JAVASATU.COM- Warga desa sasaran Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II di Kabupaten Wonosobo mendapat pembekalan khusus mengenai pencegahan konflik pertanahan dan sengketa warisan.

Penyuluhan tersebut menjadi bagian kegiatan non-fisik TMMD yang digelar Kodim 0707/Wonosobo dengan menggandeng Kejaksaan Negeri setempat sebagai narasumber.
“Penyebab utama sengketa lahan biasanya karena tidak adanya bukti kepemilikan sah, perbedaan data fisik dan yuridis, serta masalah waris. Kami tekankan pentingnya sertifikat tanah dan langkah mendaftarkan tanah secara legal untuk mencegah konflik,” ujar Rosid dari Kejaksaan Negeri setempat.
Dalam kegiatan itu, warga diberikan pemahaman mengenai pentingnya legalitas tanah guna menghindari perselisihan antar keluarga maupun antarwarga yang kerap terjadi di pedesaan.
Selain membahas penyebab sengketa tanah, Kejaksaan juga memberikan edukasi mengenai mekanisme penyelesaian konflik melalui mediasi hingga jalur hukum apabila persoalan tidak bisa diselesaikan secara kekeluargaan.
Rosid menjelaskan, penyuluhan hukum pertanahan menjadi salah satu sasaran penting TMMD karena konflik tanah sering berdampak pada kerukunan sosial masyarakat.
“Tujuannya agar masyarakat memahami hak hukumnya dan tidak mudah terjebak konflik berkepanjangan akibat persoalan administrasi tanah,” katanya.
Program penyuluhan tersebut mendapat perhatian warga karena persoalan tanah dan warisan masih menjadi salah satu pemicu konflik yang banyak terjadi di lingkungan masyarakat desa.
Sementara itu, Dandim 0707/Wonosobo Letkol Inf Yoyok Suyitno S.Sos menegaskan, TMMD tidak hanya fokus membangun infrastruktur fisik, tetapi juga meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui edukasi hukum dan sosial.
“Dengan adanya penyuluhan dari berbagai instansi, kami berharap masyarakat tidak hanya mendapatkan pembangunan fisik, tetapi juga pengetahuan yang bermanfaat untuk kehidupan bermasyarakat,” ujar Yoyok.
Selain penyuluhan sengketa lahan, TMMD Sengkuyung Tahap II juga menghadirkan materi wawasan kebangsaan, keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), kebencanaan dari BPBD, serta penyuluhan keluarga berencana dari Dinas DP2KBP3A.
Melalui kegiatan tersebut, Kodim 0707/Wonosobo berharap masyarakat desa semakin sadar hukum, mampu mencegah konflik sosial, dan memiliki ketahanan sosial yang lebih kuat. (wan/nuh)