email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Jumat, 17 April 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

STIT Raden Santri Gresik Bahas Isu Politik Dinasti dalam Perspektif Islam

by Sudasir Al Ayyubi
8 September 2024

JAVASATU.COM-GRESIK- Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Raden Santri Gresik menggelar Studium Generale dengan tema ‘Refleksi Isu Politik Dinasti RI dalam Perspektif Kajian Keislaman’ pada Minggu (08/09/2024).

Ulul Al-Bab, M.Ag (di atas podium) memberikan sambutan. (Foto: Sudasir Al Ayyubi/Javasatu.com)

Kegiatan ini berlangsung di aula kampus dan dihadiri oleh Ketua III STIT Raden Santri, Ulul Al-Bab, M.Ag., Kepala Program Studi, Lora Hilal, M.Pd., narasumber utama Prof. Dr. H. Agus Aditoni, M.Ag. dari UIN Sunan Ampel Surabaya, serta seluruh dosen dan mahasiswa.

Ulul Al-Bab, M.Ag., yang mewakili Ketua STIT Raden Santri, mengajak para mahasiswa untuk tetap aktif mengikuti perkembangan informasi di media sosial, baik terkait isu politik, ekonomi, maupun pariwisata.

“Jangan apatis terhadap informasi yang ada. Semoga kegiatan Stadium Generale ini bermanfaat untuk mengawali perkuliahan,” ujarnya.

Prof. Dr. H. Agus Aditoni, M.Ag (di depan) memaparkan materi). (Foto: Sudasir Al Ayyubi/Javasatu.com)

Prof. Dr. H. Agus Aditoni, M.Ag., sebagai narasumber utama, menekankan pentingnya tema diskusi tentang politik dinasti dalam perspektif Islam. Menurutnya, politik dinasti adalah praktik politik yang dikuasai oleh satu keluarga secara turun-temurun.

“Di Indonesia, isu politik dinasti mulai mengemuka setelah era reformasi dan otonomi daerah, di mana daerah mulai membangun kekuasaan lokal,” jelas Prof. Agus.

Ia juga menguraikan bahwa pada Pemilu 2004, keluarga dapat mencalonkan diri sebagai kepala daerah secara langsung, yang kemudian memunculkan berbagai pandangan mengenai politik dinasti.

“Menurut pandangan sarjana klasik, politik dinasti tidak menjadi masalah selama kepemimpinan tersebut mampu membawa kemajuan bagi negara. Namun, sarjana kontemporer cenderung kritis terhadap politik dinasti karena dianggap bertentangan dengan prinsip demokrasi,” tambahnya.

Prof. Agus juga menyampaikan bahwa dalam pandangan Islam, kekuasaan bukan hanya sekadar alat untuk mengatur urusan dunia, tetapi juga sebagai ujian moral dan spiritual.

“Masih banyak contoh lain dalam proses pemilihan yang mengutamakan musyawarah dan keputusan bersama,” katanya.

BacaJuga :

Pakar IPB Sebut Daerah Kepulauan Butuh Kebijakan Khusus

Wali Kota Malang Cek Konstruksi Pot Pasar Besar, Pembongkaran Ditunda

Menutup acara, Prof. Agus berharap agar Stadium Generale ini dapat memberikan manfaat bagi para mahasiswa STIT Raden Santri dalam memulai perkuliahan.

“Tetap fokus mencari ilmu, bukan sekadar mengejar ijazah. Insya Allah, lulusan STIT Raden Santri akan menjadi berkah bagi masyarakat,” pungkasnya. (Bas/Saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: STIT Raden Santri Gresik

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Pakar IPB Sebut Daerah Kepulauan Butuh Kebijakan Khusus

Wali Kota Malang Cek Konstruksi Pot Pasar Besar, Pembongkaran Ditunda

Kabupaten Gresik Jadi Magnet Investasi, Bupati Yani Beberkan Kuncinya

Polri Adalah Alat Negara, Analis Nilai MK Tepat Tolak Batas Masa Jabatan Kapolri

Akhiri Tahun Ajaran, YPP Al-Karimi Gresik Ziarah Masyayikh dan Istighosah

Dituding Pungli, Pengelola Coban Sewu Bantah dan Akan Tempuh Hukum

Forum Jamsos Ingatkan BPJS Ketenagakerjaan Waspadai Risiko Dana Imbas Konflik Iran-AS

BUMDes Ardiles Singosari Bangun Sentra Ketahanan Pangan, Dukung MBG

Brimob Polri Tembus 7 Besar Dunia Skydiving, Indonesia Incar Tuan Rumah Asia

Polisi Bongkar Penimbunan 17 Ribu Liter Solar Subsidi di Gresik, Satu Orang Ditangkap

Prev Next

POPULER HARI INI

Tiga Desa di Kecamatan Manyar Jadi Pilot Project Desa Cantik Gresik 2026

Gus-Gus Gresik Hadiri Halalbihalal Asparagus Nasional di Yogyakarta

Pelaku Budaya Malang Tolak Baju Khas Daerah, Desak SK Wali Kota Dicabut

KKI Jatim Juara Umum Kejurprov FORKI 2026, Borong 9 Emas di Malang

DPRD Kota Malang Sahkan 3 Perda, Atur Parkir hingga Pemajuan Kebudayaan

BERITA LAINNYA

Pakar IPB Sebut Daerah Kepulauan Butuh Kebijakan Khusus

Polri Adalah Alat Negara, Analis Nilai MK Tepat Tolak Batas Masa Jabatan Kapolri

Forum Jamsos Ingatkan BPJS Ketenagakerjaan Waspadai Risiko Dana Imbas Konflik Iran-AS

Brimob Polri Tembus 7 Besar Dunia Skydiving, Indonesia Incar Tuan Rumah Asia

Rakernas Taekwondo Indonesia 2026 Dibuka, PBTI Target Prestasi Internasional

Aktivis Akhera Bogor: Stop Fitnah BGN, Isu Kaus Kaki Rp100 Ribu Tak Benar

Tiga Warga Sinak Papua Ditembak OPM, TNI Evakuasi Korban ke RS Mulia

TNI AU Gelar Bazar Murah di Makassar, Ringankan Beban Warga

Warga Kembru Ditembak TPNPB-OPM, TNI Evakuasi Korban dan Perketat Pengamanan

Analis Nilai Serangan ke Jusuf Kalla Bermotif Politik, Ajak Publik Lebih Rasional

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Pelaku Budaya Malang Tolak Baju Khas Daerah, Desak SK Wali Kota Dicabut

Internet Rakyat Hadir di Blitar, Tarif Rp100 Ribu per Bulan Kecepatan 100 Mbps

141 PNS Sidoarjo Terima SK Pensiun April-Juni 2026, Pemkab Apresiasi Pengabdian

KKI Jatim Juara Umum Kejurprov FORKI 2026, Borong 9 Emas di Malang

DPRD Kota Malang Sahkan 3 Perda, Atur Parkir hingga Pemajuan Kebudayaan

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved