email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Sabtu, 9 Mei 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Pelebaran Jalan di Manyar Gresik, Begini Reaksi Sejumlah Pedagang Terkait Relokasi Kios

by Sudasir Al Ayyubi
10 Agustus 2022

JAVASATU.COM-GRESIK- Rencana pelebaran Jalan Raya Manyar, Gresik diketahui hingga kini masih menyisakan problem yang jika tak segera dicarikan solusi berpotensi menghambat realisasi pembangunan.

(Foto: Sudasir Al Ayyubi/Javasatu.com)

Pasalnya, puluhan pedagang yang terdampak pelebaran jalan itu tetap menolak direlokasi ke tempat yang telah ditentukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik.

Puluhan pedagang yang terhimpun dalam Paguyuban Bedak Manyar (PBM) bersikukuh menolak direlokasi ke lahan baru yang disiapkan Pemkab. Pasalnya, menurut dia, selain tidak mampu menampung seluruh pedagang yang selama ini beroperasi di pinggir jalan raya itu, penentuan lokasi yang memanfaatkan tanah lapang di pinggir (sisi) Selatan jalur Pantai Utara (Pantura) Jawa itu dikhawatirkan tak mampu menarik pembeli.

Kepada awak media, Selasa (9/8/2022), Ketua PBM Abdullah Syafii menyayangkan sikap Pemkab Gresik dan Kecamatan Manyar yang terkesan ‘arogan’ dan tak mau mendengar aspirasi warga atau pedagang yang terdampak yang bakal kena gusur. Padahal, lanjutnya, mestinya, jika pihak terkait mau mengakomodir akan menemukan win win solution.

“Kami sudah mengusulkan agar para pedagang terdampak proyek pelebaran jalan itu direlokasi dengan menggeser lokasi kios sedikit ke Utara, di atas bantaran kali. Selain bisa menampung seluruh lapak atau kios yang akan dibongkar, juga tak mematikan usaha pedagang. Kalau dipindah ke tempat baru dan kapasitasnya terbatas, kami perkirakan sepi pengunjung. Belum lagi terkait usaha yang digeluti teman-teman yang beragam, pasti tak bisa terakomodasi di tempat yang baru” kata Syafii menerangkan.

Keberatan direlokasi ke tempat baru yang telah disiapkan Pemkab juga diamini pedagang lainnya, Joko Santoso dan Hj Kamilah. Santoso yang meneruskan usaha bapaknya berjualan nasi itu menyayangkan model komunikasi yang diterapkan Pemkab Gresik kepada pedagang yang terdampak proyek pelebaran jalan tersebut. Bersama sejumlah pedagang yang tergabung dalam PBM, ia merasa tak pernah dilibatkan atau diajak komunikasi terkait rencana relokasi.

“Tahu-tahu diputuskan relokasi dan sosialisasi tanpa berunding dulu. Katanya sudah disetujui para pedagang. Itu cuma klaim dan hanya melibatkan segelintir orang saja. Kami mendukung pelebaran jalan itu, tapi relokasinya yang kami belum sepakat” ungkap Santoso yang sudah berjualan nasi sekitar 30 tahun itu.

Ditanya tentang kemungkinan Pemkab Gresik tetap bersikeras merelokasi para pedagang ke tempat yang telah disiapkan, Syafii mengatakan, pihaknya tetap berharap agar Pemkab membuka pintu dialog. Ia mengingatkan, lokasi baru yang bakal dimanfaatkan untuk relokasi para pedagang diproyeksikan hanya mampu menampung sekitar 50 lapak. Padahal, menurut data yang dirilis Kantor Kecamatan Manyar, ada 199 kios/lapak.

“Terus yang 140 lebih dikemanakan? Ini yang mesti dicarikan solusi. Padahal, kalau seluruh lapak atau kios dimundurkan ke bantaran kali, seluruhnya akan tertampung” kata dia menegaskan.

Dengan pertimbangan kemanusiaan, pihaknya akan terus berjuang agar seluruh pedagang bisa tetap menjalankan usaha dan tak kehilangan satu-satunya sumber penghidupan itu.

Untuk maksud tersebut, PBM sudah bersurat kepada DPRD Gresik dan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Kepada DPRD Gresik dimohonkan untuk melakukan dengar pendapat (hearing) untuk mencari solusi ideal. Sementara kepada gubernur, pihaknya minta perlindungan dan jaminan agar seluruh pedagang tetap bisa berjualan.

BacaJuga :

Pelaku Pembacokan di Gresik Ditangkap di Malang Usai Kabur

ASN Gresik Dimudahkan Nabung Haji

“Tapi, surat yang kami kirim lebih dari dua minggu itu, hingga kini belum direspon. Dalam waktu dekat kami akan menanyakan, baik ke DPRD maupun ke Bu Gubernur,” ujar Syafii yang pengacara muda ini seraya menambahkan, jika upaya dialog tak mendapat respon, pihaknya akan menggelar demo dan membawa masalah itu ke ranah hukum sebagai ikhtiar terakhir.

(Foto: Sudasir Al Ayyubi/Javasatu.com)

Seperti diberitakan, untuk mengurai simpul kemacetan akut arus lalu lintas (lalin) di Jalan Raya Manyar, Gresik segera dilakukan pelebaran badan jalan. Untuk itu, Pemkab Gresik yang langsung dipimpin Bupati Fandi Akhmad Yani melakukan sosialisasi kepada warga dan pedagang terdampak di balai kecamatan Manyar pada 14 Juni 2022 lalu.

Selain dihadiri beberapa tokoh agama dan tokoh masyarakat, sosialisasi juga menghadirkan perwakilan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali, Sentot Wijayanto. Pelebaran jalan raya Manyar ini yang semula 2 lajur, nantinya menjadi 4 lajur, dengan median jalan (trotoar) 3 meter. Anggarannya disiapkan Rp 15 miliar, dengan panjang 3,7 Km. Tahap pertama, dikerjakan 1 – 2,5 Km.

Dalam sosialisasi tersebut, meski sebagian besar pedagang menyetujui rencana pelebaran jalan Raya Manyar, ada sejumlah pedagang atau pengelola warung di pinggir jalan itu yang menolak relokasi ke tempat baru. Perdebatan pun sempat mewarnai sosialisasi itu. Bahkan, akhirnya sebagian pedagang memilih walk out meninggalkan tempat sosialisasi. Mereka beralasan, di tempat baru, dikhawatirkan usahanya nanti tidak sebagus di tempat yang sekarang.

Pantauan di lapangan, Selasa (9/8/2022) siang, di lahan yang diplot untuk relokasi pedagang sudah dimulai pembangunannya. Relokasi itu akan memanfaatkan tanah lapang yang selama ini dimanfaatkan warga setempat untuk olah raga, seperti sepak bola. Di lapangan itu juga biasa digelar upacara atau perhelatan aneka hiburan rakyat. (Bas/Saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Kecamatan ManyarPaguyuban Bedak ManyarPelebaran Jalan

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Groundbreaking Nitrate Complex di Gresik: Bukti Daerah Aman untuk Investasi

TNI Respons Penembakan OPM di Tembagapura, Remaja Perempuan Tewas

Mahasiswa KKN Al-Qolam dan Warga NU Kampungbaru Perkuat Ukhuwah

Remaja Bumiaji Batu Didorong Jadi Benteng Desa Bersih Narkoba

DPRD Ungkap Perda Minol di Kota Malang Sempat Diusulkan Jadi “Larangan”

Jatim Punya 21 Ribu Dokter, Distribusi Masih Jadi PR

DPRD Kota Malang Kejar Pemkot soal Mandeknya Perwal Minol

Muswil IDI Jatim Bahas Regenerasi Kepemimpinan Dokter

Universitas Al-Qolam Malang dan NU Wujudkan Desa Maslaha di Kampungbaru Kediri

Bupati Gresik Fokus Perkuat Layanan Kesehatan Kepulauan

Prev Next

POPULER HARI INI

Kisah Zubaedah Bertahan di Lorong Pasar Kebalen yang Sunyi

APS Naik Tajam, Pemkot Malang Curigai Data Tak Valid

Pengosongan Rumah Dinas di Slipi, 12 Unit Ditertibkan untuk Prajurit TNI Aktif

Universitas Al-Qolam Malang dan NU Wujudkan Desa Maslaha di Kampungbaru Kediri

“Mlebu Metu” Ajak Warga Kota Malang Berkaca Lewat Seni pada 8 Mei 2026

BERITA LAINNYA

Groundbreaking Nitrate Complex di Gresik: Bukti Daerah Aman untuk Investasi

TNI Respons Penembakan OPM di Tembagapura, Remaja Perempuan Tewas

Mahasiswa KKN Al-Qolam dan Warga NU Kampungbaru Perkuat Ukhuwah

Remaja Bumiaji Batu Didorong Jadi Benteng Desa Bersih Narkoba

DPRD Ungkap Perda Minol di Kota Malang Sempat Diusulkan Jadi “Larangan”

Jatim Punya 21 Ribu Dokter, Distribusi Masih Jadi PR

DPRD Kota Malang Kejar Pemkot soal Mandeknya Perwal Minol

Muswil IDI Jatim Bahas Regenerasi Kepemimpinan Dokter

Universitas Al-Qolam Malang dan NU Wujudkan Desa Maslaha di Kampungbaru Kediri

Bupati Gresik Fokus Perkuat Layanan Kesehatan Kepulauan

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Pengosongan Rumah Dinas di Slipi, 12 Unit Ditertibkan untuk Prajurit TNI Aktif

APS Naik Tajam, Pemkot Malang Curigai Data Tak Valid

260 Pesilat Bertarung, IPSI Kabupaten Malang Tekankan Prestasi Tanpa Permusuhan

Kisah Zubaedah Bertahan di Lorong Pasar Kebalen yang Sunyi

PAD Rp 2 Miliar Gagal, LSM Geruduk DPRD Batu Soroti Gate Parkir Pasar Among Tani

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved