email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Jumat, 10 Juli 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Nyi Putut, Dolanan Bocah

by Javasatu
1 April 2023

M. Dwi Cahyon. (Foto: Kliktimes/Istimewa)

Nyi Putut, Dolanan Bocah

Oleh: M. Dwi Cahyono – Arkeolog dan Sejarawan Malang/ Dosen Sejarah UM

Siapakah engkau wahai Nyi Putut?
Kenalkan, akulah istri Jelangkung.
Ada juga yang menyebutmu “Nini Diwut”.
Mainan lawas, yang kian dilupakan orang.

Ayo, ayo, undang aku jika ada pesta,
Dendang riang pestamya anak desa,
di kala benderang candra purnama.

Aku sahabat anak-anak.
Teman mainmu bersama.
Gerakku, goyangku, tarianku
bukanlah rasukkan “roh halus”,
melainkan konsentrasi fikirmu,
berkat topangan gerak tanganmu,
dalam suatu irama kebersamaan.

Jaganlah takut kawan denganku.
Aku toh sobatmu, teman mainmu.
Tak ada roh halus dalam wadagku.
Aku hanya rakitan peralatan dapur,
yang dibuat sebagai wahana bermain.
Bersama dengan Mbah Yongki,
mari kita pestakan permainan ini.

“Rasakan geraknya.
Ikuti goyangannya.
Indahkan tariannya.
Namun, senantiasalah
di dalam kesadaranmu”.
Begitu Mbah Yongki memandu.

Nyi Putut pun memulakan unjuk gerak.
Tempurung kelapa yang jadi kepalanya
bergeleng kanan~kiri, muka-belakang.

Kukusan berbusana yang jadi tubuhnya
tergoyang oleh ayunan tangan pemain.
Dengan mata terpejam, empat pemain
bergerak menarikan Nyi Putut di arena.

Khalayak penonton tertarik mendekat.
meski pula kadang semburat menjauh,
lantaran timbul rasa setengah takut.
Hem …………., ‘ngeri-ngeri sedap’.

Kelompok demi kelompok gantian
memainkannya.
Bukan hanya anak, yang dewasa pun
beringin main.
Justru di tangan pemain dewasa,
gerak Nyi Putut semakin beringas.

BacaJuga :

OPINI: Smart Kampung Banyuwangi dan Transformasi Pelayanan Publik

OPINI: Pelayanan Publik Unggul Berawal dari Integrasi Tata Kelola dan Digitalisasi

Tubuhnya bergoyang, kian kencang.
Bergerak sigrak, bahkan minta lompat.
Pemain mulai kuwalahan layani
keinginan Nyi.
Meski bercucur keringat, namun tetap
bersemangat.

Mbah Yongki beri komando turunkan
dinamika.

Gerak Nyi Putut berangsur melemah,
hingga pada akhirnya terdiam, mematung.
Perlahan pemain diminta membuka mata,
dan dikembalikan pada kesadarannya.

Diantara para pemain mulai berguman.
Paparkan pengalaman mainkan Nyi Putut.
Pengalaman langka, baru sekali dialami.
Ternyata, bukan menakutkan,
sama sekali tidak mengerikan,
malahan demikian menyenangkan.
Oleh karena, hanya sekedar permainan.

Nyi Putut, Nini Diwut atau Jelangkaung
adalah mainan tinggalan nenek moyang.
Bukan barang luar produk mainan asing,
meski kini diposisikan jadi mainan usang.
Oleh karenanya, lestarikan, faedahkan. (*)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: M Dwi Cahyono

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

DPRD Gresik Bakal Panggil PT Indonesia Marina Shipyard Usai Buruh Tuntut Hak Normatif

Jelang KKN-T, Unira Malang Bekali Mahasiswa dengan Pemberdayaan Psikologis

Dukung Polri Bongkar Kasus Korupsi, Analis: Hukum Harus Ditegakkan Secara Independen dan Presisi

SPPG Beroperasi, Pedagang Ayam Pasar Kepanjen Belum Kecipratan Berkah

Kadinkes Kabupaten Malang Bantah Penggeledahan: “Kejari Hanya Minta Berkas”

MUI Gresik Perkuat Peran Mitra Pemerintah, Pengurus Dilatih Susun Policy Brief Berbasis Data

56 Desa di Gresik Rawan Kekeringan, 1.177 Petani Gagal Panen Terima Bansos

Muktamar NU ke-35 Dinilai Tepat Digelar di Tambakberas

Ngaku Kehilangan Aki, Sopir Truk di Gresik Malah Terseret Judol

Kejari Kabupaten Malang Kejar Bukti Administrasi Proyek Ambulans Rp8,4 Miliar Dinkes, Bukan Sita Kendaraan

Prev Next

POPULER HARI INI

Kadinkes Kabupaten Malang Bantah Penggeledahan: “Kejari Hanya Minta Berkas”

Kejari Kabupaten Malang Kejar Bukti Administrasi Proyek Ambulans Rp8,4 Miliar Dinkes, Bukan Sita Kendaraan

Muktamar NU ke-35 Dinilai Tepat Digelar di Tambakberas

Dukung Polri Bongkar Kasus Korupsi, Analis: Hukum Harus Ditegakkan Secara Independen dan Presisi

DPRD Gresik Bakal Panggil PT Indonesia Marina Shipyard Usai Buruh Tuntut Hak Normatif

BERITA LAINNYA

DPRD Gresik Bakal Panggil PT Indonesia Marina Shipyard Usai Buruh Tuntut Hak Normatif

Jelang KKN-T, Unira Malang Bekali Mahasiswa dengan Pemberdayaan Psikologis

Dukung Polri Bongkar Kasus Korupsi, Analis: Hukum Harus Ditegakkan Secara Independen dan Presisi

SPPG Beroperasi, Pedagang Ayam Pasar Kepanjen Belum Kecipratan Berkah

Kadinkes Kabupaten Malang Bantah Penggeledahan: “Kejari Hanya Minta Berkas”

MUI Gresik Perkuat Peran Mitra Pemerintah, Pengurus Dilatih Susun Policy Brief Berbasis Data

56 Desa di Gresik Rawan Kekeringan, 1.177 Petani Gagal Panen Terima Bansos

Muktamar NU ke-35 Dinilai Tepat Digelar di Tambakberas

Ngaku Kehilangan Aki, Sopir Truk di Gresik Malah Terseret Judol

Kejari Kabupaten Malang Kejar Bukti Administrasi Proyek Ambulans Rp8,4 Miliar Dinkes, Bukan Sita Kendaraan

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Temuan Kwitansi Rp50 Juta di Balik Kios Kosong Pasar Buah Karangploso

PRNU Petung Belajar ke MWCNU Ngasem yang Kelola Hotel hingga Kolam Renang

Kota Malang Sumbang Tiga Atlet Pelatnas Catur Indonesia

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Satkamling Banjararum Masuk Tiga Besar Terbaik di Kabupaten Malang

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved