email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Sabtu, 25 April 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Waduh, Minyak Goreng di Malang Ambyar Akibat Masyarakat Panic Buying

by Agung Baskoro
10 Februari 2022

JAVASATU.COM-MALANG- Kelangkaan minyak goreng di wilayah Malang mulai terlihat jelas, kelangkaan minyak goreng itu ditengarai akibat banyaknya masyarakat yang panic buying.

Ilustrasi minyak goreng. (Foto: Pixabay)

Kelangkaan itu terlihat pada gerai-gerai retail modern yang tidak mempunyai stok minyak goreng subsidi seharga Rp 14.000. Sedang untuk kapan akan ada kiriman minyak goreng, juga belum diketahuinya.

“Habis. Tidak tahu kapan akan ada lagi. Soalnya datangnya tidak tentu,” ungkap salah satu pegawai Alfamart saat ditemui awak media di kawasan Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Kamis (10/2/2022).

Kasir yang tidak mau disebutkan namanya itu juga menyebutkan bahwa pengiriman minyak goreng seharga Rp. 14 ribu itu pun juga kerap terbatas.

“Sekitar 3 hari yang lalu datang, tapi cuma satu karton yang berisi 12 minyak goreng kemasan bantal berukuran 1 liter,” bebernya.

Di tempat berbeda, salah satu pegawai gerai Indomaret di kawasan Kecamatan Gondanglagi, Kabupaten Malang juga mengatakan hal yang sama, untuk Minyak Goreng Rp 14.000 sudah habis.

“Kemarin ada, tapi ludes terjual, dan sekarang belum ada kiriman lagi,” terangnya.

BacaJuga :

Pertamina Patra Niaga Apresiasi Polres Malang Bongkar Oplosan LPG Subsidi

Polisi Bongkar Praktik LPG Oplosan di Malang, Gas Subsidi Disulap Jadi Non-Subsidi

Ia menyebut persediaan minyak goreng tersebut memang tidak tentu. Jika datang, kadang dalam waktu singkat sudah habis terjual.

“Biasanya kalau sudah datang banyak ibu-ibu ke sini. Mereka rela antri untuk mendapatkan satu atau dua liter minyak goreng. Satu pembeli maksimal 2 liter,” jelasnya.

Sementara itu Ketua Aprindo (Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia) Malang, Agustinus Tri Hendriyatmoko menanggapi bahwa kelangkaann minyak goreng saat ini akibat banyaknya masyarakat yang panic buying.

“Berdasarkan data yang kami terima, memang masih banyak orang yang panic buying. Hal ini tidak hanya terjadi di Kabupaten Malang, tapi di Kota Malang dan Batu juga sama,” ungkapnya, melalui sambungan telepon, Kamis (10/2/2022).

Bentuk panic buying yang dilakukan oleh pembeli adalah dengan cara membeli dari gerai yang satu kemudian berpindah ke gerai lainnya.

“Maksimal pembelian 2 liter per satu identitas, tapi kalau berpindah ke toko lain pegawai kan sudah tidak tahu?” Nah, ini diulang-ulang setiap hari. Kemudian besok kembali lagi,” imbuhnya.

Meski penambahan kuota sudah dilakukan, menurut Agustinus juga menjadi masalah tersendiri. Sebab, dengan meningkatnya kuota yang diberikan, permintaan pasarpun juga meningkat.

“Nah, SDM produsen ini kan tidak selalu mencukupi untuk memenuhi kebutuhan pasar yang meningkat. Sehingga mengakibatkan produksi melambat, dan pasokan minyak pun akhirnya juga melambat,” tukasnya. (Agb/Saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Aprindo MalangMinyak GorengPanic Buying

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Jangan Lewatkan! Sound of Oasis Malang 5 Mei 2026, Bangkitkan Nostalgia

Menhan Perkuat Sinergi TNI Aktif dan Purnawirawan

Latihan TNI di Karimunjawa, Rudal hingga F-16 Hantam Target

NU Tebuwung Dorong Percepatan Penyempurnaan Kantor Ranting

Standar Limbah MBG di Kota Malang Diperketat, Grease Trap hingga Uji Lab Wajib

Pelaku Pembacokan di Gresik Ditangkap di Malang Usai Kabur

Bupati Yani Minta Kualitas Layanan Kesehatan di Gresik Diperkuat

LAKSI Sebut Proyek IT BGN Rp1,2 Triliun Tak Ada Penyimpangan

Jaksa Masuk Sekolah di SMAN 9 Malang, Edukasi Bahaya Narkoba dan UU ITE

TNI-Polri di Wadaslintang Wonosobo Bersihkan Selokan, Cegah Banjir dan Penyakit

Prev Next

POPULER HARI INI

Pemuda Asal Lumajang Ditemukan Tewas di Jembatan Cangar Batu, Diduga Bunuh Diri

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

Pertamina Patra Niaga Apresiasi Polres Malang Bongkar Oplosan LPG Subsidi

Standar Limbah MBG di Kota Malang Diperketat, Grease Trap hingga Uji Lab Wajib

Pelaku Pembacokan di Gresik Ditangkap di Malang Usai Kabur

BERITA LAINNYA

Menhan Perkuat Sinergi TNI Aktif dan Purnawirawan

Latihan TNI di Karimunjawa, Rudal hingga F-16 Hantam Target

LAKSI Sebut Proyek IT BGN Rp1,2 Triliun Tak Ada Penyimpangan

TNI-Polri di Wadaslintang Wonosobo Bersihkan Selokan, Cegah Banjir dan Penyakit

Polisi Bongkar Jaringan Sabu Modus Ranjau di Salatiga, 3 Residivis Diciduk

PWI Dorong Perlindungan Karya Jurnalistik Masuk Revisi UU Hak Cipta

450 Atlet Muda Ramaikan Kejurnas Taekwondo 2026 di Samarinda

Nasky: Menteri Imipas Lindungi Jemaah Haji dari Praktik Ilegal sesuai Asta Cita Presiden

Polda Jateng Tangkap Bandar Narkoba di Demak

Polresta Banyumas Tangkap Pengedar Sabu “Tempel”, 36,64 Gram Diamankan

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Pemuda Asal Lumajang Ditemukan Tewas di Jembatan Cangar Batu, Diduga Bunuh Diri

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Enggak Usah ke Singapura, Cukup ke RS Saiful Anwar Saja

Persib vs Arema, 40 Bus Aremania ke Bandung, Bawa Misi Damai dan Silaturahmi

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved