JAVASATU.COM- Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengingatkan para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memasuki masa purnabakti untuk tidak berhenti memberikan kontribusi dan dedikasinya kepada masyarakat.
Menurut Wahyu, esensi dari pensiun itu sendiri sebenarnya hanyalah garis batas formalitas dalam dunia birokrasi pemerintahan, namun bukan akhir dari pengabdian.
“Saya juga menyampaikan bahwa pensiun ini yang memang hanya secara administratif saja ASN itu pensiun, tetapi untuk pelayanan kepada masyarakat, saya harapkan tidak hanya karena ASN saja,” kata Wahyu Hidayat di MCC, Selasa (19/05/2026).

Wahyu mendorong agar ratusan ASN yang pensiun tahun ini bisa tetap produktif dan aktif bergerak di lingkungan sosial dengan cara bergabung ke dalam berbagai organisasi maupun komunitas purnabakti yang ada di Kota Malang.
Langkah ini dinilai penting agar para mantan abdi negara tersebut tetap memiliki ruang aktualisasi diri dan terhindar dari dampak psikologis pasca-kerja.
“Banyak juga dilakukan purnabakti yang lain yang sudah pensiun, bahkan saat ini sudah masuk di komunitas-komunitas. Masuk di klub-klub tertentu, ada klub purnabakti juga, jadi mereka untuk bisa mendarmabaktikan,” tuturnya.
Lebih lanjut, Wahyu juga menaruh harapan besar agar para pensiunan ini tidak memutus tali silaturahmi dengan junior-juniornya yang masih aktif berdinas di Pemkot Malang.
Mengingat rekam jejak dan jam terbang mereka yang tinggi, Wahyu berharap pintu diskusi dan transfer ilmu tetap terbuka lebar demi kemajuan pelayanan publik di Kota Malang.
“Saya juga berharap pada mereka untuk bisa tetap memberikan support kepada kita, karena kita paling tidak karena mereka kan sudah pengalaman, ya. Jadi nanti apabila ada dari teman-teman ASN yang akan konsultasi, koordinasi, tetap bisa dilakukan,” pungkasnya. (jup)