JAVASATU.COM- Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin (Gus Qowim) mendorong lahirnya inovasi pendidikan di MTsN 1 Kota Kediri usai pergantian kepemimpinan kepala madrasah. Hal itu disampaikan saat menghadiri serah terima jabatan (sertijab) Kepala MTsN 1 Kota Kediri di Aula K.H. Thoha Mu’id, Rabu (13/05/2026).

Dalam kegiatan tersebut, jabatan Kepala MTsN 1 Kota Kediri resmi diserahterimakan dari Marwah kepada Anwar Fauzi.
“Dengan kepemimpinan baru diharapkan dapat membawa suasana baru, energi baru, dan semangat baru bagi MTsN 1 Kota Kediri,” ujar Gus Qowim dalam sambutannya.
Menurutnya, pergantian pimpinan di lembaga pendidikan bukan sekadar pergantian jabatan, tetapi momentum untuk memperkuat kualitas pendidikan sekaligus menghadirkan pembelajaran yang lebih inovatif dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Gus Qowim menilai pengalaman Anwar Fauzi selama bertugas di MAN 1 Kota Kediri menjadi modal penting untuk membawa MTsN 1 Kota Kediri semakin berkembang dan kompetitif.
“Saya percaya, dengan kolaborasi yang baik bersama para guru, tenaga kependidikan, komite, dan seluruh siswa, MTsN 1 Kota Kediri akan terus berkembang dan melahirkan generasi-generasi yang unggul dan berkarakter,” katanya.
Pada kesempatan itu, Gus Qowim juga menyampaikan apresiasi kepada Marwah atas dedikasi selama memimpin MTsN 1 Kota Kediri. Meski menjabat sekitar satu tahun satu bulan, sejumlah prestasi berhasil diraih madrasah tersebut.
Beberapa capaian yang diraih antara lain juara umum Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) tingkat Kota Kediri, juara 2 robotik tingkat nasional, hingga juara 1 literasi nasional.
Selain menyoroti prestasi sekolah, Gus Qowim juga mengaitkan kemajuan pendidikan dengan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Kediri. Pada 2025, IPM Kota Kediri tercatat naik menjadi 82,71 dari sebelumnya 81,88 pada tahun 2024.
Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan menjadi salah satu faktor utama yang mendukung kenaikan IPM tersebut.
“Karena itu, saya berharap seluruh sekolah dapat terus berinovasi dan menghadirkan lingkungan belajar yang menyenangkan serta adaptif terhadap perkembangan zaman,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya membangun karakter, kreativitas, dan rasa percaya diri siswa sejak dini agar mampu bersaing dan meraih cita-cita di masa depan.
“Prestasi adalah bonus dari proses belajar yang dijalani dengan sungguh-sungguh,” pungkasnya. (kur/arf)