JAVASATU.COM- Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di UPT SD Negeri 247 Gresik tak hanya diisi dengan pengenalan lingkungan sekolah. Sekolah tersebut juga membekali siswa dengan kegiatan literasi berupa pelatihan menulis dan membaca puisi untuk mengasah kreativitas, keberanian, serta kemampuan berekspresi sejak dini.

Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian MPLS Tahun Ajaran 2026/2027 itu digelar pada Sabtu (18/7/2026) dengan menghadirkan pegiat seni budaya Gresik, Didik Hendriyono, sebagai narasumber. Puluhan siswa diajak langsung mempraktikkan cara menulis puisi hingga membacakannya dengan teknik vokal, intonasi, ekspresi, dan penghayatan.
“Giat Literasi Puisi untuk siswa SD harus lebih banyak aksi ketimbang teori. Mereka harus kita beri contoh menulis dan membaca puisi yang baik dan totalitas, sehingga para siswa tertarik, termotivasi, dan terbakar semangatnya untuk mengikuti kegiatan literasi puisi,” kata Didik Hendriyono.
Didik yang juga penulis, jurnalis, pengurus Dewan Kebudayaan Gresik (DKG), dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik mengatakan pendekatan praktik dipilih agar siswa lebih mudah memahami proses berkarya sekaligus berani tampil di depan umum.
Selama pelatihan, para siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi. Mereka tidak hanya belajar merangkai kata menjadi puisi sederhana, tetapi juga berlatih membacakannya dengan penuh percaya diri.
“Anak-anak sangat antusias. Dengan praktik langsung, mereka lebih mudah mengembangkan imajinasi, keberanian, dan kemampuan berekspresi,” ujarnya.
Kepala UPT SD Negeri 247 Gresik, H. Mashudi, mengapresiasi semangat para siswa yang mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, literasi puisi menjadi salah satu cara membangun karakter sekaligus meningkatkan kepercayaan diri peserta didik sejak awal memasuki lingkungan sekolah.
“Luar biasa suntikan motivasi dari Pak Didik ditambah bimbingan maksimal dari bapak dan ibu guru, sehingga para siswa memiliki keberanian untuk tampil sekaligus mempersembahkan karya yang istimewa. Alhamdulillah, anak didik kami juga banyak yang sukses mengukir prestasi, baik akademik maupun nonakademik,” ujar Mashudi.
Mashudi menambahkan, kegiatan literasi menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam menciptakan pembelajaran yang menyenangkan selama MPLS. Selain mengenalkan lingkungan sekolah, siswa juga didorong mengembangkan bakat dan kreativitas melalui berbagai aktivitas positif.
Keberhasilan pelaksanaan MPLS di UPT SD Negeri 247 Gresik turut mendapat apresiasi dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, S. Hariyanto. Ia menilai rangkaian kegiatan yang disusun sekolah mampu memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus membentuk karakter siswa baru.
“Selamat untuk UPT SDN 247 Gresik yang telah sukses menggelar MPLS Tahun Ajaran 2026/2027. Beragam kegiatan berhasil dilaksanakan mulai jelajah sekolah, Wawasan Wiyata Mandala, demo mini ekstrakurikuler, literasi puisi, senam dan bermain bersama, serta berbagai kegiatan positif lainnya,” kata Hariyanto.
Selain literasi puisi, MPLS di UPT SD Negeri 247 Gresik juga diisi dengan jelajah sekolah, pengenalan Wawasan Wiyata Mandala, demonstrasi kegiatan ekstrakurikuler, senam bersama, hingga permainan edukatif. Seluruh kegiatan dirancang untuk membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah secara menyenangkan dan membangun semangat belajar sejak hari pertama. (bas/arf)