email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Jumat, 17 April 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Gresik Zona Oranye, Bupati: Disiplin Prokes dan Vaksinasi Itu Kuncinya

by Sudasir Al Ayyubi
18 Agustus 2021

JAVASATU-GRESIK- Kabupaten Gresik masuk zona oranye mengikuti daerah lain di Jawa Timur seperti Kota Surabaya, Kabupaten Lamongan dan Kabupaten Mojokerto. Hal itu setelah diumumkan Dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur pada Selasa (17/8/2021). Sedangkan Kabupaten Sidoarjo masih berada di zona merah.

 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (kanan) bersama Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik, KH Mansoer Shodiq (kiri) dalam acara Rakorwil IV MUI Jawa Timur di Masjid Agung Kabupaten Gresik. (Foto: Sudasir Al Ayyubi/Javasatu.com)

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani mengatakan, keberhasilan Kabupaten Gresik terbebas dari zona merah kuncinya adalah disiplin protokol kesehatan (prokes) dan vaksinasi. Meski sudah tak berada di zona merah, Bupati menegaskan, masyarakat Gresik tidak boleh lengah.

“Alhamdulilah Kabupaten Gresik sudah menuju zona oranye, bukan berarti kita berlebihan dalam euforia kedisiplinan berkurang, mudah-mudahan tidak sepetti itu. Kunci pandemi COVID-19 itu adalah disiplin prokes dan vaksinasi” kata Bupati Gresik usai menghadiri acara Rakorwil IV MUI Jawa Timur di Masjid Agung Kabupaten Gresik, Rabu (18/8/2021).

Ia menambahkan, masuk dalam zona oranye merupakan kerja keras semua pihak. Masyarakat Kabupaten Gresik, tenaga kesehatan, TNI-Polri, termasuk ulama memiliki peran dalam penanganan COVID-19.

“Dalam waktu dekat akan dilakukan serbuan vaksinasi kepada masyarakat. Vaksinasi di pesisir Gresik yang cukup masif. Nanti di wilayah Gresik selatan akan dilakukan serbuan vaksinasi dengan jumlah puluhan ribu dosis vaksin” ujar Gus Yani sapaan akrabnya.

Baca Juga:
  • Ketua Satuan Tugas Beri Penghargaan Para Pejuang Kemanusiaan – Kliktimes.com

Sementara, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik, KH Mansoer Shodiq mengatakan ulama akan terus hadir di masyarakat, baik dalam kondisi pandemi melandai maupun tinggi.

BacaJuga :

Kabupaten Gresik Jadi Magnet Investasi, Bupati Yani Beberkan Kuncinya

Akhiri Tahun Ajaran, YPP Al-Karimi Gresik Ziarah Masyayikh dan Istighosah

“Landai atau tidak landai, peran MUI kepada masyarakat akan terus dilakukan sesuai dengan konteks dan situasi, ulama harus ada di tengah masyarakat, MUI harus hadir, salah satu peran merespon persoalan keumatan, tatkala pandemi muncul fatwa, tausyiah, karena belum maksimal kita bentuk satgas” ungkap KH Mansoer Shodiq. (Bas/Saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Bupati GresikFandi Akhmad YaniMUI GresikPemerintah DaerahPemkab GresikStatus COVID-19 GresikZona COVID-19

Comments 1

  1. Ping-balik: Dua Kecamatan di Gresik Selatan Jadi Sasaran Serbuan Vaksin Senin Depan - Javasatu

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Rakernas Taekwondo 2026 Ditutup, Ketum: Musuh adalah Hadiah Bagimu

Pakar IPB Sebut Daerah Kepulauan Butuh Kebijakan Khusus

Wali Kota Malang Cek Konstruksi Pot Pasar Besar, Pembongkaran Ditunda

Kabupaten Gresik Jadi Magnet Investasi, Bupati Yani Beberkan Kuncinya

Polri Adalah Alat Negara, Analis Nilai MK Tepat Tolak Batas Masa Jabatan Kapolri

Akhiri Tahun Ajaran, YPP Al-Karimi Gresik Ziarah Masyayikh dan Istighosah

Dituding Pungli, Pengelola Coban Sewu Bantah dan Akan Tempuh Hukum

Forum Jamsos Ingatkan BPJS Ketenagakerjaan Waspadai Risiko Dana Imbas Konflik Iran-AS

BUMDes Ardiles Singosari Bangun Sentra Ketahanan Pangan, Dukung MBG

Brimob Polri Tembus 7 Besar Dunia Skydiving, Indonesia Incar Tuan Rumah Asia

Prev Next

POPULER HARI INI

Tiga Desa di Kecamatan Manyar Jadi Pilot Project Desa Cantik Gresik 2026

Gus-Gus Gresik Hadiri Halalbihalal Asparagus Nasional di Yogyakarta

Pelaku Budaya Malang Tolak Baju Khas Daerah, Desak SK Wali Kota Dicabut

KKI Jatim Juara Umum Kejurprov FORKI 2026, Borong 9 Emas di Malang

DPRD Kota Malang Sahkan 3 Perda, Atur Parkir hingga Pemajuan Kebudayaan

BERITA LAINNYA

Rakernas Taekwondo 2026 Ditutup, Ketum: Musuh adalah Hadiah Bagimu

Pakar IPB Sebut Daerah Kepulauan Butuh Kebijakan Khusus

Polri Adalah Alat Negara, Analis Nilai MK Tepat Tolak Batas Masa Jabatan Kapolri

Forum Jamsos Ingatkan BPJS Ketenagakerjaan Waspadai Risiko Dana Imbas Konflik Iran-AS

Brimob Polri Tembus 7 Besar Dunia Skydiving, Indonesia Incar Tuan Rumah Asia

Rakernas Taekwondo Indonesia 2026 Dibuka, PBTI Target Prestasi Internasional

Aktivis Akhera Bogor: Stop Fitnah BGN, Isu Kaus Kaki Rp100 Ribu Tak Benar

Tiga Warga Sinak Papua Ditembak OPM, TNI Evakuasi Korban ke RS Mulia

TNI AU Gelar Bazar Murah di Makassar, Ringankan Beban Warga

Warga Kembru Ditembak TPNPB-OPM, TNI Evakuasi Korban dan Perketat Pengamanan

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Pelaku Budaya Malang Tolak Baju Khas Daerah, Desak SK Wali Kota Dicabut

Internet Rakyat Hadir di Blitar, Tarif Rp100 Ribu per Bulan Kecepatan 100 Mbps

141 PNS Sidoarjo Terima SK Pensiun April-Juni 2026, Pemkab Apresiasi Pengabdian

KKI Jatim Juara Umum Kejurprov FORKI 2026, Borong 9 Emas di Malang

DPRD Kota Malang Sahkan 3 Perda, Atur Parkir hingga Pemajuan Kebudayaan

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved