email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Senin, 11 Mei 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Bupati Yani Minta Kualitas Layanan Kesehatan di Gresik Diperkuat

by Sudasir Al Ayyubi
25 April 2026

JAVASATU.COM- Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di daerahnya untuk terus memperkuat kualitas layanan kepada masyarakat. Ia menegaskan, puskesmas dan Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit menjadi garda terdepan yang paling dirasakan langsung oleh publik.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. (Credit: Pemkab Gresik)

Penegasan itu disampaikan saat membuka pelatihan penyusunan Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan Rencana Strategis (Renstra) Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di Hotel Aston Gresik, Rabu (22/4/2026).

Menurut Bupati Yani, kualitas pelayanan kesehatan merupakan cerminan langsung dari kinerja pemerintah di mata masyarakat.

“Baik buruknya wajah pemerintah hari ini sangat ditentukan oleh pelayanan di lini terdepan, terutama puskesmas dan IGD rumah sakit,” tegasnya.

Ia menilai, perubahan perilaku masyarakat yang semakin kritis di era digital menuntut adanya transformasi layanan kesehatan yang lebih cepat, responsif, dan berkualitas. Saat ini, penilaian masyarakat terhadap pelayanan publik dapat tersebar dengan cepat melalui berbagai platform digital.

“Pelayanan tidak bisa lagi menggunakan pola lama. Standar mutu harus disusun dengan baik karena itu menjadi wajah pemerintah,” ujarnya.

Bupati Yani juga menyoroti tingginya ekspektasi masyarakat, khususnya peserta BPJS Kesehatan, yang menginginkan layanan tanpa hambatan administratif.

“Yang utama adalah menyelamatkan masyarakat terlebih dahulu. Soal administrasi dan pembiayaan bisa kita carikan solusi,” imbuhnya.

Ia menegaskan bahwa tantangan utama sektor kesehatan saat ini bukan hanya pada fasilitas dan tenaga medis, tetapi pada kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.

“Banyak yang sekolahnya sama, alatnya juga tidak jauh berbeda. Tapi yang membedakan adalah pelayanan,” kata Yani.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Gresik Mukhibatul Khusnah menyampaikan bahwa pelatihan ini diikuti seluruh BLUD di Kabupaten Gresik, meliputi tiga rumah sakit daerah, 32 puskesmas, dan satu laboratorium kesehatan daerah.

BacaJuga :

Jatim Punya 21 Ribu Dokter, Distribusi Masih Jadi PR

Muswil IDI Jatim Bahas Regenerasi Kepemimpinan Dokter

Ia menjelaskan, penyusunan dokumen SPM dan Renstra BLUD dilakukan agar selaras dengan Renstra Dinas Kesehatan dan RPJMD Kabupaten Gresik.

“Dokumen yang disusun diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Gresik,” ujarnya.

Mukhibatul menambahkan, proses penyusunan dilakukan secara intensif selama tiga hari dengan metode karantina, melibatkan pendampingan dari Universitas Indonesia serta penguatan materi dari Kementerian Dalam Negeri.

“Targetnya dokumen selesai dalam satu bulan dan bisa langsung diimplementasikan,” pungkasnya. (bas/arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: BLUDBupati GresikKabupaten GresikkesehatanPemkab Gresik

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Wapres Gibran Minta Dukungan Kiai untuk Program Presiden Prabowo di Jombang

Ahli Hukum Soroti PSU Banjararum Belum Diserahkan, Warga Dinilai Bisa Dirugikan

Warga Banjararum Asri, Estate dan View Malang Tagih PSU Fisik Tak Kunjung Rampung

MUI Gresik Ingatkan Daging Kurban Harus ASUH dan Higienis Jelang Iduladha

Kurangi Gadget, Wali Kota Malang Ajak Anak Main Permainan Tradisional

OPINI: Fiscal Space, Peluang dan Tantangan bagi Stabilitas Ekonomi

Dosen UM Tembus Forum Pendidikan Dunia, Soroti Ketangguhan Mental Siswa

OPINI: Evaluasi Transformasi Birokrasi Digital: Efektifkah Pelayanan Publik di Indonesia?

Polisi Gadungan Pemalak Warung di Gresik Ditangkap, Ngaku Anggota Polsek

OPINI: Faktor yang Memengaruhi Pengembangan Smart Office di Era Digital

Prev Next

POPULER HARI INI

Kisah Zubaedah Bertahan di Lorong Pasar Kebalen yang Sunyi

Universitas Al-Qolam Malang dan NU Wujudkan Desa Maslaha di Kampungbaru Kediri

APS Naik Tajam, Pemkot Malang Curigai Data Tak Valid

Relokasi Pasar Gadang Malang Berjalan Lancar, Pedagang Kompak Pindah

Relokasi Pasar Gadang Malang, Pedagang Akui Omzet Sempat Turun

BERITA LAINNYA

Wapres Gibran Minta Dukungan Kiai untuk Program Presiden Prabowo di Jombang

Ahli Hukum Soroti PSU Banjararum Belum Diserahkan, Warga Dinilai Bisa Dirugikan

Warga Banjararum Asri, Estate dan View Malang Tagih PSU Fisik Tak Kunjung Rampung

MUI Gresik Ingatkan Daging Kurban Harus ASUH dan Higienis Jelang Iduladha

Kurangi Gadget, Wali Kota Malang Ajak Anak Main Permainan Tradisional

OPINI: Fiscal Space, Peluang dan Tantangan bagi Stabilitas Ekonomi

Dosen UM Tembus Forum Pendidikan Dunia, Soroti Ketangguhan Mental Siswa

OPINI: Evaluasi Transformasi Birokrasi Digital: Efektifkah Pelayanan Publik di Indonesia?

Polisi Gadungan Pemalak Warung di Gresik Ditangkap, Ngaku Anggota Polsek

OPINI: Faktor yang Memengaruhi Pengembangan Smart Office di Era Digital

Prev Next

POPULER MINGGU INI

APS Naik Tajam, Pemkot Malang Curigai Data Tak Valid

Pengosongan Rumah Dinas di Slipi, 12 Unit Ditertibkan untuk Prajurit TNI Aktif

Kisah Zubaedah Bertahan di Lorong Pasar Kebalen yang Sunyi

PAD Rp 2 Miliar Gagal, LSM Geruduk DPRD Batu Soroti Gate Parkir Pasar Among Tani

Universitas Al-Qolam Malang dan NU Wujudkan Desa Maslaha di Kampungbaru Kediri

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved