email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Senin, 9 Maret 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Ratusan Sapi di Malang Barat Mengalami Luka Membusuk

by Agung Baskoro
2 September 2022
ADVERTISEMENT

JAVASATU.COM-MALANG- Diketahui, masyarakat di wilayah Malang Barat (Kabupaten Malang) yakni Pujon, Ngantang dan Kasembon masih saja dipusingkan dengan permasalahan ternak sapi. Kini masyarakat di situ ternak sapinya banyak yang mengalami luka hingga membusuk.

Salah satu peternak M.Khoirun, Kamis (1/9/2022) saat temui menjelaskan, hingga saat ini dampak wabah PMK masih saja dirasakan terutama bagi peternak yang sapinya mati. Sedang saat ini banyak sapi yang menghadapi pemulihan kesehatan, namun ada sapi yang mengalami luka hingga memborok atau membusuk.

“Sapi yang kena borok awalnya kena PMK, nah itu selesai langsung efeknya muncul borok. Habis terkena PMK muncul borok. Itu rata-rata muncul di tempong (paha sapi) nya,” ujar Khoirun, pria yang juga Anggota DPRD Kabupaten Malang Fraksi Golkar ini.

Kondisi tersebut terjadi sejak dulu awal muncul PMK hingga saat ini. Namun menurutnya, hal tersebut tidak berhubungan dengan vaksinasi PMK yang disuntikan ke ternak sapi.

“Jadi sapi yang memborok itu sesaat setelah terkena PMK. Jadi sapi itu memborok sudah sejak sebelum vaksin. Mulai sebelum vaksin, bukan terkait masalah vaksinnya,” terang Khoirun.

Permasalahan itu sangat dirasakan peternak, yang jelas berdampak pada ekonominya.

“Sapi nya sudah bisa memproduksi susu tapi (jumlahnya) berkurang dan belum optimal. Bahasanya peternak itu ambruk. Ada juga yang sampai mati,” jelas dia.

BacaJuga :

Rampas Motor Pelajar dengan Celurit di Malang, Seorang Wanita Diringkus Polisi

Curanmor di Lawang Malang Digagalkan, Remaja 17 Tahun Ditangkap

Sedang upaya yang dilakukan Khoirun dan peternak lainnya, adalah dengan pengobatan gratis dan membuat obat racikan yang berbahan tradisional dan bahan kimia.

Ia tak bisa menyebutkan ada berapa banyak sapi yang terkena luka tersebut. Namun menurutnya, ada sekitar 500 peternak dengan jumlah sapi yang diperkirakan mencapai 1.000 ekor yang telah ia lakukan pengobatan.

“Kalau peternaknya ada 500 an, mungkin jumlah sapinya antara 500 (ekor) sampai 1.000 an,” pungkas Khoirun. (Agb/Saf)

 

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Kecamatan KasembonKecamatan NgantangKecamatan PujonPMK Kabupaten MalangSapi Luka

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Rampas Motor Pelajar dengan Celurit di Malang, Seorang Wanita Diringkus Polisi

Curanmor di Lawang Malang Digagalkan, Remaja 17 Tahun Ditangkap

Jelang Mudik Lebaran, Polres Gresik Sidak Senjata Api Personel

Motor Keluar Gang Ditabrak Pikap di Sumberpucung Malang, Satu Tewas

Pinjam Motor Alasan Antar Istri, Pria di Malang Malah Menggadaikan

DMI Gresik Beri Pembinaan dan Bansos untuk 91 Marbot Masjid dan Musala

39 Tim dari 7 Daerah Ramaikan Turnamen Ramadan MCFA 2026 di Malang

Anggota DPRD Gresik Husnul Fiqhan Dorong Sertifikasi Pekerja Lokal

MI Al-Karimi Gresik Tutup KBM Ramadan dengan Nuzulul Qur’an

Hadapi Situasi Global, Analis Dukung Seruan Kapolri: Masyarakat Bersatu Dukung Presiden

Prev Next

POPULER HARI INI

Sekda Kabupaten Malang Buka Suara Terkait Urus PBG-SLF Dinilai Berbelit

Logo HUT Gresik 539 Diluncurkan, Rusa Bawean Jadi Simbol Semangat Gresik Baru

Hadapi Situasi Global, Analis Dukung Seruan Kapolri: Masyarakat Bersatu Dukung Presiden

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Rampas Motor Pelajar dengan Celurit di Malang, Seorang Wanita Diringkus Polisi

BERITA LAINNYA

Hadapi Situasi Global, Analis Dukung Seruan Kapolri: Masyarakat Bersatu Dukung Presiden

Relawan Suketeki Kediri Bagikan 1.500 Takjil ke Pengguna Jalan

65 Tahun Kostrad, Panglima TNI Tegaskan Peran Garda Terdepan Jaga NKRI

Mahasiswa Universitas Uluwiyah Mojokerto Hadirkan Greenhouse Cocopeat di Desa Bangun

Tagline “Mudik Aman Keluarga Bahagia” dan Lagu “Mudik Tertib Ojo Kesusu”, Nasky: Cara Humanis Polri Jaga Pemudik

Mantra Angin Rilis Single Perdana “Sampai Gelap Mengepung”, Angkat Nuansa Folk Sadcore

PG Meritjan Kediri Gelar Pasar Murah Gula Rp15 Ribu/Kg Selama Ramadan

Kasum TNI Tekankan Peran Binter dalam Keberhasilan Operasi Militer

Empat ABK WNI Korban Penculikan Perompak di Perairan Gabon Dibebaskan

Babinsa Kodim Blora Dampingi Petani Panen Padi di Tunjungan

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Sekda Kabupaten Malang Buka Suara Terkait Urus PBG-SLF Dinilai Berbelit

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Warga Disabilitas di Banjararum Singosari Diserahkan ke RSBL Pasuruan

Logo HUT Gresik 539 Diluncurkan, Rusa Bawean Jadi Simbol Semangat Gresik Baru

Nuzulul Qur’an di Perum GSK Gresik, Jemaah Diajak Istikamah Baca Al-Quran

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved