JAVASATU.COM- Sebanyak 230 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Purna Tugas sebagai persiapan memasuki masa pensiun periode Mei hingga Desember 2026. Kegiatan digelar di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik, Selasa (31/3/2026).

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif menegaskan, masa purna tugas bukan akhir pengabdian, melainkan awal fase baru untuk tetap berkarya di tengah masyarakat.
“Purna tugas bukan berarti berhenti berkarya. Justru ini saatnya kembali lebih dekat dengan keluarga dan tetap berkontribusi di tengah masyarakat, dengan bekal pengalaman yang luar biasa selama menjadi ASN,” ujar Alif.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi para PNS yang telah berkontribusi dalam pembangunan daerah selama masa pengabdian.
“Pengabdian yang telah diberikan menjadi bagian penting dari perjalanan kemajuan Kabupaten Gresik,” tegasnya.
Alif mengingatkan pentingnya kesiapan menghadapi masa pensiun secara menyeluruh, mulai dari aspek finansial, kesehatan, hingga kesiapan mental agar tetap produktif dan bahagia.
“Persiapan pensiun tidak hanya soal keuangan, tetapi juga mental, kesehatan, dan rencana aktivitas ke depan,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mendapatkan pembekalan dari Plt Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, Akhmad Jazuli, yang memberikan penguatan terkait kesiapan purna tugas.
“Pembekalan ini penting agar ASN tetap memiliki arah dan kegiatan produktif setelah pensiun,” ujar Jazuli.
Melalui bimtek ini, para peserta dibekali materi mulai dari pengelolaan keuangan, menjaga kesehatan, hingga peluang usaha dan aktivitas produktif setelah pensiun. Program ini diharapkan mampu membantu para PNS menjalani masa purna tugas secara aktif, mandiri, dan bermakna. (bas/arf)