JAVASATU.COM- Musisi indie folk abdimuda merayakan momen ulang tahun dengan cara berbeda. Memiliki tanggal lahir yang sama dengan sang buah hati, yakni 8 Juni, ia memilih menghadiahkan sebuah karya musik berupa debut EP (mini album) bertajuk “Belum Usai” yang resmi dirilis pada 8 Juni 2026.
Bagi Abdi, perilisan EP tersebut bukan sekadar peluncuran karya baru, melainkan bentuk perayaan yang memiliki makna personal bagi dirinya dan keluarga.

“Berawal dari menemukan kembali file lagu-lagu lama yang kurang cocok untuk project Kembara. Saya memutuskan untuk merangkumnya dalam satu album dengan title nama saya sendiri sebagai hadiah untuk diri sendiri dan untuk anak saya,” ujar Abdi, Minggu (19/7/2026).
Musisi yang juga dikenal sebagai vokalis proyek musik Kembara itu mengungkapkan, ide merilis EP lahir saat ia membuka kembali rekaman-rekaman lama yang tersimpan di ponsel sejak awal 2025. Lagu-lagu tersebut kemudian dipilih, diaransemen ulang, dan direkam secara mandiri dalam waktu relatif singkat.
“Perbedaannya kalau di Kembara lebih nge-band, lirik-liriknya menggunakan metafora. Kalau di album ini saya memilih tampil minimalis dengan lirik yang lebih lugas. Untuk EP ini, proses recording sampai mixing dan mastering total hanya tujuh hari,” katanya.
EP “Belum Usai” berisi empat lagu, yakni “Sepenggal Lagu Tentang Rindu”, “Belum Usai”, “Di Jalan Yang Sama”, dan “Hingga Ujung Dunia”. Seluruh lagu direkam bersama Komey sebagai rekan produksi, sementara Dita mengisi vokal latar di beberapa lagu.
Meski dirilis bertepatan dengan hari ulang tahunnya, Abdi menegaskan materi dalam mini album tersebut tidak mengangkat tema perayaan. Justru proses merilis karya itulah yang menjadi bentuk syukur atas momen spesial bersama sang anak.
“Perilisan ini sendiri yang menjadi bentuk perayaannya,” ungkap Abdi.
Melalui lagu utama “Belum Usai”, abdimuda ingin menyampaikan pesan agar setiap orang tetap bertahan menghadapi berbagai tekanan hidup dan tidak mudah menyerah.
“Apabila kita dihadapkan dengan keputusasaan dan perasaan ingin menyerah, berilah waktu untuk terus berjuang karena perjalanan ini belum usai. Semoga lagu ini bisa menjadi sedikit semangat untuk tetap berjuang,” tuturnya.
Selain lagu bertema perjuangan, EP tersebut juga menghadirkan kisah tentang rindu, komitmen dalam rumah tangga, hingga ajakan menghentikan pertikaian yang kerap terjadi di media sosial.
Lagu “Di Jalan Yang Sama” dipersembahkan Abdi untuk sang istri sebagai simbol komitmen menjalani kehidupan bersama. Sementara “Hingga Ujung Dunia” terinspirasi dari maraknya konflik dan saling hujat di media sosial, dengan pesan agar masyarakat lebih mengedepankan perdamaian dan melihat sisi baik dalam diri setiap orang.
Abdi berharap debut EP “Belum Usai” dapat diterima hangat oleh penikmat musik Indonesia dan menjadi teman bagi pendengar yang sedang menghadapi berbagai fase kehidupan.
“Semoga EP ini dapat diterima dengan hangat dan turut memperkaya lanskap musik Indonesia,” pungkasnya. (dic)