email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Sabtu, 21 Februari 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Mitos ‘Kandang Bubrah’-Kah Kemasan Pembangunan Koridor Heritage Kajoe Tangan?

[Opini]

by Redaksi Javasatu
10 Desember 2023
ADVERTISEMENT

BacaJuga :

OPINI: Nisfu Sya’ban dan Isu “Blackout”, Cahaya Doa di Tengah Gelapnya Kepanikan Publik

OPINI: Hari Lahir NU, Etika Kepemimpinan di Tengah Sorotan Kasus Hogi Minaya

(Foto: M. Dwi Cahyono)

Mitos ‘Kandang Bubrah’-Kah Kemasan Pembangunan Koridor Heritage Kajoe Tangan?

Oleh: M. Dwi Cahyono – Pemerhati Budaya

Dalam mitologi Jawa ada sebutan “kandang bubrah (bongkar kandang secara berulang-ulang)”. Mitos ini diyakini oleh orang yang mempercayai sebagai wahana mistis untuk “memperlancar rezeki”. Konsep- sinya adalah: apabila menginginkan rezeki mengalir lancar (ndilir), maka secara periodik, misalnya tiap tahun, sebagian rumah tinggalnya musti dibongkar (dibubrahi) lantas dibangun kembali, kendatipun yang dibongkar sesungguhnya masih dalam kondisi layak. Konon mitologi ini dijadikan semacam “ilmu pesugihan”, ikhtiar mistis untuk menjadi kaya dan kian tambah kaya (sugih).

Ketika mengamati dengan seksama pembangunan Koridoor Heritage (?) Kajoe Tangan, tahun demi tahun, tergambar bahwa tiap tahun ada saja bagian koridoor ini yang dibangun. Bukan senantiasa untuk mengadakan sesuatu yang sebelumnya tidak ada agar menjadi ada, tetapi juga dengan membongkar yang sudah ada untuk dibangun lagi dengan sedikit beda. Misal, tatanan batu andesit di pertigaan Avia yang dibangun tahun lalu, pada tahun ini dibongkar dan dibangun lagi dengan sedikit berbeda. Bahkan, ironisnya, ada bagian yang bongkar untuk dibangun ulang dengan dimensi beda, padahal masih belum satu tahun terbangun, kurang dari satu bulan selesai dibangun. Misal, penyekat (median) jalan pada perempat BCA (dulu dinamai “Radja Balie”). Dengan alasan kegedean, yang barusan selesai dibangun, lalu dibongkar untuk dikecilkan. Nah mbanyol kan, kalah sama penjahit. Terhadap fenomena itu, ada seorang teman menyeletuk “lho, kok koyok kandang bubrah”.

Apakah Pemkot Malang mengamalkan “ilmu kandang bubrah” untuk bisa mendapatkan pesugihan (kekayaan)? Sangat mungkin tidak. Jikalau tidak, mengapa bangun-bongkar (bongkar-pasang)? Bisa jadi pembangunannya tidak mendasarkan kepada rencana global (menyeluruh) yang diformulasikan dengan cermat menurut hasil kajian yang akurat. Terkesan sebagai “trial and error (coba dan salah, coba lagi dan salah lagi)”. Prinsipnya, tak mengapa asal-asalan buat, toh bila terbukti salah (error), kan bisa dibongkar lagi dan dibangun ulang. Jika error lagi, ya dibongkar lagi, lalu bangun ulang lagi. Nah, gampang tho Dengan cara demikian, maka tak kan henti-hentinya, ada-ada saja yang bisa diproyekkan. Yang terpenting adalah proyeknya, mustinya adalah hasil yang terbaik.

Dalam kedua contoh kasus pada Koridoor Kajoe Tangan tersebut diatas, tergambar bahwa pembangunannya tak mendasarkan pada hasil kajian dan perencanaan kawasan yang matang. Kelancaran laju mobil Ambulance serta Damkar pun dijadikan sebagai alasan (dasar pertimbangan untuk membongkar, mengubah dan membangun ulang median jalan di pertigaan Avia dan perempatan BCA. Kenapa pertimbangan tersebut tidak muncul manakala masih di tahap perencanaan. Sebuah pertimbangan yang telat munculnya. Baru muncul (tepatnya “di- munculkan”) justru tatkala median jalan tersebut te lah rampung dibangun, bahkan “isih keweh-keweh dadi (barusan selesai jadi)”. Mulane to, jok grusa- grusu yen mbangun.

Dalam hal demikian, muncullah pertanyaan: siapa yang dirugikan, dan sebaliknya siapakah yang diuntungkan? Apakah pembangunan pada keduanya itu berkontribusi terhadap “ke-heritage-an (kecagarbudayaan)” Koridoor Heritage Kajoe Tangan? Meski mempunyai unsur sebutan “heritage”, namun dalam pembangunannya kurang berperhatian kepada kecagarbydayaanya. Kalaulah begitu, buat apa unsur sebutan “heritage” disematkan kepadanya?. (*)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Tes Urine Polres Gresik, Seluruh Pejabat Utama Dinyatakan Negatif Narkoba

Viral Penganiayaan Anak Kandung di Sragen, Ayah Dibekuk di Boyolali

Muslimat NU Sidayu Bagi 600 Takjil di Ramadan 1447 Hijriah

HUT ke-18 Gerindra, PAC Lowokwaru Kota Malang Lakukan Gerakan ASRI

GRIB Jaya Soroti Proyek Eks Bioskop Irama Malang

IYE Apresiasi Kinerja Kapolrestabes Medan, Ajak Warga Jaga Kamtibmas

Kantor MUI Kecamatan Gresik Capai 50 Persen, Pengurus Galang Dana

Kejari Kabupaten Malang Tahan Dua Tersangka Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI

Kemenag Tegaskan Tak Ada Zakat untuk Program Makan Bergizi Gratis

Tren Hijab Ramadan 2026 di Shopee, Clean Look Jadi Favorit

Prev Next

POPULER HARI INI

PN Purbalingga Vonis 5 Bulan Penjara Debitur Alihkan Motor Kredit Tanpa Izin

HUT ke-18 Gerindra, PAC Lowokwaru Kota Malang Lakukan Gerakan ASRI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Kantor MUI Kecamatan Gresik Capai 50 Persen, Pengurus Galang Dana

Kejari Kabupaten Malang Tahan Dua Tersangka Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI

BERITA LAINNYA

Viral Penganiayaan Anak Kandung di Sragen, Ayah Dibekuk di Boyolali

IYE Apresiasi Kinerja Kapolrestabes Medan, Ajak Warga Jaga Kamtibmas

Kemenag Tegaskan Tak Ada Zakat untuk Program Makan Bergizi Gratis

Tren Hijab Ramadan 2026 di Shopee, Clean Look Jadi Favorit

Demo Damai 20 Kampung di Ilu Minta Bandara Dibuka, TNI-Polri Kawal Ketat

Publik Apresiasi Tes Urine Serentak Kapolri: Tegaskan Integritas Polri

Kasum TNI: Penanganan Bencana Sumatra Berlanjut hingga Rekonstruksi

PN Purbalingga Vonis 5 Bulan Penjara Debitur Alihkan Motor Kredit Tanpa Izin

Cabai Rawit Merah di Pasar Jumapolo Karanganyar Tembus Rp99 Ribu

TNI dan Warga Bangun Jalan Rabat Beton di Desa Sumber Blora

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

PN Purbalingga Vonis 5 Bulan Penjara Debitur Alihkan Motor Kredit Tanpa Izin

Truk Hantam 4 Kendaraan di Jalan Pattimura Batu, Satu Ojol Tewas

Yayasan Diduga Lakukan Kecurangan, Warga Demo SPPG Bandar Lor Kediri

Sengketa Lahan WTP dan Supit Urang Malang Diseret ke Ombudsman hingga KPK

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved