email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Sabtu, 16 Mei 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Kota Malang Akan Terapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar

by Syaiful Arif
1 April 2020

Javasatu,Malang- Walikota Malang H. Sutiaji memberikan beberapa opsi terhadap rencana Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Malang Raya. Menurutnya banyak hal yang perlu dipikirkan dan disamakan visi dan persepsi diantara Tiga Pemerintah Daerah (Pemda) di Malang Raya terhadap langkah konkrit terkait penanganan dan pencegahan Coronavirus Disease (COVID-19) terutama terhadap pemahaman masyarakat tentang penyebaran Corona beserta penanganannya.

Kiri : Walikota Malang, Sutiaji, saat rakor tiga kepala daerah malang raya, pendopo kabupaten Malang. (Foto : Sigit-Javasatu.com)

Iapun mencontohkan terkait status 3 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dinyatakan sembuh.

“Respon masyarakat justru mengartikan bahwa seakan kota Malang sudah aman, masyarakat mulai keluar rumah dan berakstifitas. Ini yang buat kami prihatin, disatu sisi kita bersyukur karena PDP tersebut sembuh tapi di sisi lain hal ini justru sangat membahayakan karena ini sungguh membahayakan” ujar Sutiaji.

Bahkan ia mengaku sudah berulang kali menyampaikan kepada masyarakat untuk berhati-hati dan tidak lengah. “Ini belum berakhir, angka ODR (Orang Dalam Resiko), ODP (Orang Dalam Pantauan) serta PDP (Pasien Dalam Pengawasan) terus bertambah, namun masyarakat justru salah persepsi” terang Sutiaji.

Apalagi Pemerintah Pusat dan Pemprov Jatim, lanjut Sutiaji, saat ini sudah menambahkan kriteria baru yakni OTG (Orang Tanpa Gejala), yaitu orang-orang yang memiliki kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif tertular Covid-19.

Sutiaji mengeluhkan saat ini sekitar 68 persen tenaga kesehatan yang menangani covid 19 kondisinya drop, bahkan ada dua tenaga Kesehatan yang saat ini berstatus PDP. “Saya sempat nangis melihat realita yang ada seperti itu” beber Sutiaji.

Stok Alat Pelindung Diri (APD) sambung Sutiaji, saat ini semakin menipis, contohnya seperti RS. Tentara Soepraon, stok APD yang dimiliki hanya cukup untuk dua hari kedepan. “Ini yang juga perlu kita pikirkan bersama untuk dicarikan solusinya” tandas Sutiaji.

BacaJuga :

Pemkab Malang Kumpulkan Seluruh OPD Usai Polemik Surat

Sekda Kabupaten Malang Tekankan Good Governance dan Tertib Administrasi

Physical Distancing, menurut Sutiaji adalah salah satu opsi terbaik yang dilakukan agar jumlah PDP tidak terus bertambah

“Masyarakat sementara waktu cukup beraktifitas di rumah saja, kami bersama Pak Kapolresta dan Pak Dandim sepakat untuk mengetatkan orang yang masuk ke kota Malang. Dan perlu saya infokan, saat nanti PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) diberlakukan di Malang Raya, maka kepada semua pendatang, termasuk pemudik, begitu sampai di Malang (kota Malang, kota Batu dan kabupaten Malang), tidak akan dapat langsung bertemu keluarga, karena akan dikarantina dulu tak kurang dari 14 hari. Meski, mungkin masyarakat merasa tidak nyaman, tapi ini darurat sehingga maayarakat harus memahami kebijakan tersebut” tutup Sutiaji. (Git/Arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

BERITA TERBARU

TNI dan Warga Kompak Hijaukan Pesisir Mimika

Gabriëlle Suarakan Kritik Sosial Lewat EP Metal Animals

UMKM Sekam Padi Binaan Polres Gresik Mendunia, Diapresiasi Kapolri

Pemkab Malang Kumpulkan Seluruh OPD Usai Polemik Surat

Sekda Kabupaten Malang Tekankan Good Governance dan Tertib Administrasi

Rp343 Miliar Digelontorkan untuk Jalan Wisata Malang Selatan

100 Bidang Tanah Hambat Proyek Jalan Malang Selatan

Proyek Jalan Gondanglegi-Balekambang Molor hingga Akhir 2026

Libur Panjang, Wisatawan Diminta Hindari Jalur Gondanglegi-Bantur

Leo A Permana Dilantik Jadi Ketua IKADIN Jatim, Fokus Bela Kaum Marginal

Prev Next

POPULER HARI INI

Kisah Zubaedah Bertahan di Lorong Pasar Kebalen yang Sunyi

Dugaan Penyelewengan Program Bongkar Ratoon Tebu di Malang Disorot DPRD

DPRD Soroti Izin Toko Minol di Malang, Pemkot Diminta Tak Berlindung di Balik OSS

OPINI: Kota Batu Aman dari Begal: “Jangan Mudah Terprovokasi Hoaks Media Sosial”

Keluarga Purnawirawan TNI di Malang Mengadu ke DPRD soal Rencana Penertiban Rumah

BERITA LAINNYA

TNI dan Warga Kompak Hijaukan Pesisir Mimika

Gabriëlle Suarakan Kritik Sosial Lewat EP Metal Animals

UMKM Sekam Padi Binaan Polres Gresik Mendunia, Diapresiasi Kapolri

Pemkab Malang Kumpulkan Seluruh OPD Usai Polemik Surat

Sekda Kabupaten Malang Tekankan Good Governance dan Tertib Administrasi

Rp343 Miliar Digelontorkan untuk Jalan Wisata Malang Selatan

100 Bidang Tanah Hambat Proyek Jalan Malang Selatan

Proyek Jalan Gondanglegi-Balekambang Molor hingga Akhir 2026

Libur Panjang, Wisatawan Diminta Hindari Jalur Gondanglegi-Bantur

Leo A Permana Dilantik Jadi Ketua IKADIN Jatim, Fokus Bela Kaum Marginal

Prev Next

POPULER MINGGU INI

DPRD Soroti Izin Toko Minol di Malang, Pemkot Diminta Tak Berlindung di Balik OSS

Kisah Zubaedah Bertahan di Lorong Pasar Kebalen yang Sunyi

Wayang Kulit di Trowulan Mojokerto, Kosgoro 57 Gaungkan Persatuan

Relokasi Pasar Gadang Malang, Pedagang Akui Omzet Sempat Turun

APS Naik Tajam, Pemkot Malang Curigai Data Tak Valid

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved