valid

Relokasi Pasar Gadang Malang, Pedagang Akui Omzet Sempat Turun

Kurangi Gadget, Wali Kota Malang Ajak Anak Main Permainan Tradisional

Wayang Kulit di Trowulan Mojokerto, Kosgoro 57 Gaungkan Persatuan

BERITA LAINNYA

Prof Barizi Dorong Pendidikan Moderat dan Humanis di Pemilihan DPKM Kota Malang

Wapres Gibran Minta Dukungan Kiai untuk Program Presiden Prabowo di Jombang

Ahli Hukum Soroti PSU Banjararum Belum Diserahkan, Warga Dinilai Bisa Dirugikan

Warga Banjararum Asri, Estate dan View Malang Tagih PSU Fisik Tak Kunjung Rampung

MUI Gresik Ingatkan Daging Kurban Harus ASUH dan Higienis Jelang Iduladha

Kurangi Gadget, Wali Kota Malang Ajak Anak Main Permainan Tradisional

OPINI: Fiscal Space, Peluang dan Tantangan bagi Stabilitas Ekonomi

Dosen UM Tembus Forum Pendidikan Dunia, Soroti Ketangguhan Mental Siswa

OPINI: Evaluasi Transformasi Birokrasi Digital: Efektifkah Pelayanan Publik di Indonesia?

Polisi Gadungan Pemalak Warung di Gresik Ditangkap, Ngaku Anggota Polsek

Prev Next

POPULER MINGGU INI

APS Naik Tajam, Pemkot Malang Curigai Data Tak Valid

Pengosongan Rumah Dinas di Slipi, 12 Unit Ditertibkan untuk Prajurit TNI Aktif

Kisah Zubaedah Bertahan di Lorong Pasar Kebalen yang Sunyi

PAD Rp 2 Miliar Gagal, LSM Geruduk DPRD Batu Soroti Gate Parkir Pasar Among Tani

Universitas Al-Qolam Malang dan NU Wujudkan Desa Maslaha di Kampungbaru Kediri

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved