email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Rabu, 7 Oktober 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Kota Malang Akan Terapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar

by Syaiful Arif
1 April 2020

Javasatu,Malang- Walikota Malang H. Sutiaji memberikan beberapa opsi terhadap rencana Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Malang Raya. Menurutnya banyak hal yang perlu dipikirkan dan disamakan visi dan persepsi diantara Tiga Pemerintah Daerah (Pemda) di Malang Raya terhadap langkah konkrit terkait penanganan dan pencegahan Coronavirus Disease (COVID-19) terutama terhadap pemahaman masyarakat tentang penyebaran Corona beserta penanganannya.

Kiri : Walikota Malang, Sutiaji, saat rakor tiga kepala daerah malang raya, pendopo kabupaten Malang. (Foto : Sigit-Javasatu.com)

Iapun mencontohkan terkait status 3 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dinyatakan sembuh.

“Respon masyarakat justru mengartikan bahwa seakan kota Malang sudah aman, masyarakat mulai keluar rumah dan berakstifitas. Ini yang buat kami prihatin, disatu sisi kita bersyukur karena PDP tersebut sembuh tapi di sisi lain hal ini justru sangat membahayakan karena ini sungguh membahayakan” ujar Sutiaji.

Bahkan ia mengaku sudah berulang kali menyampaikan kepada masyarakat untuk berhati-hati dan tidak lengah. “Ini belum berakhir, angka ODR (Orang Dalam Resiko), ODP (Orang Dalam Pantauan) serta PDP (Pasien Dalam Pengawasan) terus bertambah, namun masyarakat justru salah persepsi” terang Sutiaji.

Apalagi Pemerintah Pusat dan Pemprov Jatim, lanjut Sutiaji, saat ini sudah menambahkan kriteria baru yakni OTG (Orang Tanpa Gejala), yaitu orang-orang yang memiliki kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif tertular Covid-19.

Sutiaji mengeluhkan saat ini sekitar 68 persen tenaga kesehatan yang menangani covid 19 kondisinya drop, bahkan ada dua tenaga Kesehatan yang saat ini berstatus PDP. “Saya sempat nangis melihat realita yang ada seperti itu” beber Sutiaji.

Stok Alat Pelindung Diri (APD) sambung Sutiaji, saat ini semakin menipis, contohnya seperti RS. Tentara Soepraon, stok APD yang dimiliki hanya cukup untuk dua hari kedepan. “Ini yang juga perlu kita pikirkan bersama untuk dicarikan solusinya” tandas Sutiaji.

BacaJuga :

Bakorwil Malang Dorong Percepatan Infrastruktur Modangan, Tiga Koridor Jadi Prioritas

Pemkab Kediri Percepat Perbaikan Desil, Operator Desa Diperkuat

Physical Distancing, menurut Sutiaji adalah salah satu opsi terbaik yang dilakukan agar jumlah PDP tidak terus bertambah

“Masyarakat sementara waktu cukup beraktifitas di rumah saja, kami bersama Pak Kapolresta dan Pak Dandim sepakat untuk mengetatkan orang yang masuk ke kota Malang. Dan perlu saya infokan, saat nanti PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) diberlakukan di Malang Raya, maka kepada semua pendatang, termasuk pemudik, begitu sampai di Malang (kota Malang, kota Batu dan kabupaten Malang), tidak akan dapat langsung bertemu keluarga, karena akan dikarantina dulu tak kurang dari 14 hari. Meski, mungkin masyarakat merasa tidak nyaman, tapi ini darurat sehingga maayarakat harus memahami kebijakan tersebut” tutup Sutiaji. (Git/Arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

BERITA TERBARU

AGP Gresik 2026 Dorong Guru Kuasai Coding dan AI

BNPB Catat Karhutla di 6 Provinsi, 186 Hektare Lahan Gambut Ditangani

Kemarau Panjang Picu Kebakaran di Sumedang, Damkar Tambah Pos dan Armada

OPINI: Membaca Ulang Makna Kekuasaan

Kapolres Malang Cek MBG Prasmanan, Pastikan Makanan Siswa Aman

Sengketa Jual Beli Saham Rp40 Miliar Bergulir di PN Malang

Polresta Malang Kota Dalami Dugaan Kekerasan Seksual di Kos Sukun

Drainase Jatisari Tajinan Rampung, Aliran Air Jalan Sempalwadak-Pringu Makin Lancar

Wabup Gresik Dorong 16 Kecamatan Perkuat Warga Peduli AIDS

Hasil Visum Korban Pembunuhan Randupadangan Gresik: 3 Luka Iris dan 1 Bacok

Prev Next

POPULER HARI INI

Masyarakat Spiritual Doakan Indonesia, Perkuat Budaya Jawa dari Malang

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

Pemotor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang Malang, Tiga Orang Terluka

Pramuka Ambalan KH Anwar Nur MA An-Nur Gelar Bakti Ramadan di Sumbersuko

Jelang Lebaran, BRI Ingatkan Nasabah Waspada Penipuan Modus File APK

BERITA LAINNYA

AGP Gresik 2026 Dorong Guru Kuasai Coding dan AI

BNPB Catat Karhutla di 6 Provinsi, 186 Hektare Lahan Gambut Ditangani

Kemarau Panjang Picu Kebakaran di Sumedang, Damkar Tambah Pos dan Armada

OPINI: Membaca Ulang Makna Kekuasaan

Kapolres Malang Cek MBG Prasmanan, Pastikan Makanan Siswa Aman

Sengketa Jual Beli Saham Rp40 Miliar Bergulir di PN Malang

Polresta Malang Kota Dalami Dugaan Kekerasan Seksual di Kos Sukun

Drainase Jatisari Tajinan Rampung, Aliran Air Jalan Sempalwadak-Pringu Makin Lancar

Wabup Gresik Dorong 16 Kecamatan Perkuat Warga Peduli AIDS

Hasil Visum Korban Pembunuhan Randupadangan Gresik: 3 Luka Iris dan 1 Bacok

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

Hiswana Migas Malang Pastikan Stok BBM dan LPG 3 Kg Aman Jelang Lebaran 2026

DPR Ingatkan Pembatasan Kuota PTN: Jangan Bikin Kampus Negeri Eksklusif

Pemotor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang Malang, Tiga Orang Terluka

Jelang Mudik Lebaran, Polres Malang Perketat Pengamanan Stasiun dan Terminal

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved