JAVASATU.COM- Antusiasme warga membludak saat Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Gresik menggelar layanan administrasi kependudukan jemput bola di Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Minggu (10/5/2026). Program yang digelar dalam rangka mendukung TMMD 2026 itu diserbu warga dari berbagai desa sekitar.

Warga memanfaatkan layanan tersebut untuk mengurus berbagai dokumen kependudukan tanpa harus datang ke kantor kecamatan maupun Mal Pelayanan Publik (MPP).
“Semoga lelah kita bisa bermanfaat bagi warga Kabupaten Gresik, khususnya warga Desa Slempit,” ujar Kepala Disdukcapil Gresik, Muhammad Hari Syawaludin.
Dalam kegiatan itu, Disdukcapil Gresik melayani ratusan kebutuhan administrasi kependudukan. Tercatat sebanyak 78 layanan rekam KTP elektronik, 76 cetak KTP-el, 135 Kartu Identitas Anak (KIA), 36 Kartu Keluarga (KK), 102 akta kelahiran, hingga 14 akta kematian berhasil diproses.
Selain itu, terdapat 30 layanan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), 3 layanan pindah penduduk, serta 5 penanganan data ganda anomali.
“Antusias masyarakat sangat luar biasa untuk memperbaiki dan memperbarui data kependudukan maupun catatan sipilnya. Ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran TMMD di Desa Slempit memberikan dampak yang besar bagi masyarakat,” katanya.
Hari menjelaskan, layanan jemput bola tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat desa. Program itu juga menjadi bagian dari kolaborasi Disdukcapil bersama TNI melalui kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 2026.
Tak hanya layanan langsung, Disdukcapil juga mengenalkan layanan digital melalui aplikasi POEDAK dan Identitas Kependudukan Digital (IKD) guna mempermudah masyarakat mengakses pelayanan secara online.
“Dengan adanya pelayanan jemput bola ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya dokumen administrasi kependudukan semakin meningkat serta memudahkan warga dalam mengakses pelayanan publik,” pungkasnya. (bas/nuh)