email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Sabtu, 18 April 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Sanggar Dongeng Kepompong Dorong Pelestarian Budaya Tutur di Malang

by Yondi Ari
8 Juli 2024

JAVASATU.COM-MALANG- Dalam upaya melestarikan budaya tutur dan mendongeng, Sanggar Dongeng Kepompong bekerja sama dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang mengadakan pelatihan mendongeng bagi para relawan. Pelatihan ini bertujuan untuk menggali dan mendokumentasikan sejarah desa-desa di wilayah Malang.

(Foto: Istimewa)

Anwar Supriyadi, Kepala Bidang Industri Kreatif Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, menjelaskan bahwa hingga kini baru empat kecamatan yang memiliki dokumentasi sejarah desa dalam bentuk buku, yaitu Kecamatan Singosari, Tumpang, Pakis, dan Turen.

“Harapannya, setiap desa bisa menulis dan membukukan sejarahnya. Jika tidak, kita khawatir sejarah desa akan hilang,” ujar Anwar pada Minggu (07/07/2024) dalam pelatihan.

Anwar menekankan bahwa buku sejarah desa dapat menjadi sarana penting untuk mengajarkan sejarah kepada anak-anak sejak dini. Ia menyatakan bahwa anak-anak saat ini lebih mengenal superhero dibandingkan tokoh lokal seperti Ken Dedes, Ken Arok, dan raja-raja Singosari.

“Dokumentasi sejarah desa juga dapat diintegrasikan dengan sektor pariwisata, sehingga pemandu wisata yang menguasai sejarah lokal bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan yang tertarik pada wisata sejarah dan candi,” jelasnya.

Pelatihan yang diselenggarakan oleh Sanggar Dongeng Kepompong ini diikuti oleh 10 relawan dari delapan kecamatan. Mereka dilatih membuat boneka kaus kaki dan mendongeng di hadapan sekitar 50 siswa Taman Kanak-Kanak.

“Melalui pelatihan ini, Sanggar Dongeng Kepompong dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang berharap dapat memperkuat pelestarian budaya lokal dan memanfaatkan sejarah desa sebagai aset pariwisata yang berharga,” tandasnya.

Aprilia Nur Azizah, Ketua Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Malang dan seorang pendidik SMP, mengakui bahwa mendongeng kepada anak-anak TK membutuhkan keterampilan khusus untuk menarik perhatian mereka.

BacaJuga :

Curanmor Sekeluarga di Singosari Terbongkar, Penadah Ikut Diringkus

Dituding Pungli, Pengelola Coban Sewu Bantah dan Akan Tempuh Hukum

“Tidak mudah menyampaikan cerita kepada anak-anak TK. Butuh kepiawaian khusus untuk menarik perhatian mereka, apalagi dalam durasi lebih dari 15 menit,” kata Aprilia.

Tambahan informasi, pelatihan tersebut diadakan di Wisata Gentong Mas, Desa Sukolilo, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang. Wisata Gentong Mas menyediakan berbagai fasilitas wisata alam, termasuk kolam renang anak-anak, aneka permainan anak, camping ground, dan outbound. Wisata ini dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sukolilo. (Dop/Nuh)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: dinas pariwisata kabupaten malangSanggar Dongeng Kepompong

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

TNI Tegaskan Dua Insiden Penembakan di Papua Berbeda, Tidak Saling Berkaitan

Aksi KKB Tewaskan 12 Orang, Warga Sinak Terpaksa Mengungsi

JNF Sepakat dengan BRIN, PLTSa Bantargebang Dinilai Mendesak

MTQ XXXII Gresik 2026 Digelar, Target Pertahankan Juara Umum Jatim

Rakernas DPP Pena Da’i Nusantara Dorong Penyuluh Jadi Arsitek Dakwah Digital

Emo Revival Indonesia Kembali Lewat Revolution Autumn #3 Usai Vakum 10 Tahun

Kalapas Malang Berganti, Teguh Pamuji Pamit, Christo Toar Resmi Menjabat

Ngopi Filantropi Lazisnu Dukun Tekankan Transparansi ZIS

TNI Perkuat Pengamanan Freeport Pasca Serangan KKB, Panser Anoa Disiagakan

Keris Jadi Pemersatu Nusantara, DPRD Kaltim Ajak Generasi Muda Peduli

Prev Next

POPULER HARI INI

Keris Presiden Prabowo Dipamerkan di Bakorwil Malang

Kementerian Kebudayaan RI Dorong Digitalisasi Keris untuk Generasi Muda

Tiga Desa di Kecamatan Manyar Jadi Pilot Project Desa Cantik Gresik 2026

Polri Adalah Alat Negara, Analis Nilai MK Tepat Tolak Batas Masa Jabatan Kapolri

Kabupaten Gresik Jadi Magnet Investasi, Bupati Yani Beberkan Kuncinya

BERITA LAINNYA

TNI Tegaskan Dua Insiden Penembakan di Papua Berbeda, Tidak Saling Berkaitan

Aksi KKB Tewaskan 12 Orang, Warga Sinak Terpaksa Mengungsi

JNF Sepakat dengan BRIN, PLTSa Bantargebang Dinilai Mendesak

Rakernas DPP Pena Da’i Nusantara Dorong Penyuluh Jadi Arsitek Dakwah Digital

Emo Revival Indonesia Kembali Lewat Revolution Autumn #3 Usai Vakum 10 Tahun

TNI Perkuat Pengamanan Freeport Pasca Serangan KKB, Panser Anoa Disiagakan

Analis: Rakernis Divkum 2026 Perkuat Peran Polri Presisi sebagai Pilar Keadilan Humanis

TNI Evakuasi 8 Korban Helikopter Jatuh di Sekadau, Libatkan Ratusan Personel dan Super Puma

LAKSI Dukung Putusan Praperadilan Indra Iskandar, Minta KPK Pulihkan Nama Baik

Rakernas Taekwondo 2026 Ditutup, Ketum: Musuh adalah Hadiah Bagimu

Prev Next

POPULER MINGGU INI

KKI Jatim Juara Umum Kejurprov FORKI 2026, Borong 9 Emas di Malang

Tiga Desa di Kecamatan Manyar Jadi Pilot Project Desa Cantik Gresik 2026

DPRD Kota Malang Sahkan 3 Perda, Atur Parkir hingga Pemajuan Kebudayaan

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Pelaku Budaya Malang Tolak Baju Khas Daerah, Desak SK Wali Kota Dicabut

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved