email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Sabtu, 30 Mei 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Rakor Percepatan Penanganan Wabah PMK

by Agung Baskoro
20 Juli 2022

JAVASATU.COM-MALANG- Pemerintah serius dalam menangani wabah penyakit mulut dan kuku pada hewan ternak. Dan Malang merupakan jujukan Satgas Penanganan PMK Nasional karena wilayah ini ditengarai paling banyak penyebaran wabah PMK.

Rakor Percepatan Penangan Wabah PMK (Foto: Istimewa)

Rapat koordinasi (rakor) yang di gelar di Koperasi SAE Pujon, dilakukan untuk percepatan penanganan wabah PMK pada Provinsi Jawa Timur, khususnya di Kabupaten Malang.

Koordinator Tim Pakar Satgas PMK Nasional, Profesor Wiku Bakti Bawono Adisasmito mengatakan, bahwa dalam penanganan PMK, pemerintah berusaha untuk terbuka. Baik dari segi informasi maupun mencermati permasalahan yang terjadi hingga ke daerah dalam penanganan PMK.

“Pemerintah pusat sangat peduli dan sangat terbuka untuk dapat menyelesaikan permasalahan ini. Kami akan menggali terus, informasi yang sekiranya bisa membantu dan apa yang bisa disupport secara nasional dari Pemerintah Pusat,” ujar Prof. Wiku, Rabu (20/7/2022).

Pendapat Prof Wiku, dalam menangani wabah PMK harus dilakukan semua unsur. Seperti peternak, pemda setempat hingga pihak Koperasi SAE Pujon yang membawahi peternak sapi perah.

Kendati angka kesembuhan dinilai cukup bagus, ternyata masih berdampak pada ekonomi masyarakat yang menggantungkan hidupnya dari hasil perahan susu. Ini bisa dilihat dari produktifitas susu di Koperasi SAE Pujon yang turun hingga 50 persen.

Dari populasi sebanyak 21 ribu ekor sapi dengan belasan ribu yang terpapar PMK, produksi susu di Koperasi SAE Pujon saat ini hanya sebanyak 62 ton per harinya. Yang dalam kondisi normal, memproduksi 122 ton susu perharinya.

BacaJuga :

Zia’ul Haq: Pencak Silat Jadi Wadah Bentuk Karakter Pelajar Kabupaten Malang

Distribusi Aspal Didekatkan, Bina Marga Percepat Perbaikan Jalan Malang Selatan

(Foto: Istimewa)

Menanggapi hal tersebut, Prof. Wiku mengatakan bahwa kondusifitas untuk menjaga ternak agar tidak keluar dan masuk harus tetap dilakukan. Sebab, hal tersebut juga menjadi salah satu kunci agar wabah PMK tidak semakin meluas. Apalagi, saat ini Pemerintah juga telah melakukan vaksinasi pada daerah-daerah yang memang terdapat penyebaran PMK.

“Harus menerapkan bio security yang bagus. Harus bisa menjaga kondisi keluar masuk (ternak), harus dijaga betul-betul. Walaupun jumlah sapi yang sembuh cukup banyak, namun produktifitasnya ternyata masih turun cukup besar. Semoga produktifitas (susu) nya bisa segera pulih,” pungkas Profesor Wiku.

Sementara itu, berdasarkan data yang dihimpun, hingga saat ini di wilayah Kecamatan Pujon tercatat, dari populasi ternak sapi perah sebanyak 21.200 ekor ada sebanyak 14.500 ekor sapi yang terpapar PMK. Dengan angka kesembuhan yang cukup bagus, yakni mencapai 12.500 ekor. Sedangkan tercatat ada sebanyak 681 ekor ternak yang mati. Dan ada 250 ekor yang dipotong paksa. (Agb/Nuh)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Penyakit Mulut dan KukuPMK

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

BRI Malang Dukung Pertanian Modern Desa Genengan, KUR Tembus Rp1,6 Triliun

Polres Batu Perketat Pengamanan Tempat Wisata Saat Libur Panjang

Haul KH Abdul Karim Al-Karimi Gresik Tebar Manfaat Lewat Donor Darah

NasDem Kota Malang Bagikan Ratusan Paket Daging Kurban untuk Warga

Resepsi Tebu Manten PG Meritjan Kediri, Target Giling 2,5 Juta Kuintal, Rendemen 7,5 Persen

Matvey Safonov Siap Bersaing Raih Posisi Utama di PSG

PDI Perjuangan Sindir Desakan Gerindra Kaji Ulang Alun-Alun Kabupaten Malang

Pencuri Kotak Amal di Lawang Ternyata Sudah 3 Kali Beraksi

Cekcok di Warung Seafood Singosari Berujung Pembacokan, Pelaku Diringkus

WTP ke-11, Gresik Pertahankan Tata Kelola Keuangan

Prev Next

POPULER HARI INI

Pembangunan Sekolah Rakyat dan Kampus UNY di Blora Segera Dimulai

Matvey Safonov Siap Bersaing Raih Posisi Utama di PSG

NasDem Kota Malang Bagikan Ratusan Paket Daging Kurban untuk Warga

Haul KH Abdul Karim Al-Karimi Gresik Tebar Manfaat Lewat Donor Darah

BRI Malang Dukung Pertanian Modern Desa Genengan, KUR Tembus Rp1,6 Triliun

BERITA LAINNYA

BRI Malang Dukung Pertanian Modern Desa Genengan, KUR Tembus Rp1,6 Triliun

Polres Batu Perketat Pengamanan Tempat Wisata Saat Libur Panjang

Haul KH Abdul Karim Al-Karimi Gresik Tebar Manfaat Lewat Donor Darah

NasDem Kota Malang Bagikan Ratusan Paket Daging Kurban untuk Warga

Resepsi Tebu Manten PG Meritjan Kediri, Target Giling 2,5 Juta Kuintal, Rendemen 7,5 Persen

Matvey Safonov Siap Bersaing Raih Posisi Utama di PSG

PDI Perjuangan Sindir Desakan Gerindra Kaji Ulang Alun-Alun Kabupaten Malang

Pencuri Kotak Amal di Lawang Ternyata Sudah 3 Kali Beraksi

Cekcok di Warung Seafood Singosari Berujung Pembacokan, Pelaku Diringkus

WTP ke-11, Gresik Pertahankan Tata Kelola Keuangan

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Kepala Bapenda Malang Jadi Sekda Semarang, Wali Kota Wahyu Siapkan Mutasi Kilat

Pembangunan Sekolah Rakyat dan Kampus UNY di Blora Segera Dimulai

Gresik Bidik Prestasi Voli Level Nasional

Gresik Dibanjiri Investasi, Warga Dapat Apa?

Program Ratoon Tebu 2026 Kabupaten Malang, Penyuluh Diawasi Ketat

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved