JAVASATU.COM- Sebanyak 18 Pimpinan Ranting (PR) Fatayat NU se-Anak Cabang Ujungpangkah resmi dilantik dalam acara yang digelar di Gedung Serba Guna Bin Thalib, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik. Kegiatan ini dirangkaikan dengan momentum Halalbihalal Syawal 1447 Hijriah dan dihadiri sekitar 600 kader.

“Alhamdulillah, suksesnya acara ini tidak lepas dari kerja sama dan dukungan semua stakeholder serta panitia,” ujar Ketua PAC Fatayat NU Ujungpangkah, Jumiati, Jumat (10/4/2026).
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari penguatan organisasi sekaligus konsolidasi kader Fatayat NU di tingkat ranting agar semakin solid dan aktif dalam menjalankan program kerja.
“Semoga pengurus yang dilantik diberi kesehatan dan semangat dalam berkhidmah serta mampu menjalankan tanggung jawab di bidangnya masing-masing,” lanjut Jumiati.
Ketua PC Fatayat NU Gresik, Masruroh, menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari tanggung jawab besar yang harus dijalankan oleh para kader.
“Ketika sudah diambil sumpah, maka ada tanggung jawab besar yang melekat. Fatayat NU harus menjadi ruang tumbuh kader yang kuat secara nilai dan jelas arah gerakannya,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Tanfidziyah MWCNU Ujungpangkah, Gus Nafisul Athok, mengucapkan selamat kepada para pengurus yang dilantik dan mengingatkan pentingnya menjaga amanah organisasi.
“Amanah ini harus dipegang teguh untuk menjalankan roda jam’iyah NU dengan baik,” ujarnya.
Ia juga mengajak warga NU untuk memanfaatkan fasilitas layanan kesehatan yang telah tersedia di wilayah Ujungpangkah.
“Klinik Mabarot Almustasyfa sudah melayani BPJS dan rawat inap. Mari kita manfaatkan bersama,” tambahnya.
Dalam tausiyahnya, Rais Syuriah MWCNU Ujungpangkah KH Mahrus Munir menekankan pentingnya momentum pelantikan sebagai ajang silaturahmi dan saling memaafkan.
“Momentum ini harus kita jadikan penguat silaturahmi agar tetap khidmah dan istiqomah di NU,” ungkapnya.
Kegiatan ditutup dengan ramah tamah dan sesi foto bersama sebagai bentuk kebersamaan antar kader dan tokoh masyarakat yang hadir. (hoo/nuh)